Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 31


__ADS_3

"Sudahlah,lu chen mukamu jangan di tekuk begitu, saat ujian ini berakhir,kita akan menengok han zhang untuk tau bagaimana keadaannya. "ucap xing yun dengan nada meyakinkan, saat dia melihat ekspresi muka lu chen yang di tekuk.


"Jadi kita menonton saja dulu pertandingan ini sampai selesai"lanjut xing yun lalu mengalihkan pandangannya ke arah dua orang yang bertanding.


"Baiklah.., tapi nanti kamu harus menemani aku ke sana"ucap lu chen memandang xing yun.


"Iya.., aku akan menemanimu pergi ke sana"ucap xing yun yang awalnya pandangannya melihat pertandingan sekarang pandangannya teralihkan ke lu chen.


Xing yun dan lu chen mengalihkan padangan mereka melihat pertandingan yang sedang berlangsung di tengah lapangan, satu persatu murid sudah mengikuti pertandingan, dan sekarang adalah pertandingan terakhir.


Saat ini ada dua orang wanita yang sedang bertanding di tengah lapangan,satu wanita memiliki elemen api,dan satunya lagi memiliki elemen air.


mereka memiliki elemen yang saling bertentangan,dari awal pertandingan belum terlihat siapa yang menang,saat ini keadaan mereka berdua sudah nampak buruk, satu wanita memiliki luka bakar di salah satu lengan dan kakinya,satu wanita lagi memiliki luka goresan di bahu, dan lengannya, baju mereka juga sudah compang-camping.


Para senior menghentikan pertandingan itu saat melihat keadaan mereka yang sudah parah,setelah itu mereka di bawa keruang kesehatan,dan pertandingan diakhiri.


Saat pertandingan diakhiri lu chen dan xing yun berjalan kearah paviliun kesehatan,di depan ruangan itu mereka mengetuk pintu itu,mereka menunggu jawaban dari balik pintu,saat ada jawaban baru mereka masuk,saat mereka masuk di sana mereka melihat ruangan yang luas dan juga ada sangat banyak ranjang yang sudah tersusun di sana yang sudah ditempati oleh beberapa murid baru dari yang luka ringan sampai yang agak parah.


Disana mereka berdua melihat-lihat tujuannya untuk mencari dimana han zhang berada, saat mereka berjalan sambil melihat-lihat,mereka melihat han zhang yang sudah sadarkan diri dan saat ini dia sedang duduk sambil berbincang-bincang dengan perawat disana, lu chen juga xing yun berjalan menghampiri han zhang.


"Apa keadaanmu baik-baik saja..? "ucap lu chen kepada han zhang.


Saat han zhang melihat lu chen,dia menatap tajah kearah lu chen, karena dia ingat dengan kejadiaan yang terjadi saat mereka bertanding.


"Buat apa kamu kesini..?, jangan pura-pura baik padaku"ucap han zhang dengan nada dingin dan juga menatap lu chen dengan tajam.


Saat perawat itu melihat interaksi antara han zhang dan lu chen,dia pergi meninggalkan mereka agar bisa berbicara dengan leluasa, dan juga agar permasalahan mereka bisa cepat di selesaikan.

__ADS_1


"Aku kesini mau minta maaf padamu atas ucapanku tadi dan sebenarnya aku berbicara seperti itu agar kamu tak menggunakan kekuatan elemenmu saja tapi menggunakan cara lainnya, bukan mengandalkan elemenmu, sepertinya ucapanku itu disalah artikan oleh mu yang membuatmu marah padaku"ucap lu chen.


"Ha.. kamu kira aku percaya padamu, kamu berpura-pura saja agar orang lain kasian padamu dan membenci aku"ucap han zhang.


"Bukan begi..."ucap lu chen yang terpotong oleh ucapan han zhang.


"Kamu itu memang bermaksud merendahkan aku saat dipertandingkan tadi, jadi jangan pura-pura saat didepanku"ucap han zhang dengan nada tinggi.


Saat han zhang berbicara dengan nada tinggi para murid yang masih sadar dan juga para perawat melihat kearah mereka.


"Kamu ini,sudah baik lu chen mau minta maaf padamu,padahal itu salahmu karena salah mengartikan apa ucapannya"ucap xing yun kesal karena lu chen di bentak oleh han zhang.


"Kamu membelanya karena memang kalian itu bersekongkol untuk menghinaku, tapi mau terlihat baik dimata orang lain" han zhang.


"Ah.. susah yah... kalau ngomongnya sama batu gak akan ngerti-ngerti"ucap xing yun yang sudah jengkel dengan sikap han zhang.


"Kamu tuh.. memang batu, susah banget ngertinya,dan lagi buat apa kamu bertengkar dengan bocah,harusnya kamu itu mengerti karena dia masih kecil"ucap xing yun.


"Kamu itu sudah besar masih saja seperti anak kecil, kamu harusnya mengerti jika dia salah berbicara,karena wajar dia kan masih kecil,dan lagi dia sudah minta maaf kamu malah menuduhnya macam-macam"ucap xing yun dengan nada tinggi karena sangat kesal kepada han zhang, padahal dia sudah menahannya sejak tadi agar tak meledak-ledak.


"Aku ini bukan anak kecil..aku itu sudah besar"ucap lu chen dengan muka yang memerah, karena merasa malu.


Semua yang mendengar dan yang melihat lu chen menjadi gemas rasanya ingin mencubit pipinya yang seperti bakpao itu.


"Kamu ini ada-ada saja lu chen, kamu itu masih kecil umurmu saja belum sampai setengah dari umurku, jadi tak usah menganggap dirimu sudah besar,lagian mana ada kamu sudah besar jika masih suka bilang kata jiejie, dan masih mengikuti setiap apa yang dilakukan jiejiemu itu, seperti anak ayam"ucap xing yun sambil tertawa kecil.


Semua orang yang mendengar apa yang diucapkan xing yun tertawa, kecuali han zhang dan lu chen, lu chen yang mendengar itu membuat mukanya semakin memerah, dia tak bisa mengelak karena apa yang di ucapkan xing yun itu benar.

__ADS_1


"Kalian ini sebenarnya mau apa kemari..? mau melawak disini tapi kalian harus tau tempat, bukannya kalian kesini mau minta maaf"ucap han zhang.


"Sudah tak marah jadinya..."ucap xing yun sambil tersenyum.


Melihat senyum xing yun membuat han zhang terpanah karena kecantikannya, dan membuatnya salah tingkah serta wajahnya yang sudah memerah.


"A. ku..memang kapan aku marah"ucap han zhang dengan terbata-bata juga mukanya sudah memerah.


"Hahaha.. lihat mukanya memerah, kamu sedang malu yah.. "ucap xing yun saat melihat muka han zhang yang memerah.


"Tidak.. aku tidak malu" ucap han zhang yang wajahnya semakin memerah.


"Kalian berdua itu sama saja, kalau malu tak mau mengaku"ucap xing yun sambil tersenyum.


"Sudahlah xing yun..,kita pergi dari sini saja,kita menganggu istrahat mereka"ucap lu chen sambil menujuk para murid yang sedang terbaring.


"Hahah... bilang saja kamu malu di lihat banyak orang"goda xing yun kepada lu chen.


"Ayolah kita keluar, Iya aku malu, jadi sekarang kita keluar"ucap lu chen dengan terbata-bata dan juga sambil menarik-narik tangan xing yun.


"Baik.. baiklah ayo kita keluar,han zhang kamu mau ikut atau tidak..?"ucap xing yun.


Sekian dulu ceritanya....


Tolong like, vote, dan berikan bintang.......


Terimakasih.....

__ADS_1


__ADS_2