
Saat xia hua pergi yao nan menatap kedua orang yang ada disebelahnya.
"Ah... maaf kan temanku itu, dia memang begitu jika dengan orang baru....sikapnya terkadang seenaknya sendiri"ucap yao nan sambil tersenyum yang canggung.
"Ah....iya tak apa, kami mengerti"ucap chang yi.
"Ayo kita pergi sekarang!"ucap chang yi.
"Ah.. iya"ucap yao nan.
Mereka berjalan bersama keluar dari kedai.
"Ah.. gomong-gomong jika boleh tau umur kedua senior ini berapa? "ucap yao nan.
"Ah.. boleh,tahun ini umurku 19 tahun,aku dan fei xing hanya beda satu tahun saja"ucap chang yi.
"Em..begitu yah,berarti aku dengan senior hanya beda dua tahun saja....em... apa boleh aku memanggil nama saja tak usah panggil senior"ucap yao nan sambil menatap chang yi dengan sangat berharap.
"Em...aku juga ingin seperti xia hua yang bebas memanggil orang lain yang berbeda beberapa tahun hanya dengan nama, maaf bila aku tidak sopan senior.... padahal kita baru bertemu"lanjut yao nan sambil tersenyum canggung.
Chang yi dan fei xing hanya diam mendengar kan dan melihat tingkah yao nan yang seperti anak kecil yang menginginkan sebuah permen.
"Tak apa, kamu boleh panggil aku sesuka mu"ucap chang yi sambil mengacak-acak rambut yao nan.
Yao nan yang diperlakukan itu menjadi malu dan juga senang.
"Ah.. aku beruntung sekali bisa dekat dengan pria tampan,aku mulai dengan pengenalan seperti ini...agar dekat dengan nya semoga dia menjadi jodohku"pikir yao nan.
Yao nan melamun sambil berjalan,tanpa dia sadar dia hampir ditabrak oleh kereta kuda, jika saja chang yi tidak menariknya.
"Hei.... jika berjalan itu hati-hati,hampir saja tertabrak....jika ingin mati jangan dijalan ini"ucap kusir kuda sambil berteriak karena dan kereta kuda yang tetap berlaju pergi.
Yao nan yang ditarik masuk kedalam pelukan chang yi membuat jantungnya berdetak dengan cepat,yao nan tak mendengar apa yang diucapkan oleh kusir dan hanya fokus pada detak jantungnya itu.
"Apa kamu tak apa-apa? "ucap chang yi.
Yao nan menjadi salah tingkah karena sadar bahwa dia ada di dalam pelukan chang yi.
Dia buru-buru membetulkan berdirinya dan rasanya menjadi canggung.
"Ah.. iya aku baik-baik saja"ucap yao nan.
"Kenapa Detak jatung ku berdetak begitu cepat...tak mungkin kan aku jatuh cinta....pasti itu karena terkejut...itu pasti"pikir yao nan.
"Jika begitu..kita lanjut jalan, kamu jangan melamun lagi"ucap chang yi.
__ADS_1
Fei xing hanya menatap geli tingkah yao nan dan chang yi.
"Yang satu pemalu dan bodoh....satunya lagi tidak peka, ah...benar-benar kenapa aku harus dikelilingi oleh orang-orang seperti ini"pikir fei xing.
"Lebih baik aku tinggal saja mereka berdua"pikir fei xing.
Saat mereka berjalan tanpa berbicara apapun yang terdengar hanya suara dari para warga yang berjualan beli.
"Ehm.... chang yi aku tak jadi pergi bersama kalian,aku baru ingat bahwa ada janji dengan orang lain... jadi kalian kembali berdua saja"ucap fei xing.
"Ah.. jika begitu pergilah"ucap chang yi.
Fei xing langsung pergi meninggalkan mereka berdua,yao nan dan chang yi hanya menatap fei xing yang pergi menjauh.
Lalu saling menatap satu dengan yang lainnya.
"Ayo kita lanjut"ucap chang yi.
Ditempat lain lan yu,xuan zai,lan zhan dan wei zhou entah mengapa menjadi semakin dekat hari kehari.
Mereka menjadi sering pergi bersama mulai dari latihan bersama,makan,hampir pergi kemana-mana bersama sama seperti saat ini.
Lan yu
Lan zhan
Wei zhou
"Bagimana? apa hari ini kalian sudah bertemu dengan xia hua? "ucap Lan yu.
"Belum...hari ini aku belum melihatnya"ucap Lan zhan.
"Bagaimana denganmu apa sudah bertemu dengannya? "ucap Lan yu kepada wei zhou.
"Sama akupun belum melihatnya"ucap Wei zhou.
"Em... begitu"ucap Lan yu.
__ADS_1
Tapi Lan yu langsung terdiam diam seperti sedang berfikir,lalu menatap xuan zai dan diikuti kedua orang lainnya.
"Lalu bagaimana dengan mu? aku yakin kamu sudah bertemu dengan xia hua bukan!"ucap Lan yu.
"Ah.. itu, yah... tadi saat kita latihan aku pergi keluar karena melihat xia hua yang aneh,dia biasanya sangat rajin berlatih tapi tadi dia langsung pergi saat sudah melihat tempat latihan,makannya aku pergi menyusulnya"ucap xuan zai.
..."Ah.. jadi saat kita latihan dan kamu langsung pergi itu karena melihat xia hua"ucap Wei zhou....
..."Kenapa kamu tak memberikan tau kita....malah pergi sendiri"ucap lan yu....
"Jika aku kasih tau kalian...mana keburu aku mengejarnya, malah yang ada aku tak bisa menyulnya"ucap xuan zai.
"Em.. begitu,yah sudahlah"ucap Lan zhan.
"Tadi saat aku kembali ke tempat latihan,aku dengar dari beberapa murid jika fei xing dan chang yi sudah kembali ke sekte hari ini"ucap xuan zai.
"Ah.. kenapa dia harus kembali,lebih baik dia tak usah kembali"ucap Lan yu.
"Memang kenapa? "ucap Lan zhan dan Wei zhou bersamaan.
"Aku tak suka saja dia kembali,setiap dia kembali...dia selalu menjadi pusat perhatian,aku tak mau dia melirik xia hua ku"ucap Lan yu.
"Ah.. begitu,eh...bentar xia hua mu sejak kapan? xia hua itu bukan milik mu"ucap xuan zai.
"Iya...sejak kapan kau menjadi pasangan xia hua,yang ada kamu terkena pukul jika kamu berbicara begitu didepannya"ucap lan zhan sambil tertawa.
"Benar...apa katamu"ucap xuan zai yang juga ikut tertawa.
Wei zhou hanya mendengarkan sambil tersenyum saja.
Mereka berempat hanya asik berbincang-bincang tanpa mereka sadar mereka sudah menjadi pusat perhatian para murid yang lebih tepatnya para murid wanita.
"Sejak kapan keempat pria tampan ini selalu bersama"
"Entahlah....sejak seminggu yang lalu mereka sering bersama"
"Ua... mereka sangat tampan,aku sangat ingin dengan mereka"
"Sama mereka sangat tampan, jika saja aku bisa dapat salah satu dari mereka"
Para murid wanita sangat mengagumi mereka berempat,tapi mereka berempat hanya cuek saja tanpa menanggapi ucapan-ucapan itu.
Sekian dulu ceritanya.....
Tolong like, komen,vote dan berikan bintang...
__ADS_1
Terimakasih.......