
Pagi hari didalam kediaman sakura
Xia hua dan lu chen sudah bangun dan membersihkan diri,setelah itu mereka makana bersama.
"Habiskan makanmu,karena chen'er akan menghabiskan banyak tenaga saat berlatih beladiri"ucap xia hua
"Baik,jiejie"ucap lu chen lalu makan apa yang sudah ada di meja makan mereka.
Setelah makan xia hua dan lu chen pergi keteras kediaman sakuran,teras sangatlah luas sebesar 1/2 sebuah kota.
"Baiklah sekarang jiejiemu ini ingin chen'er lari berkeliling kediaman sakura 50 putaran"ucap xia hua
"Em..jiejie apa putarannya bisa dikurang?"ucap lu chen
"Tidak ada kurang,jika masih meminta terus jiejie akan menambahkan putarannya lagi"ucap xia hua dengan nada dinginnya.
Mendengar apa yang dikatakan jiejienya dengan nada dingin lu chen tau bahwa apa yang dikatakan oleh jiejienya itu serius,jadi dia langsung pergi berlari,mengikuti apa yang dikatakan jiejienya itu.
Lu chen terus berlari dan sempat berhenti beberapa kali untuk mengambil nafas,lalu dia melanjutkan larinya,sampai 2 jam baru dia menyelesaikan 50 putaran.
"Jiejie aku sudah selesai"ucap lu chen yang berjalan ke xia hua,sebelum sampai dekat xia hua dia langsung terduduk di tanah,karena tak kuat berjalan lagi.
"Em...,istrahatlah dulu, jiejie akan beri waktu istrahat selama 20 menit lalu berlari lagi 50 putaran"ucap xia hua kepada lu chen.
Mendengar apa yang dikatakan jiejienya membuatnya langsung melihat jiejienya dengan tidak percaya.
"Jiejie..kenapa berlari lagi?"ucap lu chen
"Chen'er kamu itu...belum memiliki stamina yang bagus,kamu itu masih lemah,jadi kamu harus membentuk staminamu menjadi lebih kuat"ucap xia hua
"Em...baiklah jiejie"ucap lu chen sudah pasrah dengan tugas yang diberikan xia hua.
Melihat adiknya lemas,akhirnya xia hua menyuruh pelayan untuk mengambil beberapa buah jeruk,pisau,dan juga gelas,setelah itu mengambilnya dari dapur kediaman dan memberikan kepada xia hua.
Xia hua memotong jeruk itu menjadi dua lalu memeras jeruk tepat di atas gelas agar air dari jeruk itu tertampung didalamnya,xia hua melakukan hal itu beberapa kali,sampai 3 gelas itu penuh tidak lupa juga xia hua memisahkan biji jeruk itu dari sari jeruk yang dia kumpulkan.
Setelah selesai dia(xia hua) berjalan mendekati lu chen yang sedang duduk ditanah sambil membawa satu gelas untuk lu chen.
__ADS_1
"Ambil ini,lalu minum sampai habis"ucap xia hua sambil menyodorkan gelas yang dia pegang kepada lu chen,lu chen mengambil gelas itu.
"Ini apa jiejie"ucap lu chen yang belum pernah melihat minuman itu.
"Sudah minumlah"ucap xia hua,lu chen langsung diminum sampai setengahnya.
"Jiejie minuman ini kenapa ada rasa manis juga ada rasa asam tapi ini sangat enak....,membuat tubuhku segar kembali"ucap lu chen
"Em...itu sari dari buah jeruk,jiejiemu ini memeras jeruk dan mengambil airnya untuk di jadikan minuman jiejie memberinama minuman ini jus jeruk ,jika enak jiejie akan sering membuatnya"ucap xia hua
"Em...jiejie harus janji akan selalu membuatnya untukku ya..."ucap lu chen kepada xia hua dengan senyum yang sangat manis.
"Iya,jiejie janji akan selalu membuatnya,asalkan kamu berlatih dengan baik"ucap xia hua
"Baik jiejie aku akan berlatih dengan rajin dan juga tidak akan malas lagi"ucap lu chen.
"Ya,sudah..waktu istrahat sudah selesai jadi kamu tau apa yang harus kamu lakukan bukan!"ucap xia hua
"Em...baiklah aku pegi dulu ya...,setelah berlari nanti jiejie berikan aku minuman itu lagi"ucap lu chen lalu berdiri dari duduknya dan berlari.
Setelah lu chen berlari xia hua menepati janji memberinya jus jeruk kepada lu chen,setiap kali xia hua memberikan latihan dia kan memberikan jus jeruk kepada lu chen.
Tak terasa sudah 1 bulan lu chen berlatih dari memperkuat stamina, dan sekarang dia baru menyelesaikan latihan kuda-kuda agar kuat dan gesit.
"Chen'er kamu emang pantas di sebut jenius di umur 5 tahun kamu sudah kuat dan gesit,tubuhmu juga lebih tinggi dari anak seumuranmu kamu lebih mirip anak umur 9 thn dari pada 5 thn"ucap xia hua
"Em...iya jiejie,siapa dulu yang melatih diriku menjadi seperti ini yaitu jiejieku jika aku jenius berarti jiejie yang paling jenius"ucap lu chen.
"Hahahha..,bisa saja kamu ini,belajar dari mana kamu jadi bisa memuji orang lain em..."ucap xia hua
"Yah...dari siapa lagi yang pasti dari gurunya lah"ucap lu chen
"Oh....jadi jiejie mu ini berganti jadi guru ya.."ucap xia hua.
"hehhehehehehe...."tawa lu chen
"Hari ini chen'er istrahat besok kita belajar jurus bela diri jadi kamu harus tetap semangat"ucap xia hua kepada lu chen lalu mengelus kepala lu chen.
__ADS_1
"Baiklah jiejie aku akan istrahat,aku....ini pasti semangat karena ada jus jeruk yang selalu mendampingi aku ini hhehehhehe..."ucap lu chen sambil tersenyum.
"Ah....ada-ada saja kamu ini,cuman karena jus jeruk,jadi jika sudah tak ada jus jeruk kamu akan tak semangat lagi em......"ucap xia hua kepada lu chen dengan penuh penyelidikan.
"Ah....t.i.d.ak seperti itu jiejie,maksudku jus jeruk itu membuatku segar kembali,jadi aku jadi memiliki tenaga untuk berlatih lagi"ucap lu chen.
"Tapi jiejie mu ini ragu dengan apa yang kamu ucapkan tadi,apa benar atau tidak yang kamu ucapkan itu"ucap xia hua dengan mata yang tajam melihat lu chen.
Melihat xia hua yang memandang lu chen dengan tajam membuat lu chen agak takut.
"Em...jiejie benar apa yang ku ucap kan,jadi jiejie jangan melihatku seperti itu"ucap lu chen dengan terbata-bata karena takut.
Melihat lu chen takut,xia hua malah tertawa.
"Hahahhahh...ada-ada saja kamu ini,setiap orang juga pasti memiliki sifat malas masing-masing tapi berbeda bentuk malasnya saja,jadi kamu tak usah takut jiejie hanya bercanda saja"ucap xia hua
"Ah...jiejie membuat ku takut saja,jangan lah menatap ku dengan tatapan tajam itu sangat menakutkan dari pada nada dingin yang jiejie sering berikan kepadaku"ucap lu chen dengan wajah tampak terlepas dari kekwatiran.
"Oh tadi jiejie bilang setiap orang punya kemalasan masing-masing,tapi aku masing binggung dengan jiejie....??,jiejie tampak tak pernah malas melakukan apapun dan juga jiejie sangat rajin apalagi jika tentang berlatih beladiri..!!"ucap lu chen
"Sebenarnya jiejie juga memiliki kemalasan yaitu bertemu dengan orang yang tak penting hahhahahah..."ucap xia hua
"Pantas saja jika pangeran ke-2 datang jiejie selalu mengabaikannya"ucap lu chen
Akhir-Akhir ini xuan zi(pangeran ke-2)sering datang ke kediaman jendral tanpa di undang,xuan zi datang hanya untuk mendekati xia hua tapi selalu di abaikan(seperti mengobrol),karena xuan zi selalu datang membuat xia hua kesal dengan xuan zi.
nama: lu chen
umur : 5 thn
tinggi:125 cm
**Sekian dulu ceritanya
tolong like,komen dan vote ya....
__ADS_1
Terimakasih😊😊😊**