
"Dia gila...,berani memukul Qiu jia wei,bagaimana jika dia marah"ucap thu chi dalam hati saat melihat kejadian itu.
"Memang memiliki keberanian yang luar biasa,dia tak tau siapa yang dia hadapi"ucap yhe yiyin dalam hati.
Saat xia hua memukul kepala Qiu jia wei,jia wei diam mematung.
"Gegeku..,ini aku Qiu xia hua,sudah lama tak bertemu yah...,sampai lupa padaku"ucap xia hua lalu tersenyum sinis pada jia wei,jia wei mendengar itu kaget dia tak tau adiknya akan masuk akedemi,karena tak mendapatkan surat,dan dia juga tak sempat memikirkan itu karena dia memiliki banyak tugas.
"Xia'er...ini kamu,sekarang kamu sudah besar yah...,maaf gege lupa padamu"ucap jia wei dengan tersenyum.
Semua orang yang melihat jia wei tersenyum kaget karena mereka belum pernah melihat jia wei tersenyum.
"Bagus... sekali gege tak pernah menggirim surat padaku atau memberi kabar saat gege sudah masuk akedemi"ucap xia hua dengan nada merajuk karena kesal pada gegenya itu.
Banyak orang yang melihat xia hua merajuk tak kuat ingin mencubitnya karena lucu.
"Maafkan gege lupa, gege banyak berlatih agar menjadi kuat untuk bisa melindungimu dan juga gege mengambil banyak misi jadi tak sempat memberimu kabar"ucap jia wei.
Saat jia wei berumur 13 thn dia wajib masuk akedemi dia tak pernah memberi kabar ataupun pulang,saat murid-murid lain berlibur untuk kembali pulang bertemu keluarganya,dia malah tinggal di sekte dan berlatih,hanya xia hua yang kadang mengirim surat kepadanya untuk menanyakan kabarnya,tapi tak pernah di balas jia wei,jia wei hanya membaca surat itu.
"Menyebalkan...,gege lupa padaku,jika pada saat ini aku pergi mengasingkan diri bukan ke akedemi gege akan melupakanku selamanya mungkin...em"ucap xia hua yang melipat kedua tangannya di depan dadanya dan dengan bibir manyun.
"Maafkan lah gegemu ini yah..."ucap jia wei lalu memegang bahu xia hua.
"Aku maafkan tapi...gege harus melakukan apapun yang aku mau"ucap xia hua dengan tersenyum
"Hahha... kamu masih saja seperti anak kecil ternyata...,gege kira kamu sudah dewasa karena kamu bersikap dingin"ucap jia wei dengan tertawa.
"Terserah gege sajalah,jadi bagaimana..?"ucap xia hua
"Baiklah...xia'er"ucap jia wei yang mengelus kepala xia hua.
"Gege jangan memegang rambutku,aku tak mau rambutku berantakan"ucap xia hua kesal karena jia wei mengacak-gacak rambutnya.
"Hahah...kamu lucu sekali"ucap jia wei yang mulai menjaga jarak dengan xia hua.
"Kemari kau akan ku pukul.."ucap xia hua lalu mengejar jia wei.
Xia hua mengejar jia wei,tanpa memperdulikan orang yang menyaksikan.
Semua yang menyaksikan kaget dengan sikap jia wei menjadi ceria,dan jahil,saat bersama dengan adiknya itu.
"Gila...aku baru tau jia wei bisa bersikap kekanak-kanakan jika bersama adiknya,hhahahah..."ucap thu chi
__ADS_1
"Iya aku baru pertama kali melihat jia wei bersikap begitu"ucap thu hao
"Ini luar biasa,kita bisa memanfaatkan xia hua, jika jia wei marah pada kita"ucap yhu ley.
"Kamu mau memanfaatka adiknya,apa kamu waras kakaknya itu sangat menyayangi adiknya,jika dia tau kamu mau memanfaatkannya....,sudah tamatlah hidupmu"ucap ye syafu
"Bukannya tadi kalian mau minta izin sama jia wei,untuk mengangkat xia hua jadi adik kalian bukan....?"ucap yhe yiyin
"Emang kalian yakin, jika jia wei mengizinkannya..?"ucap yhu ley
Thu hao dan thu chi sebenarnya masih satu keluarga,thu hao merupakan anak dari pamannya thu chi,mereka selalu tidak akur dimanapun mereka berada.
"Entahlah...."ucap thu chi dan thu hao bersamaan.
"Apaan kamu ini...,mengikuti apa yang aku ucapkan !!!"ucap thu chi.
"Siapa juga yang mau mengikuti apa yang kamu ucapkan...?"ucap thu hao
Akhirnya mereka adu mulut sangat lama,itu membuat yhu ley,ye syafu,dan yhe yiyin kesal,karena mereka tak mau berhenti adu mulut akhirnya yhe yiyin memukul mereka berdua karena berisik.
Disisi lain xia hua berhasil menangkap jia wei,xia hua membawa jia wei dengan menjewer telinganya,kembali dimana kelompoknya berkumpul.
"Ampunlah..,aku tak akan begitu lagi"ucap jia wei.
Jia wei menggosok-gosok telinganya yang sakit dan juga sudah berwarna merah karena jeweran xia hua yang sangat kencang.
"Ah...aku baru ingat..., gege aku memanggilmu karena dua saudara bermarga thu ingin aku menjadi adik angkat mereka,dan aku menyuruhnya untuk izin kepada gege,karena aku takut gege marah saat tau aku menerima mereka"ucap xia hua pada jia wei.
"Sebenarnya males banget punya gege kaya mereka suka ribut,dan banyak tingkahnya,kalau aku jadi adiknya pusing aku"ucap xia hua dalam hati.
"kalau dipikir-pikir bagus juga punya gege seperti mereka,jika mereka bertengkar,mereka terlihat manis seperti lu chen heheheh...."ucap xia hua dalam hatinya
"Itu terserah...padamu,gege tak akan marah pada setiap ke putusanmu,lagi pula...kamu emang mau punya gege seperti mereka itu..."ucap jia wei menunjuk thu chi dan thu hao yang ada di dekat mereka berdua.
Dua saudara thu yang di tunjuk oleh jia wei,agak kesal karena jia wei merasa bahwa mereka tak pantas menjadi gege xia hua.
"Jia wei kamu ini,seperti merendahkan kami berdua yang tak layak jadi gege xia hua"ucap thu chi dengan nada tinggi karena marah.
"Benar sekali"ucap thu hao yang marah juga pada jia wei.
"Kalian berdua itu memang tak pantas jadi gege xia'er"ucap jia wei dengan santai.
"Kamu sangat meyebalkan..."ucap thu chi dan thu hao.
__ADS_1
"Baru dikatakan begitu saja sudah marah,dan sikap kalian sangat kekanak-kanakan,kalian itu akan merepotkan xia hua"ucap jia wei dengan nada santai.
"Dari mana aku kekanak-kanakan..?"ucap thu chi dan thu hao bersamaan.
Melihat gegenya dan dua saudara thu yang adu mulut membuat xia hua kesal,akhirnya memukul mereka berdua.
"Xia'er mengapa memukul gege"ucap jia wei
"xia hua kenapa kamu memukul aku"ucap dua saudara thu itu.
"Yah...kalian ini xia hua pasti kesal pada kalian,karena berisik"ucap yhe yiyin
"Benar sekali,jika di liat yang tak pantas jadi gegenya itu kalian bertiga"ucap yhu ley
"Dipikir-pikir aku juga mau punya adik perempuan,meski xia hua agak dingin dia memiliki sikap manis juga ,jadi... aku mau xia hua jadi adikku,kalian bertiga tak usah jadi gegenya karena kalian akan merepotkan xia hua saja,lebih baik aku saja yang jadi gege xia hua"ucap yhu ley.
"Apa..katamu"ucap mereka bertiga
"kamu mengatakan aku merepotkan,seperti kamu tak merepotkan saja,lagian dia adik kandungku kenapa aku tak boleh jadi gegenya"ucap jia wei dengan nada dinginnya.
"Benar...siapa kamu bisa mengatur boleh dan tak boleh kita jadi gege xia hua"ucap thu hao
Akhirnya mereka berempat beradu mulut,mereka menjadi tontonan para murid baru,xia hua menjadi makin kesal kepada mereka,karena mereka tak berhenti adu mulut saat tadi dia memukul mereka bertiga,malah melanjutkan adu mulut mereka dan lagi yang beradu mulut bertambah satu orang lagi,membuat pusing saja.
"Kalian bisa tidak tak usah bertengkar,membuat aku pusing"ucap xia hua.
"Kalian itu sudah besar,apa tak malu menjadi tontonan..?"ucap xia hua
"Benar-benar kalian ini.."ucap xia hua dengan memijat wajahnya tepatnya ditengah dua alis,karena dia pusing.
Akhirnya mereka terdiam karena takut xia hua marah pada mereka.
"Xia hua kamu luar biasa,baru masuk ke sekte sudah bisa menaklukan 4 orang senior"ucap zhou lin.
"Benar...,kamu sangat luar biasa,bisa menaklukan mereka"ucap ye syafu
Apa yang di ucapkan zhou lin dan ye syafu di benarkan oleh para senior dan juga murid baru,kecuali kempat orang itu yang hanya diam saja.
Gege \=> kakak laki-laki.
Sekian dulu ceritanya....
tolong like,komen dan vote....
__ADS_1
Terimakasih.....