
"Kamu jadi teman bukannya mendukung malah menyuruhku menyenang saja"ucap ryu bing yang agak kesal dengan ucapan temannya itu.
"Yah..aku sebagai teman sudah mendukungmu selama 2 thn ini, apa selama ini putra mahkota ada perubahan kepadamu...?,jelas tak ada perubahan sama sekali bukan"ucap dou lan.
Sebenarnya dou lan ingin terus mendukung ryu bing dalam segala hal apapun sama halnya dengan mendapatkan hati putra mahkota,tapi menurutnya ryu bing sudah sangat berusaha untuk mendapatkan putra mahkota tapi belum ada pergerakan apa-apa dari putra mahkota,dia tak mau jika ryu bing pada akhirnya sakit hati.
"Iya...aku tau itu, tapi mau bagaimana lagi aku sudah terus berusaha untuk dekat padanya,aku sudah terus berusaha agar menjadi lebih kuat dari anak-anak seumuranku tapi semua usahaku tak pernah dia lihat"ucap ryu bing lalu menangis.
"Aku tau perasaanmu tapi cobalah untuk melupakannya dan coba untuk buka hatimu untuk orang lain, aku tak mau pada akhirnya semua usahamu itu terbuang sia-sia hanya untuk satu pria saja"ucap dou lan sambil memeluk ryu bing yang sedang menangis.
"Aku akan mencoba melupakannya saat di kompetisi sekte sampai saat itu dia masih tak melihatku,aku akan melupakannya"ucap ryu bing yang masih menangis didalam pelukan dou lan.
"Aku akan mendukung apapun keputusan yang kamu ambil asalkan semua keputusanmu itu baik untuk dirimu sendiri "ucap dou lan yang masih memeluk ryu bing.
"Terimakasih...untuk setiap dukungannya yang kamu berikan dou lan,kamu memang satu-satunya teman terbaikku yang selalu ada disampingku meski aku selalu berbuat tidak benar"ucap ryu bing.
Dou lan masih terus memeluk ryu bing,agar ryu bing bisa lebih tenang.
Sekte Harimau putih
Disisi lain pria yang sedang mereka bicarakan sedang duduk bersantai sambil membaca beberapa buku di dalam kamarnya.
Saat dia sedang membaca tiba-tiba ada seorang pria yang sudah membuka pintu kamarnya, membuatnya kaget.
"Xuan zi.. kamu ini tak punya sopan santun yah..main masuk ke kamar orang lain tanpa mengetuk pintu dulu"ucap han wei zhou(putra mahkota) yang kesal dengan adiknya itu.
"Ah.. gege,kita itu bukan lagi di istana jadi tak perlu seperti itu"ucap xuan zi(pangeran ke-2) yang langsung ikut duduk di sebelah wei zhou.
"Ah... terserah kamu saja, jadi buat apa kamu kesini...? "ucap han wei zhou(putra mahkota) yang sudah melanjutkan membacanya.
__ADS_1
"Gege.. saat kemarin aku dengar adik dari Qiu jin wei sudah menjadi murid sekte ini"ucap xuan zi(pangeran ke-2) sambil tersenyum.
"Kenapa kamu harus memberi tau kan hal sepele seperti itu..?, memangnya adiknya yang mana masuk sekte ini...? "ucap wei zhou(putra mahkota) dengan nada datar.
"Gege..ini, memangnya siap lagi adiknya jin wei selain xia hua, gege ini ada-ada saja"ucap xuan zi(pangeran ke-2) sambil menggelengkan kepalanya.
"Gege tau hari ini aku akan pergi untuk menemui xia hua, gege mau ikut juga atau tidak..? "lanjut xuan zi(pangeran ke-2).
"Terserah kamu saja. "ucap wei zhou(putra mahkota) dengan nada yang datar lalu kembali fokus kepada buku yang dia pegang
Sebenarnya wei zhou bukan sedang membaca melainkan sedang senang,karena xia hua sudah menjadi murid sekte membuatnya bisa terus bertemu dengan xia hua,tapi dia tak mau memperlihatkan ekspresi senangnya.
"Gege sangat aneh..aku ini sedang bertanya, jika terserah padaku gege tak usah ikut saja"ucap xuan zi(pangeran ke-2)setelah itu berdiri dari duduknya lalu berjalan kearah pintu.
"Xuan zi.. tunggu aku, aku juga akan ikut"ucap
wei zhou(putra mahkota) setelah itu berdiri sambil meletakkan bukunya di meja lalu menyusul xuan zi (pangeran ke-2).
"Xuan zi.. xuan zi"ucap wei zhou(putra mahkota) saat ada didekat xuan zi(pangeran ke-2).
Saat wei zhou terus memanggil xuan zi, xuan zi hanya diam saja diam masih terus berfikir sambil berbicara di dalam hatinya sampai-sampai tak memperdulikan yang lainnya,melihat xuan zi diam saja wei zhou langsung memukul pelan bahu milik xuan zi.
"Ada apa gege..? "ucap xuan zi(pangeran ke-2) yang baru sadar dari lamunannya.
"Ayo...bukannya kita mau bertemu xia hua, kenapa kamu malahan bengong segala...? "ucap wei zhou(putra mahkota) yang heran dengan tingkah adiknya itu.
"Ah..tak ada apa-apa, ayo kita pergi saja"ucap xuan zi(pangeran ke-2) lalu pergi berjalan yang.
Melihat tingkah xuan zi yang semakin aneh membuat wei zhou keheranan,tapi dia tak mau ambil pusing jadi dia langsung menyusul xuan zi yang sudah berjalan lebih dulu.
__ADS_1
Xuan zi dan wei zhou berjalan tanpa ada percakapan sama sekali,weu zhou ingin bertanya tapi di tak tau mau bertanya apa.
Disisi lain xuan zi masih bertarung dengan berbagai jenis permikirannya tentang wei zhou,benar apa tidak gegenya itu suka kepada xia hua.
"Ah.. aku bingung lebih baik aku tanya saja, tapi gimana kalau dia benar-benar suka kepada xia hua, ah... tak usah banyak berfikir lebih baik tanya saja lah"ucap xuan zi dalam hatinya.
"Gege..apa gege suka kepada xia hua..? "ucap xuan zi(pangeran ke-2) sambil memandang wajah wei zhou.
Saat mendengar apa yang di ucapkan xuan zi, wei zhou hanya diam saja dia bingung mau menjawabnya.
"Apa aku suka kepada xia hua..?, tapi rasa suka seperti apa yang ku rasakan ini...aku bingung harus menjawabnya bagaimana..? "ucap wei zhou di dalam hatinya.
Xuan zi terus memperhatikan wei zhou yang diam saja saat dia bertanya seperti itu.
"Gegeku kenapa yah..dia itu suka kepada xia hua atau tidak..?,kenapa hanya diam saja..? "ucap xuan zi di dalam hatinya sambil terus menatap wajah wei zhou.
"Aku tak tau,sepertinya aku hanya suka pada tingkahnya saja yang berbeda dari para wanita yang lain"ucap wei zhou dengan nada yang datar.
"Apa gege yakin hanya sebatas itu saja rasa sukamu..?"ucap xuan zi yang masih penasaran.
Nama: Dou lan
umur : 17 thn
Sekian dulu ceritanya........
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..
__ADS_1
Terimakasih....😊😊😊