Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 25


__ADS_3

"Iya kamu jenius"ucap lu chen saat mendengar apa yang di ucapkan xing yun.


"Masa kamu cuman bicara begitu saja.."ucap xing yun tak senang dengan ucapan lu chen yang biasa saja.


"Terus aku harus bilang apa..?"ucap lu chen heran dengan ucapan xing yun.


"Yah..ngucapin apaan kek,jangan singkat banget sama nada biasa aja"ucap xing yun dengan nada tinggi.


Saat xing yun berbicara dengan nada tinggi banyak murid dan juga senior yang melihat mereka,saat.


"Ah..baiklah,kamu sangat jenius jiejie xing,tapi masih jeniusan jiejieku"ucap lu chen yang tersenyum.


"Kenapa kamu bilang begitu,sama aja bukan muji aku tapi jiejie kamu itu.."ucap xing yun kesal dengan ucapan lu chen.


Banyak murid dan para senior yang tersenyum melihat tingkah dari mereka berdua,apalagi tingkah lu chen yang polos dan tak mengerti akan kemarahan xing yun.


"Tapi jiejieku lebih jenius darimu dia saja sangat jago dalam bela diri tanpa ada yang mengajarinya,dan kamu hanya bakat saja yang di banggakan dan itupun hanya 2 elemen saja"ucap lu chen.


"Kenapa kamu bisa tau apa saja tentang jiejiemu itu,Apa jangan-jangan saat jiejiemu mandi pun kamu tau apa yang dia lakukan"ucap xing yun kepada lu chen dengan nada tingginya.


Banyak orang yang mendengar ucapan xing yun ingin tertawa, melihat tingkah xing yun yang seperti marah dan juga cemburu,karena lu chen selalu membangga-banggakan jiejienya itu.


"Tak mungkin jika dia mandi aku tau atau aku mengintipnya,jika itu aku lakukan aku sudah ada di dalam tanah,dan tak mungkin ada disini sekarang"ucap lu chen kepada xing yun.


"Kamu tak tau saja,saat ada pria yang mengejarnya atau menganggunya dia akan langsung memukulnya dengan sangat keras atau menendangnya sampai babak belur,itu pun jika dia berbaik hati atau hatinya sedang senang saja,jika tidak orang itu akan lumpuh selamanya"ucap lu chen dengan wajah sudah di tekuk.


Mereka semua yang melihat tingkah lu chen rasanya ingin mencubitnya,karena lu chen terlihat lucu saat dia marah ataupun sedih.


"Sudahlah..,aku minta maaf karena bersikap kekanak-kanakan,yang membuatmu binggu,aku mengerti kamu itu masih anak-anak jadi tak akan mengerti bahwa tadi aku marah padamu,karena kamu memuji jiejiemu itu"ucap xing yun mengalah karena memang lu chen lebih muda darinya jadi dia pasti tak akan mengerti.

__ADS_1


Semua orang yang melihat tingkah mereka akhirnya tertawa karena tak sanggup menahannya lagi.


"Apa yang kalian tertawakan...?"ucap xing yun kesal karena di tertawakan dan dia tak tau apa yang mereka tertawakan.


"Ahhahah...aku tak kuat menahan tawa melihat tingkah kalian yang sangat lucu hahah..."ucap salah satu murid.


"Benar kalian itu sangat lucu tau hahaha.."ucap salah satu murid lainnya.


"Apa kalian tak sadar bahwa kalian itu dari awal kalian berantem dan berbaikan lagi sudah jadi tontonan semua orang"ucap senior ming


"Ahhha..kamu itu lucu sekali,marah karena cemburu dengan setiap pujian yang di ucapkan anak itu untuk jiejienya,tapi anak itu tak sadar bahwa kamu sedang marah padanya dan dia malah tetap memuji jiejienya itu dan akhirnya kamu yang minta maaf juga,hahahha....sangat lucu"ucap senior xu.


"Oh jadi tadi itu kamu marah padaku karena itu"ucap lu chen yang baru tau bahwa xing yun marah padanya.


"Hahhahha....lihat dia saja baru sadar "ucap salah satu murid.


"Sudahlah...apa kalian bisa diam saja tak usah banyak bicara dan berhenti tertawa."ucap xing yun kesal dengan mereka.


"aahahha....perutku sakit tertawa terus,aku rasanya gemas dengan tingkah kalian jadi tak tahan untuk tidak tertawa,ahahaha..."ucap salah satu murid yang ada di dekat xing yun.


Xing yun berjalan mendekati murid itu lalu memukul murid itu dengan sangat keras di kepalanya.


"Au..kenapa kamu memukul aku"ucap murid itu


"Aku kan sudah bilang jangan tertawa lagi,tapi kamu tak dengar juga,yah...jadi aku pukul deh"ucap xing yun pada murid itu.


"Jika kalian tak berhenti tertawa juga aku akan memukul kalian,sama sepertinya"ucap xing yun sambil menunjuk murid baru yang dia pukul itu.


"Sudahlah xing yun tak usah marah seperti itu,jika jiejieku di sini dan ada di posisimu dia akan bilang padaku tak usah pedulikan orang yang menertawakan hal yang tak penting,karena mereka semua orang yang tak ternilai dalam hidup kita,jadi tak usah pedulikan hal itu dan orang yang menertawakan kita kan bukan seorang dewa atau sang pencipta jadi tak usah peduli,juga mereka juga tak tau apa yang akan terjadi di beberapa waktu ke depan bisa saja sesudah menertawa kita,mereka langsung dicabut nyawanya lalu mati"ucap lu chen dengan santai.

__ADS_1


Semua orang yang mendengar apa yang di ucapkan lu chen langsung berhenti tertawa,mereka terasa tersindiri dengan ucapan lu chen.


"Apa maksudmu berkata begitu,apa kamu mendoakan kami mati setelah menertawakan kamu"ucap salah satu murid.


"Aku tak bermaksud menyindir hanya saja,itu yang selalu di ucapkan oleh jiejieku,saat ada orang yang membicarakannya"ucap lu chen.


"Alasan saja kamu."ucap salah satu murid.


"Kalian tak boleh memojokan lu chen,kalian itu harus tau diri,umur kalian itu lebih tua darinya harusnya jangan memojokkannya"ucap xing yun.


"Sudahlah xing yun tak usah marah membuang emosi saja,itu tak baik untuk tubuh nanti cepat tua dan keripun kata jiejieku,jadi jangan marah"ucap lu chen.


Para senior tersenyum saat mendengar ucapan lu chen.


"Sudah kalian tak usah berdebat lagi"ucap senior zi.


"Mari kita lanjutankan pelajaran saja"ucap senior ming.


Para murid baru mulai diam dan memulai pelajarannya dengan senior ming,senior ming mulai menjelaskan tentang kultivasi dan sesekali memberikan pertanyaan kepada murid-murid baru, dan setelah itu selesai pembelajaran.


"Ah..badanku pegel-pegel apalagi bokongku sakit,dari tadi duduk terus"ucap xing yun.


"Tapikan tak secapek kemarin"ucap lu chen.


"Iya..sih..,tapi sama aja membuat aku capek"ucap xing yun.


"Sudahlah kita kembali ke kediaman masing-masing untuk istrahat,karena besok kita akan melakukan ujian"ucap lu chen.


"Benar juga kita harus istrahat dengan cukup agar tidak capek besok,yah..sudah kita harus cepat kembali"ucap xing yun sambil menarik tangan lu chen.

__ADS_1


Sekian dulu ceritanya......


Tolong like,komen,vote,dan beri bintang lima.....


__ADS_2