
"jiejie sangat kejam memberikan latihan"ucap xing yun dalam hati sambil berlari.
Xia hua melihat xing yun dan han zhang yang sudah berlari,dia hanya tersenyum melihat tingkah mereka yang mengingatkannya saat pertama kali melatih lu chen.
Setelah melihat mereka sudah pergi berlari xia hua tak lupa dengan lu chen yang harus dia latihan juga, xia hua menyuruh lu chen memperhatikan baik-baik setiap gerakan seni pedang yang dia praktekan.
Setelah xia hua mempraktekan beberapa seni pedang kepada lu chen, dia menyuruh lu chen untuk memperagakan kembali gerakan-gerakan seni pedang yang dia praktekan.
Lu chen melakukan gerakan seni pedang dengan cukup baik, hanya saja saat dia memperlihatkan gerakan-gerakannya masih ada yang kurang(belum hafal dengan benar setiap gerakannya),dan saat dia memperagakan gerakannya masih sangat kaku,xia hua yang melihat itu hanya memberikan beberapa masukan kepada lu chen bila dia salah,atau ada yang kurang dalam setiap gerakannya.
"Sudah bagus, hanya kurangnya kamu masih sangat kaku dan masih belum hafal semua gerakan yang ku berikan"ucap xia hua.
"Lu chen.. kamu harus sering-sering melatih lagi seni pedang yang sudah ku berikan mau ada aku atau tidak ada aku,kamu harus tetap berlatih"lanjut xia hua.
"Tenang saja aku pasti akan selalu berlatih jiejie."ucap lu chen.
"Bagus, kamu pasti capek lebih baik kita istirahat dulu dan juga aku akan memberikan mu jus jeruk,karena kamu sudah berlatih dengan baik saat aku tak ada juga sesuai dengan janjiku"ucap xia hua yang mengeluarkan jus jeruk dalam cincin samudranya,lalu memberikannya kepada lu chen.
"Ku kira jiejie lupa akan memberikan ku jus jeruk sesuai janji, ternyata jiejie tak lupa"ucap lu chen sambil tersenyum,lalu mengambil jus jeruk yang diberikan oleh xia hua.
"Aku tak mungkin lupa pada janjiku"ucap xia hua sambil mengelus kepala lu chen.
Mereka meminum jus jeruk itu sambil berbincang-bincang sebentar,setelah jus jeruk itu sudah habis xia hua menyuruh lu chen untuk menggulang lagi setiap seni pedang yang sudah dia berikan.
__ADS_1
Disisi lain jin wei juga sedang melatih tiga temannya,jin wei menyuruh mereka untuk berlari semampu mereka setelah itu mengulang setiap gerakan seni pedang yang sudah mereka pelajari selama disekte.
"Jika dilihat-lihat latihan yangku dapatkan sama dengan dua anak kecil yang di latih oleh xia hua"ucap yhu ley dalam hati sambil berlari.
Yhu ley merasa malu,karena latihan yang dia terima hampir sama dengan anak-anak baru.
Yhu ley dan dua orang lainnya masih berlari mengelilingi ruangan itu sesuai yang di suruh oleh jin wei.
Setelah xia hua memberikan lu chen dan dua temannya,sambil menunggu mereka menyelesaikan latihan yang sudah dia berikan, xia hua mengambil pedang lain yang ada di sebuah rak lalu mulai mengulang semua seni pedang yang dulu sudah dia latih saat di zaman modern.
Kediaman Jendral Qiu
Setelah xia hua dan lu chen pergi ke sekte harimau putih para selir dan juga anak-anak mereka sangat bersukacita karena merasa tak tertekan karena keberadaan xia hua.
"Benar.. jiejie, akupun merasa senang dia tak ada, setiap j*l*n* itu berpapasan denganku rasanya aku ingin sekali menghancurkan wajahnya itu"ucap puteri ke-4(ren wei) yang sangat iri dengan wajah cantik xia hua.
"Memangnya kamu berani untuk menghancurkan wajahnya itu..!!"ucap puteri ke-2(lin xiang).
"Ah.. jiejie, kenapa berbicara begitu..?, mana aku berani dengannya yang sangat dingin pada kita,apa lagi dia sudah pernah memperingatkan kita"ucap puteri ke-4(ren wei).
"Benar sekali... ,karena kita memiliki musuh yang sama,bagaimana kita memanfaatkan saja ryu bing,setauku dia sangat menyukai putra mahkota, menurutmu apa yang akan terjadi bila dia tau jika xia hua dekat dengan putra mahkota"ucap puteri ke-2(lin xiang) sambil tersenyum.
"Ide jiejie memang selalu luar biasa, aku dengar juga ryu bing sangat arogan juga memiliki bakat yang jenius, aku rasa saat dia tau xia hua dekat dengan putra mahkota sudah dipastikan xia hua akan sama nasibnya dengan para wanita yang berusaha dekat dengan putra mahkota"ucap puteri ke-4(ren wei) sambil tersenyum.
__ADS_1
"Jadi kita tak usaha membuang tenaga kita untuk membereskan xia hua juga kita tak akan terkena kemarahan dari gegenya itu,karena tak ada bukti kita bersekongkol untuk mencelakakannya"ucap puteri ke-2(lin xiang) sambil tertawa kecil.
"Aku setuju dengan ide jiejie, besok kita akan kembali ke sekte kerajaan hewan bukan, bagaimana kita langsung mulai rencananya saat kita sampai di sekte,setauku dua bulan lagi akan di adakan kompetisi kultivasi sekte aliran netral dan putih yang akan di adakan di sekte harimau putih untuk tahun ini"ucap puteri ke-4(ren wei).
"Ah.. aku baru ingat,pantas saja kita disuruh kembali kesekte"ucap puteri ke-2(lin xiang) yang baru mengingatkan akan ada kompetisi.
"Bagaimana jiejie ini, kompetisi kultivasi itu sangat penting dan juga sangat menguntungkan bila kita masuk kedalam 5 pemenangnya yang ku dengar juara satu akan mendapatkan pil tingkat 25 juga senjata raja ,juara dua mendapatkan pil tingkat 25,juara tiga mendapatkan pil tingkat 25,juara empat dan lima mendapatkan pil tingkat 15"ucap puteri ke-4(ren wei).
"Namanya juga lupa,sepertinya kita sangat beruntung juga rencana kita bisa dipastikan berhasil"ucap puteri ke-2(lin xiang) sambil tersenyum.
"Jiejie benar... seperti alam sangat mendukung kita"ucap puteri ke-4(ren wei) yang juga tersenyum.
"Ah.. sudahlah,kita tinggal menunggu saja apa yang akan terjadi kepada xia hua"ucap puteri ke-2(lin xiang).
"Aku tak sabar melihat j*l*n* itu hancur,jika bisa aku ingin menyikasnya dengan perlahan,apalagi wajahnya yang dia banggakan itu, aku ingin menghancurkannya"ucap puteri ke-4(ren wei) yang sudah tak sabar melihat xia hua hancur.
"Memang kamu saja yang tak sabar, aku pun sama tak sabarnya denganmu melihatnya hancur, semenjak dia sadar aku semakin tak menyukainya"ucap puteri ke-2(lin xiang).
Mereka terus berbincang-bincang sambil meminum teh dan juga makan makanan ringan yang sudah ada.
Sekian dulu ceritanya........
Tolong like, vote, dan berikan bintang.......
__ADS_1
Terimakasih................❤❤❤