
Karena kesal xia hua langsung berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan pergi meninggalkan xuan zi dan wei zhou, dia malas meladeni semua ucapan xuan zi yang menyebalkan.
Xuan zi ingin mencegah xia hua pergi tapi di tahan oleh wei zhou, wei zhou tau bahwa xia hua sedang kesal dengan adiknya ini makanya dia menakan xuan zi.
"Apaan sih tuh dua orang tiba-tiba dateng segala membuat moodku tak baik saja"ucap xia hua yang masih berjalan terus sambil menendang batu-batu kerikil yang dia temukan di jalan.
Xia hua kurang fokus melihat kedepan karena dia malah lebih memfokus kepada para batu kerikil yang dia tendang,tanpa sadar dia berjalan tanpa arah.
Saat sadar xia hua bingung sendiri karena dia tak tau di ada di mana tempat itu seperti sebuah taman yang sangat luas,taman itu di tumbuhi oleh pohon-pohon sakura bukan itu saja di tengah taman itu ada sebuah kolam yang lumayan besar.
Tanpa sadar xia hua berjalan terus ke arah kolam yang di tumbuhi oleh teratai-teratai dengan bunga yang beraneka warna, membuat kolam itu sangat indah.
"Indah.. sekali"ucap xia hua takjub melihat ke indahan itu.
Tanpa xia hua sadari sejak tadi ada seorang yang memperhatikannya dari atas pohon sakura, orang itu hanya tersenyum melihat xia hua.
"Apa yang sedang gadis itu lakukan..?"ucap pria dalam hati,dia masih terus memperhatikan setiap gerak-gerik xia hua.
Xia hua terus memperhatikan kolam itu di sana bukan hanya ada tumbuhan saja tapi ada ikan-ikan koi yang sangat cantik warnanya.
Karena kaki xia hua kepanasan dia membukak sepatu miliknya sambil melihat ke sekitar untuk memastikan tak ada orang yang memperhatikannya, setelah memastikan dia memasukkan kaki kedalam kolam.
"Ah...dinginnya"ucap xia hua,saat memasukkan kakinya ada ikan koi yang mencium kakinya, membuat dia kegelian.
"Hahahaha...kamu sangat nakal"ucap xia sambil tertawa,karena ikan-ikan itu menciumi kakinya.
"Ah.. sudah.. sudah"ucap xia hua sambil terbahak-bahak,karena para ikan itu tak berhenti menciumi kakinya.
Seorang itu adalah seorang pria yang memperhatikan tingkah xia hua hanya tersenyum-senyum saja,karena tingkah xia hua yang berbeda dari wanita-wanita lainnya lalu dia turun dari pohon lalu berjalan menghampiri xia hua.
Saat dia didekat xia hua,dia membuka sepatunya juga lalu duduk di dekat xia hua sambil memasukkan kakinya kelam air.
Saat xia hua merasa ada orang yang duduk di sebelahnya,dia langsung menengok ke samping untuk melihat orang tersebut,saat dia menengok pria itu melihat xia hua sambil tersenyum ke arahnya.
"Aku ikut berendam denganmu yah.. "ucap pria itu sambil tersenyum.
__ADS_1
"Em.. "ucap xia hua sambil menganggukan kepalanya,lalu memandang ke kolam kembali.
"Ah.. aku belum memperkenalkan diri namaku wei lan yu,aku berharap kita bisa jadi teman"ucap lan yu sambil tersenyum.
Xia hua hanya mengabaikan lan yu dan malah fokus kepada kakinya yang sedang dia rendam.
"Jika kamu diam itu artinya kamu setuju yah"ucap lan yun saat melihat xia hua mengabaikannya.
Xia hua tetap terus mengabaikan lan yu,sebenarnya dia diam saja karena sedang berfikir dia merasa seperti melupakan sesuatu jadi tanpa sadar dia mengabaikan lan yu.
"Jadi benar kita sudah jadi teman"ucap lan yu dengan suara lebih tinggi,membuat xia hua bangun dari lamunannya karena kaget.
"Apa..? "ucap xia hua yang baru sadar.
"Aku bilang kita sudah jadi teman"ucap lan yu sambil tersenyum.
"Apa..? sejak kapan.?,aku saja tak tau kamu siapa..? "ucap xia hua.
"Ah..jadi dari tadi kamu diam saja saat aku berbicara itu karena kamu sedang melamun yah.."ucap lan yu sambil menggelengkan kepalanya.
"Salam kenal juga namaku Qiu xia hua"ucap xia hua datar.
"Jadi bagaimana..?,apa mau jadi temanku..? "ucap lan yu dengan berharap.
Saat xia hua pikir-pikir lagi apa yang dia lupakan, dia baru ingat bahwa sekarang ada pelajaran kultivasi dan dia tidak boleh telat.
Saat mengingat itu dia langsung berdiri dari duduknya dan mengambil sepatunya miliknya setelah itu memakainya lalu berjalan pergi.
Melihat xia hua terburu-buru pergi lan yu juga ikut berdiri sama seperti xia hua, lalu memegang tangan xia hua yang hendak pergi.
"Kamu mau kemana..? "ucap lan yu sambil memegang tangan xia hua.
"Aku tak ada waktu lagi...bisa tolong lepas tanganku, aku hampir telat masuk ke dalam pelajaran"ucap xia hua sambil berusaha melepaskan tanganya yang di pengang oleh lan yu.
__ADS_1
"Baik jika begitu..aku lepas,tapi sekarang kita sudah jadi teman yah"ucap lan yu sambil melepaskan tangannya itu dari tangan xia hua.
"Terserah...kamu saja"ucap xia hua lalu berjalan pergi.
Saat di tengah perjalanan dia baru ingat bahwa dia tak tau jalan, akhirnya dia kembali ke arah taman itu lagi.
"Ah.. untung kamu masih di sini"ucap xia hua saat melihat lan yu yang sedang duduk sambil bersandar ke pohon sakura.
"Kenapa kamu kembali..?,bukannya kamu sedang buru-buru!"ucap lan yu saat melihat xia hua, dia langsung berdiri menghampiri xia hua.
"Aku baru ingat bahwa..aku tak tau jalan, jadi tolong bantu aku bisakah..? "ucap xia hua.
"Ah.. kamu ini bagaimana bisa tersesat segala,jadi kamu mau kemana akan ku antar"ucap lan yu.
"Aku mau ke Paviliun shi jian,jadi maaf merepotkan yah"ucap xia hua.
"Ya..tak apa, kita kan sudah menjadi teman"ucap lan yu.
"Ayo kita pergi...bukannya kamu tadi buru-buru"lanjut lan yu.
Paviliun Shi jian
Xia hua dan lan yu jalan bersama-sama sambil berbincang-bincang,tanpa mereka sadari mereka sudah ada di depan paviliun shi jian.
"Terimakasih..sudah mau mengantarkan aku"ucap xia hua dengan tersenyum tipis.
"Iya.,lebih baik kamu banyak tersenyum membuatmu menjadi lebih cantik,biasakan untuk tersenyum jangan terlalu datar"ucap lan yu sambil tersenyum.
"Ada-ada kamu ini, ya..sudah aku masuk dulu, aku sangat berterimakasih yah untuk hari ini kamu sudah membantuku"ucap xia hua lalu berjalan masuk kedalam.
"Gadis yang aneh dan juga lucu"ucap lan yu sambil tersenyum.
"Memang gadis yang sangat menarik"lanjut lan yu lalu berjalan pergi dari sana.
Sekian dulu ceritanya......
__ADS_1
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..
Terimakasih.....❤❤❤