
Sekarang adalah giliran xia hua mengambil nomor,xia hua memasukan tangannya kedalam sebuah kotak yang berisikan beberapa kartu yang tertuliskan nomor lalu dia menarik tangannya saat dia sudah merasa mengengam sebuah kartu dari dalam kotak itu.
Tanpa melihat nomor dari kartu itu dia langsung berjalan pergi dari sana, kembali dimana para murid yang sudah mengambil kartu.
Teman-teman dan keempat gege pun ikut menyusul xia hua yang sudah pergi dari sana,sesudah mereka mendapatkan kartu dari dalam kotak itu.
"Xia hua..kamu dapat nomor berapa..? "ucap yao nan saat di sebelah xia hua.
Xia hua hanya diam saja sambil melihat sambutan dari penatua yu yang akan memimpin acara tersebut, karena xia hua diam saja yao nan langsung mengambil kartu itu dari tangga xia hua,untuk melihat nomornya.
"Oh..nomormu 19"ucap yao nan saat melihat kartu itu.
"Kembalikan kartu milikku,lebih baik kamu dengarkan peraturan yang sedang di bahas oleh penatua yu"ucap xia hua lalu mengambil
kartu miliknya dari yao nan.
"Kamu ini.. aku kan ingin tau saja"ucap yao nan.
"Yao nan lebih baik fokus dengarkan peraturan,dari pada mencari masalah saja dengan orang lain"ucap yen kwang lalu kembali fokus kepada penatua yu.
"Em.. menyebalkan"ucap yao nan lalu ikut fokus kepada penjelasan penatua yu.
"Kasian sekali kamu terkena semprot dari yen kwang "ucap tan han sambil menahan tawanya.
Saat Yao nan mendengar itu dia jadi tak fokus mendengarkan penjelasan penatua yu,dia malah merasa sangat kesal karena sudah terkena semprot dari yen kwang dan sekarang malah diledek oleh tan han.
Dia menengokkan kepala lalu menatap tajam tan han sambil mengepalkan tangannya,karena sejak tadi tan han sedang menahan tawanya pada akhirnya dia tak kuat untuk menahannya lalu dia tertawa.
Melihat tan han tertawa yao nan menjadi sangat kesal, dia sudah tak bisa menahan lagi untuk tidak memukul tan han yang sedang meledeknya itu lalu dia memukul tan han tepat di wajahnya.
__ADS_1
Tan han tak tau bahwa yao nan akan memukulnya,membuatnya tak sempat menghindar dari pukulan yang mengarah kepadanya,pukulan dari yao nan itu sangat kuat membuat tan han terjatuh karena tak bisa menahan kekuatan itu.
Semua orang kaget saat mendengar suara yang sangat kencang,semua orang memalingkan fokus mereka kearah suara itu berasal, sama halnya para penatua juga melihat apa yang terjadi.
"Ah..dasar pembuat masalah saja, kenapa orang-orang didekatku ini selalu pembuatan onar"ucap xia hua dalam hati saat melihat kejadian itu tepat di sebelahnya.
Para penatua berjalan kearah kejadian itu terjadi untuk melihat dengan jelas apa yang terjadi.
"Apa yang terjadi..? "ucap penatua yu saat melihat tan han yang terduduk tersungkur dan hidungnya sudah mengeluarkan darah segar.
"Ah.. ada apalagi ini..? "ucap penatua hong yang juga ada di situ.
"Ah.. maaf,ku kira tak akan seperti ini"ucap yao nan agak malu saat melihat semua orang berkumpul disitu termasuk penatua dari luar sekte.
Yao nan kira pukulannya itu tak akan sekencang itu saat dipukulkan kepada tan han, dia sendiri pun kaget.
"Ah.. kalian ini membuat masalah saja"ucap penatua li yang berjalan kearah tan han yang terjatuh itu,lalu memberikan pil penyembuhan kepada tan han.
"Sebentarnya ini bukan masalah yang serius,awalnya aku hanya meledek kepadanya aku tak tau jika dia akan memukulku sampai seperti ini"ucap tan han sambil menundukkan kepalanya.
Yao nan tak bisa berkata-kata lagi dia hanya diam saja, karena dia merasa sudah membuat kesalahan sangat besar.
"Ah....,kalian tau tidak kalau sudah membuat kesalahan..?,kalian sudah membuat hambatan dalam acara ini!!"ucap penatu yu sambil menatap tajam mereka berdua.
"Penatua saya mewakili mereka meminta maaf, karena sudah membuat keributan..jika maaf kita belum cukup tolong penatua untuk memberikan hukuman untuk menebus kesalahan kami"ucap xia hua sambil memberikan hormat kepada para penatua.
Xia hua ingin masalah ini cepat terselesaikan juga pertandingan bisa di lanjutkan,dia juga merasa bersalah karena jika dia tak bersikap dingin kepada yao nan,yao nan tak akan di ledek oleh tan han dan kejadian ini tak akan terjadi.
"Ah..aku tak sedang bertanya kepadamu, lagian bukan kamu yang berbuat masalah ini"ucap penatua yu saat melihat tindakan xia hua.
__ADS_1
"Maaf penatua sebenarnya semua ini bermula dariku,meskipun aku tak ikut dalam perkelahian mereka tetap saja aku bersalah"ucap xia hua.
"Baiklah..jika begitu, aku ingin kalian menjelaskan kejadian ini kepadaku saat acara ini selesai"ucap penatua yu.
"Terimakasih..penatua yu"ucap mereka bertiga bersama.
"Maaf penatua yu, menurut saya masalah yang mereka perbuat ini sangat tak baik jika tak di berikan hukuman apalagi mereka sudah membuat onar diacara yang hanya setahun sekali kita adakan,ini namanya mereka tak menghargai dan menghormati kami para penatua yang hadiri pada acara ini juga mereka mencoreng nama baik sekte ini"ucap salah satu penatua dari sekte kuil matahari.
"Benar.. ini namanya mencoreng nama baik kami para penatua, kami ingin mereka mendapatkan hukuman yang berat"ucap salah satu penatua sekte bulan salju.
Penatua yu tak bisa berkata apa-apa karena banyak yang ingin mereka bertiga mendapatkan hukuman, tapi sebenarnya dia ingin melindungi mereka dari hukuman,karena dia tau jika orang-orang yang ingin mereka bertiga mendapatkan hukuman itu sebenarnya sedang ingin menjatuhkan nama baik sekte, tapi dia tak bisa berbicara apa-apa karena ketiga murid itu yang memberikan celah kepada orang-orang itu untuk menjatuhkan mereka.
"Maaf jika aku lancang,sebagai penghormatan kepada sekte ini aku tak mau kalian yang memberikan hukuman bagi kami bertiga, bagaimana hukumannya diberikan oleh penatua yu dan di mohon agar diberikan pilihan"ucap xia hua, dia tau jika penatua yu khawatir nama baik sekte ini jatuh.
"Lancang sekali kamu ingin bisa memilih hukumanmu sendiri"ucap salah satu penatua kuil matahari.
"Begini penatua yang lancang itu sebenarnya adalah anda, anda itu hanya lah orang luar bukan merupakan bagian dari sekte ini, jadi kalian tak berhak menghakimi kami bertiga"ucap xia hua dengan datar.
"Beraninya kamu berbicara begitu, kami ini tamu yang terhormat kamu itu hanya anak kecil dan juga rendah"ucap salah satu penatua bulan salju.
Jin wei dan yang lainnya sangat marah karena penatua itu merendahkan xia hua,tapi xia hua menahan mereka agar tak meledakkan amarah mereka dan membuat mereka dalam masalah.
"Ha.. anda bilang saya ini anak kecil dan rendah,jika saya ini rendah anda sendiri lebih rendah lagi dari pada saya"ucap xia hua dengan tajam,tanpa sadar dia mengeluarkan aura pembunuhnya dengan kuat.
Kira-kira apa yang terjadi selanjutnya yah..?
ikuti terus ceritanya.
Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..
__ADS_1
Terimakasih....😊😊😊❤❤❤