Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 18


__ADS_3

Mereka tidak sadar bahwa mereka di perhatikan oleh para murid baru dan juga para senior karena mereka sangat berisik


"Ayolah...sekali saja tersenyum yah..."ucap Yen yi long kepada xia hua.


"Apa..sih kalian itu berisik banget,kenapa aku doang yang harus tersenyum..?"ucap xia hua pada mereka.


"Kan..kita penasaran saja,karena sikap mu terlalu dingin jadi belajarlah untuk tersenyum"ucap yao nan


"Kalian pada gila apa,buat apa aku tersenyum tak penting sekali"ucap xia hua dengan nada dingin dan tanpa ekspresi.


Para murid baru dan para senior yang melihat perdebatan mereka jadi penasaran,akhirnya kelompok mereka menjadi tontona di sana ,beberapa menit mereka(murid baru dan senior) menonton perdebatan itu mereka sudah paham apa yang di debatkan oleh mereka.


"Aku juga penasaran saat dia tersenyum,belum tersenyum saja cantik,tapi sikapnya itu dingin banget"ucap salah satu murid baru.


"Iya,aku juga penasaran"ucap salah satu murid lainnya.


Akhirnya bukan hanya bujukan dari anggota kelompoknya tapi,para murid dan juga senior mendukung apa yang di inginkan anggotanya.


"Apa...sih,kalian itu tak bisa memaksaan aku"ucap xia hua dengan nada tinggi dan dingin.


"Tapi sekali saja yah...."ucap mereka serempak.


"Ah...kalian ini siapa sih...bisa maksa aku segala,males deh...,sikap kalian itu gak penting banget"ucap xia hua


"Ayolah sekali saja,dikitpun tak apa"ucap tan han.


"Baiklah tapi cuman sebentar saja,permintaan kalian ini aneh sekali dah..."ucap xia hua


Lalu xia hua mengambil nafas dan tersenyum kecil dengan cepat dia menganti ekspresinya menjadi dingin lagi.


"Kamu curang xia hua kita tak melihat jelas,kamu tersenyum"ucap zhao lin


"Kan tadi aku udh bilang bentar,ya udahkan"ucap xia hua lalu lanjut membaca buku.


Mereka hanya melihat senyum xia hua sekilas,mereka merasa geram dengan sikap dingin dan acuhnya xia hua.


"ayolah sekali lagi tapi lama yah..."ucap yao nan


"baiklah sekali lagi tapi jangan pernah menggangu ku lagi"ucap xia hua,lalu tersenyum sangat manis selama 1 menit lalu kembali ke ekspresi dinginnya,lalu membaca kembali buku yang di bawanya.


Semua orang yang melihatnya tak percaya bahwa xia hua bisa tersenyum sangat manis.

__ADS_1


"Dia sangat manis..,tapi sikapnya sangat dingin"ucap salah satu murid


"Jika saja dia adikku,mungkin aku akan memaksanya untuk tersenyum padaku saja tak akan ku bagi kepada orang lain"ucap thu chi


"Aku tak rela dia jadi adikmu,mending dia jadi adikku saja"ucap thu hao


"Kalian ini,kaya dia mau jadi adik kalian saja..?"ucap yhe yiyin


"Tentu saja...dia mau"ucap thu hao dan thu chi bersamaan.


"Coba buktikan padaku,kalau kalian bisa membuat dia jadi adik kalian...!!"ucap yhe yiyin


"Baik aku buktikan"ucap thu hao lalu pergi berjalan ke arah xia hua.


"Em...perkenalkan namaku thu hao"ucap thu hao pada xia hua,tapi xia hua hanya melihat thu hao lalu fokus kepada bukunya kembali.


"Em..namamu xia hua,bukan...,apa kamu mau menjadi adikku..?"ucap thu hao kepada xia hua.


"Apa kalian tak ada kerjaan...,dan kamu mau aku jadi adikmu,kalau gitu aku mau asalkan kamu minta izin dulu pada gegeku Qiu jin wei"ucap xia hua pada thu hao.


Saat mendengar nama Qiu jin wei,thu hao kaget dan mematung tanpa berbicara lagi, agak seram saat dia membayangkan meminta izin pada jin wei.


"Gila...gegenya Qiu jin wei,bagaimana izinnya,dia lewat aja aku merinding sendiri,karena tatapannya tajam dan aura pembunuh yang selalu dia keluarkan,apalagi minta izin lagi,kayanya aku mati duluan"ucap thu hao dalam hati karena merinding.


"Apa masih mau aku jadi adikmu...?"ucap xia hua


"Masihlah"ucap thu hao


"Emang kamu tak takut pada kakakku em...."ucap xia hua.


thu hao langsung terdiam,karena tak tau apa yang mau dia katakan lagi.


Banyak orang yang menyaksikan penolakan dari xia hua kepada senior hao,meskipun mereka tak mendengar dengan jelas apa yang mereka bicarakan,dan thu chi juga melihatnya.


thu chi berjalan dimana thu hao dan xia hua berada.


"xia hua kamu mau kan jadi adikku...?, tak usah jadi adik thu hao"ucap thu chi


"Bisa tapi izin dulu gegeku"ucap xia hua


"Gegemu siapa..?"ucap thu chi

__ADS_1


"Gegeku namanya Qiu jin wei,kalau dia mengizinkan untuk jadi adik kalian aku akan mengakui kalian gegeku"ucap xia hua


"Ah..gegemu Qiu jin wei...?"ucap thu chi


"Iya"ucap xia hua


"Hahaha....kalau dia gegemu harusnya dia sudah di sini"ucap thu chi


"Kalian tak percaya aku adiknya,jika begitu panggil dia kemari,bilang Qiu xia hua mencarinya"ucap xia hua


"Yhe yiyin,tolong kamu panggil Qiu jia wei,kemari"ucap thu chi


"Kenapa aku,kenapa bukan thu hao saja..?"ucap yhe yiyin


"Kamu tau sendiri tak ada yang berani memanggilnya kecuali para penatua dan kita berdua saja"ucap thu chi


"Baiklah"ucap yhe yinyin pergi dari lapangan pergi ke kediaman murid dalam untuk bertemu Qiu jia wei.


"Kita tunggu saja,Qiu jia wei datang"ucap thu chi


"Em..."ucap xia hua yang melihat sekilas muka thu chi lalu fokus kembali ke bukunya.


Setelah beberapa lama Yhe yiyin datang bersama dengan seorang pria tampan, awalnya para wanita kagum saat dia lewat para wanita itu menjadi takut karena aura pembunuh yang keluar darinya.


"Ada apa kamu panggil aku,jika tak penting kamu akan dapat hukuman dariku"ucap Qiu jia wei


"Jangan begitulah,aku memanggilmu karena ada seorang yang bilang bahwa dia adalah adikmu"ucap thu chi


"Siapa..?"ucap Qiu jia wei dengan dingin tapi dengan auran yang lebih kuat.


"Apa gegeku sudah lupa padaku..!"ucap xia hua yang masih membaca bukunya.


"Kamu siapa..?"ucap Qiu jia wei dengan nada dingin tapi aura pembunuhnya sudah dia hilangkan.


"Haahha...luar biasa gegeku sendiri lupa padaku"ucap xia hua lalu menutup bukunya dan berdiri setelah itu dia memukul kepala Qiu jia wei menggunakan buku yang dia bawa.


Apa yang dilakukan xia hua membuat semua orang yang menyaksikan kaget dan takut bila Qiu jia wei marah.


Sekian dulu...


jangan lupa like,komen dan vote.....

__ADS_1


Terimakasih......


__ADS_2