
"Lebih baik kalian kembali untuk beristirahat,karena besok perjalanan kalian masih panjang"ucap selir pertama(xing chu).
"Baik.. ibu"ucap puteri ke-4(ren wei) dan puteri ke-2(lin xiang) lalu pergi keluar dari dalam kamar ibunya itu.
Ren wei dan lin xiang berbincang-bincang dan kadang dalam perbincangan mereka,mereka tertawa.
"Jiejie.., ingat saat rencana kita berhasil aku mau kita merayakannya bersama-sama"ucap puteri ke-4(ren wei) sambil tersenyum.
"Tenang saja, jika rencana kita berhasil aku yang akan mentraktir semua yang kamu beli, jadi tunggu waktu mainnya"ucap puteri ke-2(lin xiang) yang juga tersenyum.
"Jiejie...sudah janji akan mentraktirku, jadi jangan sampai lupa yah..saat rencana kita berhasil"ucap puteri ke-4(ren wei)yang sangat senang,karena apa yang dia mau akan dibayar oleh lin xiang.
"Tenang saja... aku tak akan lupa pada janjiku,jadi tunggu rencana kita berhasil dulu"ucap puteri ke-2(lin xiang).
"Akan aku tunggu"ucap puteri ke-4(ren wei).
Lalu mereka berjalan berpisah untuk kembali kekediaman masing-masing.
Di shi jian
Ada seorang pria yang sambil duduk,dia masih terus memegang sebuah token juga masih terus memandang token tersebut.
"Tangannya begitu lembut "ucap pria itu dalam hati, dia teringat saat memegang kedua tangan xia hua.
"Salam pada pangeran"ucap seorang pria yang tiba-tiba muncul begitu saja sambil membungkukan badannya,dia memakai pakaian serba hitam dan juga wajahnya yang ditutup oleh topeng.
"Ada apa..? "ucap pria yang di panggil pangeran itu.
"Begini pangeran,anda dipanggil kembali oleh permaisuri,sekarang juga"ucap pria bertopeng itu.
"Memangnya ada masalah apalagi, sampai-sampai aku di panggil.....?"ucap pria yang di panggil pangeran itu sambil memasukan token itu kedalam bajunya lalu berdiri dari duduknya.
"Saya tidak tau pangeran,mungkin ini masalah yang bersifat sangat rahasia"ucap pria bertopeng itu.
"Baiklah...,ayo kita pergi"ucap pria yang dipanggil pangeran itu.
Saat pria bertopeng itu mendengar apa yang diucapkan oleh majikannya itu, dia menggunakan kekuatannya untuk membukan sebuah teleportasi didepannya,lalu mereka berdua masuk kedalam teleportasi itu.
__ADS_1
Di gerbang kediaman para murid
Jin wei dan yang lainnya sedang duduk bersantai karena mereka mendapatkan libur selama 2 hari.
"Kira-kira xia hua kenapa..?, sampai dia sekesal itu"ucap thu chi sambil menatap yang lainnya secara bergantian.
"Yang jelas dia kesal karena seseorang yang mengganggunya saat mau latihan"ucap yhu ley.
"Itu sih.. aku tau"ucap thu chi.
"Sepertinya..,terjadi sesuatu antar xia hua dan orang tersebut sampai-sampai xia hua sekesal itu"ucap thu hao.
"Ku pikir juga begitu.., saat ku tau siapa yang membuat xia hua kesal akanku berikan perhitungan"ucap thu chi.
"Aku pasti orang yang membuat xia'erku kesal atau sampai menangis,akan ku pukul sampai beberapa tulangnya patah jika perlu tak usah bisa berdiri lagi selamanya"ucap jin wei sambil tersenyum.
"Jin wei..kamu sangat menyeramkan jika tersenyum begitu"ucap thu hao saat melihat jin wei tersenyum,dia merasa ketakutan saat melihatnya.
"Benar...lebih baik kamu berbicara dengan nada dingin dari pada tersenyum"ucap thu chi.
"Lagian xia hua sendiri yang mau memberikan perhitungan dengan orang itu, lebih baik kita tak usah ikut campur"ucap yhu ley dengan santai.
"Menurutku juga begitu,jika kita ikut campur urusan xia hua dan kita sama seperti orang itu membuatnya kesal bukannya sama saja kita menambahkan masalah untuk kita sendiri"ucap thu chi.
"Benar...aku tak mau ikut-ikutan dalam mencampur urusan miliknya,aku tak mau membuatnya kesal padaku"ucap thu hao.
"Aku mengerti maksud dari kalian, tapi jika orang itu berani macam-macam pada xia'erku akan ku pukuli dia, jika dia kabur akan ku kejar kemana pun dia pergi"ucap jin wei dengan tegas.
"Kita juga sama sepertimu jin wei, jika dia macam-macan dengan xia hua kita pun tak akan diam saja"ucap thu chi.
"Benar.. kita pasti akan melindungi xia hua"ucap yhu ley.
"Aku juga pasti melindungi xia hua dari siapapun itu"ucap thu hao.
"Iya.. tapi sebelum kalian melindungi xia hua lebih baik kalian latihan dengan benar dulu, agar menjadi kuat"ucap jin wei.
"Tenang saja, aku akan latihan dengan serius agar bisa melindungi xia hua"ucap thu chi.
__ADS_1
"Sama aku juga akan melatih diri menjadi lebih kuat lagi agar bisa melindunginya"ucap yhu ley.
"Mohon kerja samanya jin wei,dalam latihan kami"ucap thu hao.
"Aku akan mengajari kalian agar bisa melindungi xia hua, saat aku tak ada di dekatnya"ucap jin wei.
"Tenang saja saat kamu tak adapun xia hua akan tetap kami jaga"ucap yhu ley.
"Aku percayakan xia hua pada kalian saat aku pergi mengambil misi, awas saja sampai terjadi apa-apa kepada xia hua"ucap jin wei dengan nada dingin.
"Siap...kami akan melindunginya,jadi tenang saja serahkan semuanya pada kami"ucap thu chi.
"kami tak akan pernah menjadi malas saat berlatih"ucap thu chi.
Mereka terus saja berbincang-bincang sampai tengah malam untungnya mereka sedang libur, belum memiliki tugas kembali.
"Kira-kira kita mendapatkan tugas apa yah....?,setelah kita berlibur selama 2 hari"ucap yhu ley.
"Aku berharap tak sulit-sulit tugasnya"ucap thu hao.
"Aku harap tugasnya tak dari luar sekte,aku ingin mendapatkan tugas yang di dalam sekte saja"ucap jin wei.
"Memang kamu saja yang berharap begitu,aku pun mengharapkan tugas dari dalam sekte bukan dari luar"ucap thu hao.
"Lebih.. baik mendapatkan tugas dalam sekte dari pada tugas luar sekte, karena tingkat kesulitannya melebihi dari tugas dalam"ucap yhu ley.
"Jin wei, kenapa kamu mau dapat tugas dalam dari pada luar..?, bukannya bisanya kamu mengambil tugas luar"ucap thu chi.
"Aku tak ingin jauh dari xia hua untuk saat ini, terlebih dia baru masuk jadi murid baru"ucap jin wei.
"Jadi kamu lagi khawatir dengan xia hua, padahalkan ada kami jadi kamu tak usah khawatir segala"ucap yhu ley.
"Tak bisa..,aku lebih baik memantaunya sendiri dari pada menyuruh orang lain"ucap jin wei.
Sekian dulu ceritanya....
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..
__ADS_1
Terimakasih......😁😁😁