
"Tapikan... "ucap lu chen dengan terpotong-potong.
"Tapi apa..? "ucap jin wei dengan nada dingin sambil menatap tajam lu chen.
Lu chen yang merasa ditatap tajam oleh jin wei hanya diam saja karena takut.
"Ah.. sudahlah kalian ini, cuman karena minum saja kalian ribut"ucap xia hua yang mulai kesal dengan mereka.
"Xia hua aku ingin jus jeruknya"ucap yhu ley.
"Baik-baik, jus jeruknya bisa kalian dapatkan jika kalian rajin latihan dengan benar, karena hari ini kalian sudah latihan aku akan memberikannya"ucap xia hua lalu mengeluarkan jus jeruk dari dalam cincin samudra.
"Ini ambillah"lanjut xia hua sambil memberikan beberapa jus jeruk kepada mereka.
Mereka mulai mengambil jus jeruk, hanya tinggal xing yun dan han zhang yang belum mengambil jus jeruk itu.
"Kenapa kalian diam saja...?ambilah jus jeruk ini,kalian juga sudah berlatih dengan baik jadi kalian berhak mendapatkannya."ucap xia hua sambil memberikan jus jeruk itu kepada mereka berdua.
"Em.. baiklah, terimakasih jiejie"ucap xing yun lalu mengambil jus jeruk yang diberikan oleh xia hua.
"Terimakasih jiejie"ucap han zhang yang juga mengambil jus jeruk yang diberikan oleh xia hua.
Mereka berdua mulai meminum jus jeruk itu, setelah meminumnya tubuh mereka terasa segar dan bertenaga lagi.
"Minuman ini sangat enak juga membuat tubuhku bertenaga lagi"ucap xing yun sambil tersenyum.
"Benar minuman ini sangat enak xia hua"ucap yhu ley.
"Kamu harus sering-sering membuatnya untuk gegemu ini"ucap jin wei.
Mereka berbincang-bincang sebentar setelah itu mereka berjalan turun untuk pergi keluar dari shi jian.
"Bagaimana kita pergi ke paviliun shi tang untuk makan setauku sore ini ada jenis makanan terbaru"ucap thu chi.
"Mari kita pergi, aku penasaran makanan apa yang akan mereka sajikan"ucap yhu ley.
__ADS_1
"Baiklah,ayo kita pergi"ucap xia hua.
Mereka pergi bersama-sama ke shi tang, saat diperjalanan mereka membicarakan kompetisi sekte yang diadakan dua bulan lagi, di sekte harimau putih dan para murid boleh ikut kompetisi ini.
Di shi tang
Xia hua dan yang lainnya sudah sampai di shi tang, benar saja di sana sudah ada jenis makanan baru,makanan itu sejenis bubur ayam di zaman modern hanya saja tak memiliki rasa.
Makanan itu sudah mulai menjadi makanan kesukaan para murid,setiap murid yang datang pasti memesan makanan itu berbeda dengan xia hua,dia merasa mual saat memakan jenis bubur baru itu karena tidak memiliki rasa,hanya wanginya saja yang menarik perhatian xia hua.
"Em.. jiejie kenapa tak memakan bubur ini..? "ucap lu chen sambil menunjuk bubur yang ada di depan xia hua.
"Ah.. tak apa-apa, jika kamu masih lapar makan saja milikku ini"ucap xia hua lalu menggeserkan bubur itu kedakat lu chen.
"Jiejie tau saja jika aku masih lapar"ucap lu chen setelah menghabiskan satu mangkuk,lalu mengambil bubur milik xia hua.
Xia hua hanya tersenyum saat melihat lu chen yang memakan bubur miliknya dengan sangat lahap, seperti sudah tak makan berhari-hari.
Setelah bubur itu di makan oleh lu chen, xia hua memesan beberapa buah-buahan untuk dia makan.
"Xia hua..,apa kamu hanya makan buah saja..?, kenapa kamu tak makan makanan lainnya selain buah..?"ucap jin wei.
"Oh.. jika begitu saat aku pergi melakukan misi,aku akan membawa beberapa buah dari luar kerajaan han"ucap jin wei.
"Padahal aku juga ingin makan daging, hanya saja aku mual saja saat akan memakannya,karena tak ada rasa"ucap xia hua dalam hati.
"Setelah makan, apa yang akan kamu lakukan xia hua..? "ucap thu chi dengan mulut yang penuh dengan bubur.
"Gege habiskan dulu bubur yang ada dimulutmu baru berbicara,itu sangat tidak sopan"ucap xia hua saat melihat thu chi berbicara saat mulutnya penuh dengan makanan.
Setelah mendengar teguran dari xia hua, thu chi dengan cepat menghabiskan makanan yang ada dimulutnya.
"Maaf aku bukan bermaksud tidak sopan"ucap thu chi setelah menghabiskan makanan yang berada dimulutnya.
"Jangan seperti itu lagi lain kali, kalian juga saat makan jangan berbicara"ucap xia hua sambil melihat lu chen dan dua temannya.
__ADS_1
"Tenang saja jiejie, aku tidak seperti itu saat makan"ucap lu chen dengan tersenyum kearah thu chi sambil mengangkat satu alisnya.
Thu chi merasa kesal dengan tingkah lu chen kepadanya, dia merasa seperti di sepelekan.
"Sialan anak ini, dia bertingkah pada ku seperti itu,untung kamu adiknya xia hua jika tidak sejak tadi sudahku berikan hukuman"ucap thu chi dalam hatinya.
"Setelah ini aku akan kembali ke shi jian untuk berlatih,apa yang akan kalian lakukan setelah makan...?"ucap xia hua.
"Aku akan kembali ke kediaman para murid untuk istirahat"ucap yhu ley.
"Sama aku juga akan kembali kekediaman untuk istirahat"ucap thu hao.
"Jiejie,lebih baik aku ikut dengan jiejie berlatih"ucap lu chen.
"Tak usah, anak kecil harus tidur lebih awal,biar aku berlatih bersama xia hua"ucap thu chi,dia tak mau lu chen terus bersama xia hua.
"Lebih baik kalian berdua istirahat saja, besok aku akan memberikan latihan yang lebih berat dari latihan hari ini"ucap jin wei,sebenarnya dia ingin menjauhkan semua orang yang selalu ingin dekat terus dengan adiknya itu.
"Em... lebih baik kalian bertiga istirahat saja, karena aku mau berkultivasi dan aku tak mau ada yang menganggu"ucap xia hua, dia tau jika diam saja akan menimbulkan perdebatan adu mulut dari tiga orang ini.
"Ah.. jika begitu,terserah padamu saja"ucap thu chi.
"Seriusan jiejie tak mau aku temani saat berlatih"ucao lu chen sambil berharap xia hua mengubah fikiran.
"Aku seriussan,aku tak mau diganggu saat latihan"ucap xia hua.
"Jika itu keputusanmu, aku sih.. setuju saja"ucap jin wei.
Mereka melanjutkan makan mereka, xia hua juga memakan buah yang sudah dia pesan tadi.
Setelah makan xia hua berpisah dengan yang lainnya, dia kembali ke shi jian untuk berkultivasi dan dia juga baru ingat pada pedang yang sudah dia miliki(sebelum dia masuk ke sekte)dia belum melakukan kontrak darah dengan pedang itu,pedang itu masih dia simpan di cincinnya.
"Pantas saja, aku merasa ada yangku lupakan ternyata,aku lupa melakukan kontrak darah dengan pedang itu"ucap xia hua saat dia ingat,sambil berjalan kearah shi jian.
Sekian dulu ceritanya......
__ADS_1
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang....
Terimakasih........