
Di depan gerbang kediaman para murid,xia hua bertemu dengan wu lan zhan yang entah sedang apa disana, dia seperti menunggu seseorang.
Tiba-tiba wu lan zhan(merupakan putra mahkota dari kerajaan Wu)memalingkan wajahnya kearah dimana xia hua berada,membuat mereka berdua saling tatap satu dengan yang lainnya.
Saat wu lan zhan melihat xia hua, dia berjalan ke arah xia hua berada.
"Kenapa nih orang ada disini? terus kenapa dia menghampiri aku segala! "ucap xia hua dalam hatinya,saat melihat wu lan zhan berjalan ke arahnya.
" ini milikmu"ucap wu lan zhan yang sudah ada di depan xia hua, sambil mengulurkan tangannya yang sudah terdapat sebuah token yang tertulis nama xia hua di sana.
"Ah..iya,terimakasih"ucap xia hua yang langsung ingin mengambil token itu dari tangan wu lan zhan.
Tapi sebelum mengambil token itu dari tangan wu lan zhang, wu lan zhan langsung mengambil kembali token itu lalu memasukkannya ke dalam bajunya.
"Eh...bukannya kamu menunjukkan token itu pada ku untuk memberikan kepada ku,kenapa kamu mengambil kembali token itu?"ucap xia hua.
"Aku hanya mau menunjukkan saja, bukan bermaksud mau memberikannya padamu"ucap wu lan zhan sambil menatap xia hua.
"Jadi buat apa kamu tujukan pada ku, jika kamu ambil lagi"ucap xia hua.
"Nih..orang maunya apa sih? kalau mau kasih yah..kasih aja kali, gak usah kaya gini"ucap xia hua dalam hati.
Dia mulai kesal dengan sikap wu lan zhan kepadanya.
"Oh..kamu mau token ini? jika kamu mau temui aku besok di paviliun shi jian pada malam hari, pergi sendiri saja"ucap wu lan zhan yang berbisik di telinga xia hua.
Setelah berbicara begitu wu lan zhan langsung pergi dari sana meninggalkan xia hua sendiri.
Xia hua hanya dia saja melihat wu lan zhan yang sudah pergi.
Saat xia hua menatap wu lan pergi tiba-tiba ada yang memanggil xia hua dari dalam kediaman para murid,mendengar itu
xia hua langsung memalingkan wajahnya kearah orang yang memanggilnya.
__ADS_1
Ternyata orang yang memanggil xia hua itu adalah xuan zi(pangeran ke-2,kerajaan han)
dan di sampingnya ada wei zhou(putra mahkota,kerajaan han).
Mereka berdua berjalan kearah xia hua,xia hua bingung buat apa kedua orang itu berjalan kearahnya.
"Xia hua, sedang apa kamu di sini?"ucap xuan zi(pangeran ke-2).
"Aku sedang menunggu gege dan teman-temanku"ucap xia hua.
"Em..begitu yah.. memang kalian mau ke mana?"ucap xuan zi (pangeran ke-2)yang penasaran karena tak mungkin hanya ingin berkumpul saja,dia berfikir bahwa mereka pasti akan pergi ke suatu tempat.
"Memangnya ada urusannya denganmu, mau kita pergi ke manapun itu adalah urusan kami"ucap xia hua dengan dingin.
"Tadi baru bertemu dengan orang yang menyebalkan dan sekarang datang lagi dua orang yang banyak tanya,membuat kepalaku pusing saja"ucap xia hua dalam hatinya.
"Kami mau ikut dengan kalian pergi"ucap xuan zi (pangeran ke-2) sambil tersenyum.
Mereka sontak kaget karena ke munculan jin wei yang tiba-tiba.
"Gege.. membuatku kaget saja"ucap xia hua kepada jin wei.
"Senior jin wei membuat kami kaget saja, tiba-tiba sudah ada di dekat kami tanpa mengeluarkan suara saat mendekat"ucap xuan zi (pangeran ke-2).
"Maafkan aku yang membuatmu kaget"ucap jin wei sambil mengelus kepala xia hua.
"Iya gege, lain kali panggil namaku terlebih dahulu baru berjalan ke arahku jangan seperti tadi"ucap xia hua sambil menatap jin wei.
"Senior jin wei sebentarnya minta maaf kepada xia hua saja atau kepada kita juga, tapi rasanya dia seperti minta maaf kepada xia hua saja"ucap xuan zi (pangeran ke-2) dalam hati.
Dia bingung apa senior jin wei mengucapkan itu termasuk untuknya dan gegenya juga atau tidak.
__ADS_1
"Lebih baik aku diam saja"ucap xuan zi (pangeran ke-2) dan wei zhou(putra mahkota) bersamaan didalam hati.
Jin wei memandang kedua orang itu dengan tatapan tajam dan dingin.
"Jadi kalian mau ikut kami untuk apa?"ucap jin wei dengan dingin.
"Ah..tidak senior kami hanya ingin saja karena aku dan xia hua sudah berteman,jadi aku ingin ikut seperti teman-temannya yang lain"ucap xuan zi (pangeran ke-2).
"Memang sejak kapan adikku ini berteman denganmu? apa dia sudah mengakui bahwa kamu temannya!"ucap jin wei dengan dingin sambil menatap tajam xuan zi dan wei zhou.
"Ternyata rumor itu benar,jika senior jin wei itu sangat dingin dan juga sangat posesif kepada setiap orang yang mendekati adiknya atau dirinya"ucap xuan zi (pangeran ke-2) dan wei zhou(putra mahkota) bersamaan di dalam hati.
"Kenapa diam saja karena kalian takut kepadaku atau kalian beralasan hanya ingin dekat dengan adikku saja, dengar baik-baik jika kalian membuat adikku sedih akan ku buat kalian tak akan bisa berjalan seumur hidup,aku tak peduli kalian itu pangeran atau orang lain yang ku pedulikan hanya adikku saha"ucap jin wei dengan dingin.
"Kami berdua ini orang baik,kami tak ada maksud tertentu untuk mendekati xia hua"ucap xuan zi (pangeran ke-2).
"Baiklah jika mau ikut,tapi ingat baik-baik aku selalu mengawasi apapun yang kalian lakukan,karena aku tak percaya kepada kalian"ucap jin wei yang masih menatap dengan tajam serta dingin.
"Apa yang sedang kalian lakukan? "ucap thu hao yang tiba-tiba datang.
"Eh...ada kedua pangeran dari kerajaan han yah.., ada urusan apa kalian dengan jin wei dan juga xia hua"ucap thu chi.
"Sudah berkumpul ternyata"ucap yao nan dari jauh sambil menarik tangan lao zhu,lalu berjalan ke arah xia hua dan yang lainnya.
"Eh..siapa ini? kenapa ada dua orang ini? apa mereka teman baru xia hua"ucap yao nan.
"Ah..iya aku ini teman xia hua"ucap xuan zi (pangeran ke-2).
"Salam kenal namaku yao nan, semoga bisa berteman denganku juga"ucap yao nan sambil tersenyum.
"Ah..iya nama saya xuan zi, senang berkenalan denganmu"ucap xuan zi (pangeran ke-2) sambil tersenyum,untuk membalas senyuman dari yao nan.
"Em.. ini siapa yah? "ucap yao nan sambil menujuk kearah berada wei zhou(putra mahkota).
Sekian dulu ceritanya.............
__ADS_1
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..
Terimakasih......