Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 29


__ADS_3

Setelah yi long berbicara begitu, tiba-tiba ada yang menyerangnya dari samping,


Yi long kaget saat tiba-tiba ada yang menyerangnya,jadi dia tak siap untuk menghindar atau pun menghalau serangan itu , untungnya Senior ye syafu dengan cepat menyerang balik serangan yang menuju kearah yi long.


Ternyata yang menyerang yi long adalah elang api, satu persatu elang api mulai muncul dan menyerang.


Xia hua dan yang lainnya terus membunuh dan juga bertukar serangan dengan elang api,kelompok elang api tak ada habis-habisnya.


" Bagaimana ini, elang api terus berdatangan,dan kekuatan yang kita miliki itu terbatas "ucap zhao lin.


semua mulai kelelahan melawan elang api, terkecuali xia hua yang tak kelelahan,hanya saja dia sulit membantu teman lainya dengan keadaan para elang api terus menyerangnya dengan bersama-sama tanpa ada jeda, xia hua sudah biasa melakukan suatu pekerjaan yang sangat melelahkan malah lebih melelahkan dari saat ini.


Sudah berjam-jam mereka semua bertukar serangan dengan elang api,semua teman xia hua mulai kehabisan tenaga mereka.


"Aku harus mengamankan mereka terlebih dahulu"ucap xia hua dalam hati yang saat itu masih bertukar serangan dengan elang api.


"Penjara magma :elemen api dan tanah"ucap xia hua,lalu terkurunglah para elang yang awalnya menyerangnya itu.


"Sepertinya penjara magma bisa menahan mereka dengan lama, aku harus membantu yang lainnya"ucap xia hua, lalu pergi membantu yang lainnya dengan cara menggurung para elang api di dalam penjara magma.


Xia hua membuat pelindung dengan elemen air dan menggumpulkan semua anggota didalam pelindung yang sudah dia buat,di dalam pelindung yang sudah dia buat, dia menyembuhkan mereka yang memiliki luka dalam atau pun luka kecil dan juga memberi mereka pil pengembali stamina tingkat 20.


Para elang api dari tadi hanya memperhatikan xia hua dan yang lainnya yang berada di dalam pelindung(karena pelindungnya terbuat dari elemen air, membuatnya transparan)para elang itu tak menyerang pelindung elemen air, mungkin karena elemen yang di miliki mereka adalah api jadi mereka malas untuk terkena air, kemungkina para elang api menunggu pelindung itu hancur sendirinya.


"Lebih baik kita pergi dari sini, karena elang api tak kunjung habis"ucap yen kwang.


"Xia hua apa kamu, masih bisa mempertahan pelindung mu ini"ucap hu tian.


"Masih bisa aku mempertahan kan pelindung dari elemen air,sekitar 1-2 jam,tapi setelah itu pelindung ini akan hancur"ucap xia hua.


"Lebih baik kita pergi dari sini,kita tak tau apa masih ada elang api yang lebih kuat dari yang kita hadapi tadi,karena jumlah mereka saja sudah membuat kita kewalahan, apalagi jika ada yang lebih kuat."ucap Senior ye syafu.


"Benar.. apa yang senior ucapkan"ucap hu tian.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan menghalagi penglihatan mereka sementara dengan elemen tanah milikku"ucap lao zhu


"Lebih baik kita cepat pergi, karena aku merasa ada kekuataan yang lebih kuat dari kita semua sedang menuju kemari,kita tak tau dia musuh kita atau teman kita,jadi lebih baik kita pergi sekarang"ucap xia hua.


Lao zhu langsung membuat pagar yang tinggi dari elemen tanah untuk menghalagi penglihatan elang api,dengan cepat mereka semua pergi dari sana.


Saat mereka sudah pergi lebih jauh dari daerah itu ternyata benar saja ada yang datang yang tak lain adalah elang api tingkat 9 setara dengan kultivasi raja pertarung tingkat 7.


Saat ini xia hua dan yang lainnya sedang istrahat dibawah pohon yang rindang menghalagi sinar matahari yang menyengat.


"Ah.. capeknya dan aku lapar"ucap yi long.


"Kamu ini, kita baru saja terbebas dari ke matian, malah mau makan"ucap yao nan.


"Kitakan belum berburu apa-apa untuk kita makan siang ini"ucap li xiao.


"Bagaimana aku sudah lapar sekali, dan tadi aku tak sempat ambil daging elang api"ucap yen kwang.


"Padahal dagingnya sangat berkahasiat, bisa meningkatkan kultivasi dan juga kualitas tulang"ucap tan han.


"Jadi kita makan apa.? "ucap lao zhu.


"Ah.. padahal aku tak mau mengeluarkan makanan miliku"ucap xia hua, lalu mengeluarkan banyak makanan di dalam cincin samudranya.


"Wah.., banyak sekali makanannya"ucap zhao lin.


"Xia hua kenapa tidak bilang sejak hari pertama ujian, jadikan kita tak usah berburu makanan"ucap yen kwang.


"Benar sekali, kita kan tak usah susah"ucap yi long.


"Jika di dalam hutan jangan mau gampang karena ini bukan di rumah mu,kamu tuh harus berusaha"ucap xia hua.


"Terus kenapa kamu selalu menggeluh,bau amis lah dan lainnya,kenapa kamu gak makan saja makanan yang ada di dalam cincin samudra"ucap hu tian.

__ADS_1


"Terserah aku dong mau memakannya atau memberikan makanan itu kapan, lagian makanan itu asalnya mau ku kasih lu chen dan gegeku, tapi akhirnya malah dimakan kalian deh"ucap xia hua.


"Sudahlah..,tak usah berdebat lagi kita"ucap tan han.


"Sudah makan saja, aku masih bisa memasak lagi untuk lu chen dan gegeku setelah kembali "ucap xia lalu duduk setelah itu makan-makanan yang ada.


Senior ye syafu ingin tertawa melihat sikap mereka yang kekanak-kanakan, hanya karena makanan saja ributnya.


"Senior ye syafu mari kita makan jangan begong terus, nanti makanannya hasis"ucap lao zhu.


"Benar senior ayo kita makan bersama"ucap xia hua.


"Ah...Iya mari kita makan bersama"ucap senior ye syafu sambil berjalan ke arah mereka,sesudah sampai dia langsung duduk.


"Cobalah yang ini senior,ini sangat enak"ucap lao zhu sambil memberikan makanan itu kepada senior ye syafu.


"Oh... terimakasih"ucap Senior ye syafu,lalu mengambil makanan yang di berikan lao zhu.


"Cie... cie lao zhu lagi pendekatan dengan Senior ye syafu"ucap yao nan sambil tersenyum ke arah lao zhu.


"Ehem...sepertinya ada yang sedang jatuh cinta"ucap zhao lin sambil tersenyum.


"Hahahhah..,lihat muka lao zhu sudah sangat merah"ucap tan han.


"Aku mendukung kamu lao zhu, semangat yah.. "ucap yao na.


"Apaan sih kalian, siapa juga yang sedang pendekatan"ucap lao zhu yang mukanya sudah memerah.


"Jika begitu, kenapa mukamu semerah itu"ucap yen kwang sambil tersenyum.


"Ada-ada saja kalian ini, jika bencanda jangan seperti itu, kasian teman kalian"ucap Senior ye syafu sambil tersenyum.


Sekian dulu ceritanya........

__ADS_1


Tolong like, komen, vote, dan beri bintang......


Terimakasih............


__ADS_2