Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 65


__ADS_3

"Ah..ini gege saya, namanya wei zhou"ucap xuan zi.


"Sudah kan perkenalannya sekarang kita pergi saja"ucap yhu ley.


"Kalian berdua tidak usah ikut-ikutan sana tidur"ucap xia hua kepada xuan zi dan wei zhou.


"Kenapa kami tak boleh ikut"ucap xuan zi kepada xia hua.


"Aku udah bilang tidak boleh yah...tidak boleh,sudahlah aku sudah tidak minat pergi jika kalian mau pergi dengan yang lain ikut saja,aku akan kembali ke dalam saja"ucap xia hua lalu pergi berjalan duluan meninggal yang lainnya.


Yang lainnya bingung kenapa xia hua sangat dingin hanya kepada kedua orang itu saja, karena tak mau ikut campur dengan urusan xia hua, merekapun tidak jadi pergi malah masuk ke dalam kediaman menyusul xia hua yang sudah pergi dan meninggalkan kedua orang.


Wei zhou dan xuan zi bingung dengan sikap xia hua yang dingin kepada mereka,padahal mereka merasa tidak pernah melakukan sesuatu yang membuat xia hua tidak senang.


Karena xia hua dan yang lainnya tidak jadi pergi,mereka pun berniat untuk kembali ke kamar masing-masing.


Di sisi lain lu chen sedang membaca buku kultivasi yang di berikan oleh xia hua kemarin sore, dia di suruh oleh xia hua untuk memahami dan menguasai buku itu sampai acara kompetisi selesai xia hua akan melihat sendiri sampai mana lu chen mampu memahami dan menguasai buku tersebut.


"Ah..jiejie memberikan buku ini pada ku, mana sempat aku menguasai semuanya jika waktunya tinggal dua hari lagi,jiejie ku ini benar-benar tak masuk akal orang jenius saja tak akan mampu mempelajarinya selama dua hari"ucap lu chen sambil menatap buku itu.


Lu chen meratapi nasib yang dia dapat kan, karena biasa nya anak seumur nya itu lebih banyak bermain dari pada dirinya yang harus belajar terus menerus,tapi dia tidak mau mengeluh karena dia bersyukur xia hua mau mengambilnya sebagai adik, jika tidak sampai saat ini dia akan tinggal di jalan dan akan kelaparan.


Lu chen membuka buku itu di lembaran pertama di tuliskan beberapa cara berkultivasi,lembaran kedua tertulis tentang bagaimana memperkuat tulang dan seterusnya.

__ADS_1


Lu chen mencoba berkultivasi sesuai dengan petunjuk yang ada di buku itu, dia menutup matanya dan berusaha mencari titik merdiannya agar dapat di buka.


Jika semua titik merdiannya dapat dibuka maka mana yang dimiliki oleh orang tersebut akan tidak terbatas karena merdian miliknya sudah di penuhi atau di isi oleh mana yang sudah.


Setelah beberapa lama lu chen akhirnya berhasil membuka 3 titik merdiannya, dia merasa senang karena sudah berhasil membukanya meskipun baru 3 dari 7 merdian yang ada.


Karena sudah malam lu chen lebih memilih untuk tidur dan akan melanjutkan latihan besok pagi.


Berganti kepada xia hua yang saat ini sedang membaca buku-buku di kamarnya,kamar milik nya sangat penuh dengan berbagai buku-buku,mulai dari buku sastra,kultivasi,bela diri,dan sebagainya.


Saat dia fokus pada buku-bukunya tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar,mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya xia hua langsung berdiri sambil menaruh bukunya di atas meja, lalu berjalan ke arah pintu dan membukanya.


Saat xia hua membuka pintu kamarnya di depan pintu sudah ada yao nan dan lao zhu,entah untuk apa mereka datang.


Yao nan dan lao zhu kaget saat melihat kamar xia hua yang sangat berantakan,tapi yang berantakan hanya buku-buku saja yang tergeletak dimana-mana berbeda dengan benda lainnya yang sangat rapih.


"Xia hua..kamu ini bagaimana sih? lihat ini sangat berantakan,kamu ini seorang perempuan seharusnya jaga kamarmu dengan rapi"ucap yao nan sambil merapihkan beberapa buku, di bantu lao zhu yang juga membereskan buku-buku yang berserakan dan mengumpulkannya di satu tempat.


Melihat apa yang dilakukan oleh yao nan dan lao zhu, xia hua hanya menggelengkan kepalanya saja dia merasa seperti anak kecil yang dimarahi karena sudah berbuat salah.


Saat yao nan mengambil sebuah buku di atas meja dan dia mau mengumpulkannya bersama buku-buku lainnya,xia hua langsung mengambil buku itu dari tangan yao nan.


"Kenapa? aku hanya mau merapihkannya saja"ucap yao nan saat xia hua mengambil buku itu.

__ADS_1


"Buku ini tak usah di rapihkan, aku sudah capek mencarinya di antara semua buku yang banyak ini dan kamu mau menyimpannya diantara buku-buku yang sudah kamu rapihkan,nanti aku sulit mencarinya lagi"ucap xia hua.


"Ah..hanya sebuah buku saja harus di perpanjang,yah..jika aku beraskan kamu tinggal cari saja bukunya"ucap yao nan.


"Sudahlah..,aku mau tanya kepada kalian kenapa kalian ke sini?"ucap xia hua.


"Ah.. kami ke sini niatnya mau mampir saja, tapi saat lihat kamar mu yang berantakan kami jadi ingin membantu membereskannya"ucap yao nan.


"Jika tak ada yang mau kalian bicarakan lagi, kalian lebih baik pergi dari kamar ku dan kembali kekamar masing-masing untuk beristirahat,besok kan ada kompetisi yang belum selesai"ucap xia hua sambil menunjuk pintu kamar.


"Baik-baik, kami pergi"ucap yao nan sambil menarik lao zhu.


"Dasar pelit"ucap yao nan lalu pergi keluar dari kamar xia hua.


"Siapa suruh nyebelin,undah tau aku pusing buat cari buku ini dan dia mau membereskan bukunya dengan buku lainnya, udah gitu datang tidak di undangan dan main masuk aja ke kamar ku,aku aja belum mempersilakannya masuk"ucap xia hua yang masih memegang buku itu sambil menatapnya.


Xia hua kembali duduk dan membuka buku itu lalu melanjutkan membacanya.


Tak terasa xia hua sudah membaca berjam-jam dan sekarang sudah tengah malam, karena sudah malam xia hua menutup buku itu lalu beranjak pergi ke atas kasur untuk tidur.


Sekian dulu ceritanya......


Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..

__ADS_1


Terimakasih........


__ADS_2