Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 68


__ADS_3

"Aku yang akan menjaganya disini dan kalian pergi saja"ucap jin wei.


"Ya sudah,jika begitu kami pergi dulu"ucap yhu ley lalu menatap yang lainnya untuk ikut keluar.


Yang lainnya pun pergi keluar dari kamar xia hua,sebelum mereka semua keluar yao nan yang keluar terlebih dahulu untuk memastikan bahwa tak ada siapapun, baru mereka mulai menyusul keluar dari kamar.


Disisi lain xia hua yang tubuhnya tertidur masih bisa mendengar pembicaraan yang lainnya sebelumnya.


Sebelumnya dia bermimpi,mimpi yang sama dimana orang-orang terdekatnya mati tanpa dia bisa melakukan apa-apa yang membuatnya gelisah, karena mimpi itu seperti nyata.


Saat jin wei mengelus kepala xia hua, xia hua mulai tenang karena dibawah alam sadarnya mimpi yang awalnya membuatnya gelisah itu berubah menjadi kenangan yang pernah dia lewati dan disaat itu indra pendengarannya dapat mendengar apa yang diucapkan oleh gegenya dan temannya.


Xia hua mengerti bahwa saat ini dia terlalu memikirkan sesuatu yang tidak penting,dan membuat dirinya stres mengakibatkan dirinya terjebak di dalam alam sadarnya sendiri.


Xia hua masih bingung kenapa dia selalu memimpinkan mimpi yang sama berulang-ulangan,mimpi itu seperti sedang ingin memberitahukan bahwa mimpi itu akan terjadi jika dia tak melakukan apa-apa.


Didalam alam sadarnya xia hua saat ini seperti ada disebuah Padang rumput yang sangat luas, disana cuman ada sebuah pohon yang berbuah lebat dan buah itu mirip dengan apel tapi bedanya buah itu berwarna emas.


Xia hua berjalan kearah pohon tersebut lalu memegang batang pohon itu, saat diperhatikan lagi batang pohon itu seperti ada sebuah gambar harimau.


Saat xia hua memegang gambar harimau mengunakan tangannya,tiba-tiba gambar harimau itu mengeluarkan sinar berwarna ke emasan.


Saat itu juga xia hua merasakan panas pada pundaknya, karena sangat panas xia hua akhirnya tak kuat menahannya lalu pingsan.


Disisi lain acara kompetisi terus berlangsung saat ini tinggal 10 orang perserta saja.


Saat ini para penonton makin sulit untuk menentukan pemenang dari kompetisi ini, karena kekuatan dari para peserta itu terbilang sama kuatnya.


Saat ini yang sedang bertanding adalah wei lan yu dan salah satu murid dari sekte bulan salju bernama yanyan.

__ADS_1


Mereka berdua sudah bertarung sejak tadi, tapi belum ada tanda-tanda pertandingana Akan selesai,mereka bertarung sampai tubuh mereka sudah di banjiri oleh darah mereka masing-masing karena pendarahan dari luka yang diberikan oleh mereka sendiri.


Sampai pada akhirnya yanyan pingsan karena sudah pendarahan sangat banyak di tubuhnya,setelah yanyan pingsan wei lan yu pun ikut pingsan beberapa menit setelah yanyan.


Sudah ditentukan bahwa wei lan yu yang memenangkan pertandingan ini, sebenarnya kekuatan mereka itu setara hanya saja wei lan yu bisa bertahan beberapa menit.


Disisi lain xia hua mulai bangun dari tidurnya dia merasa sakit dibahunya,dia kira sakit yang dia rasa hanya ada dimimpi saja tapi kenapa sampai ke dunia nyata sakit itu masih terasa.


Jin wei yang melihat xia hua sedang berusaha bangun dari baringannya, dia membantu xia hua untuk duduk lalu mengambil air untuk xia hua minuman.


"Gege.. kenapa ada di sini?"ucap xia hua yang melihat jin wei ada disini bersamanya bukannya di acara pertandingan.


"Apa kamu sudah makan? "ucap jin wei sambil mengambil makanan yang ada di dalam cincin ruangnya.


"Jawab dulu pertanyaanku"ucap xia hu.


Xia hua merasa di abaikan,dia tau jika jin wei sedang khawatir dengan dirinya.


Xia hua mengambil makanan yang diberikan oleh jin wei lalu memakannya,memang benar dia belum makan sejak pagi jadi dia sudah sangat lapar.


Xia hua memakannya dengan sangat lahap, seperti tidak makan saja padahal dia baru melewatkan makan saat pagi saja.


Jin wei merasa senang karena xia hua sudah bangun, karena dulu dia baru bisa bangun setelah melewati beberapa bulan.


Setelah makan xia hua akan mandi karena tubuhnya sudah sangat lengket oleh karena keringatnya sendiri.


Jin wei awalnya menyuruh xia hua untuk tidak mandi karena dia baru saja bangun,tapi xia hua sangat bersikeras untuk pergi mandi akhirnya jin wei menyerah untuk membujuk xia hua dan memperbolehkan xia hua untuk mandi.


Saat xia hua membuka pakaiannya lalu masuk kedalam bak yang berisi air panas,dia merasakan sakit dibahu sebelah kanannya.

__ADS_1


Karena merasakan sakit di bahunya dia langsung keluar dari bak,lalu mengambil bajunya untuk menutupi tubuhnya setelah itu berjalan ke arah cermin yang berada di samping lemari bajunya.


Xia hua membalikkan tubuhnya dan membuka sedikit bajunya dibagian bahu sebelah kanannya dia kaget saat melihat ada gambar harimau persis dengan yang ada di alam sadarnya.


Xia hua bingung dengan gambar yang ada di bahunya itu, setelah melihat bahunya di langsung membetulkan bajunya.


Xia hua menanyakan tentang tanda yang ada di bahunya kepada xie hong melewati telepati(xie hong merupakan roh yang tinggal di dalam pedang milik xia hua, setiap benda yang bisa dilakukan hubungan kontraknya biasanya memiliki roh yang,biasanya roh yang ada dibenda tersebut berupa hewan, manusia, atau ras lainnya seperti iblis.


Hewan spiritual bisa berubah menjadi manusia di tingkat jendral)



Xie hong pun tak tau apa maksud dari tanda yang tiba-tiba muncul ada di bahu xia hua, tapi xie hong rasa dia pernah melihat tanda itu tapi entah dimana.


Tapi xie hong merasa bahwa tanda itu akan membantu xia hua,xie hong berusaha untuk mengigat dimana dia pernah melihat tanda itu tapi tetap tak ada hasilnya juga.


Xia hua pun berjalan kearah jin wei berada saat ini, bermaksud untuk bertanya kepada gegenya itu.


"Gege..ada yang ingin ku tanyakan"ucap xia hua lalu duduk disebelah gegenya.


Xia hua membalikkan tubuhnya lalu membuka sedikit bajunya dibagian bahu sebelah kanannya,untuk memperlihatkan gambar harimau di bahunya kepada jin wei.


"Kenapa? "ucap jin wei,saat melihat xia hua memperlihatkan bahunya kepada dirinya.


"Coba gege lihat! ada sebuah tanda berbentuk harimau di bahu ku ini, apa gege pernah melihat tanda seperti ini? rasanya agak panas saat terkena air"ucap xia hua.


Jin wei memperhatikan tanda yang ada di bahu xia hua, sambil berfikir apa dia pernah melihat tanda seperti itu.


Sekian dulu ceritanya........

__ADS_1


Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..


Terimakasih.......


__ADS_2