Transimigrasion(Revisi)

Transimigrasion(Revisi)
ep 73


__ADS_3

Disisi lain xia hua, jin wei dan lu chen sudah sampai didepan gerbang sekte,disana sudah ada para teman dan senior(gege angkat xia hua) yang menunggu kedatangan mereka.


Sebelum xia hua berangkat ke sekte,dua hari sebelumnya dia sudah mengirimkan surat kepada yang lainnya(teman dan gegenya yang ada disekte,karena sebelum berangkat dari sekte ke kediaman jendral Qiu, gegenya yhu ley menyuruhnya mengabari mereka saat akan kembali ke sekte nantinya).


"Xia hua.. "ucap yao nan lalu memeluk xia hua, rasanya seperti tidak bertemu bertahun-tahun padahal baru beberapa minggu saja xia hua pergi dari sekte.


"Dasar anak manja"ucap xia hua lalu menjewer daun telinga yao nan.


"Aaaaaaaaaaaah... sakit"ucap yao nan yang sudah melepaskan pelukannya dan sekarang malah memegang telinganya yang di jewer oleh xia hua.


Xia hua melepaskan tangannya dari daun telinga yao nan.


Setelah telinganya dilepas oleh xia hua,yao nan mengelus-elus telinganya yang sakit dan yang sudah berwarna merah karena dijewer xia hua.


"Apa tak ada kendala saat aku dan gege pergi?? "tanya xia hua sambil menatap yang lainnya.


"Tak ada kendala dalam usaha,semua berjalan dengan baik seperti biasanya"ucap hu tian.


"Bagus jika tak ada kendala selama aku pergi"ucap xia hua.


Tapi entah kenapa teman dan gegenya menatap xia hua dengan pandangan seperti ingin mengatakan sesuatu,melihat tatapan itu membuat xia hua agak bingung dan juga cangung saat ditatap oleh mereka.


"Ada apa?? "ucap xia hua sambil menatap mereka.


Mereka diam saja tanpa menjawab,malah jika dilihat lagi mata gegenya itu seperti anak kucing seperti ingin meminta sesuatu.

__ADS_1


"Ah..kalian ingin apa?? jangan tatap aku dengan tatapan seperti itu, tatapan kalian membuatku cangung"ucap xia hua sambil memegang wajahnya.


"Ah.. xia hua ini tidak peka sekali"ucap thu hao dengan sikapnya yang seperti anak-anak yang kesal karena tak mendapatkan apa yang diinginkan.


"Mana aku ngerti kalau kalian gak ngomong apa-apa, memang kalian pikir aku ini apaan! bisa baca jalan pikiran orang"ucap xia hua.


"Harusnya kamu mengerti,kami ini sudah lama tak bertemu dengan mu! coba kamu lakukan seperti yang yao nan lakukan tadi kepada kami, memangnya kamu tak rindu dengan kami"keluh thu hao.


Ucapan thu hao di benarkan oleh yang lainnya,bisa dilihat dari anggukan wajah dan juga tatapan mereka.


"Baik.. baik, kemarin "ucap xia hua sambil membuka tangannya selebar mungkin ke arah thu hao.


Thu hao langsung berubah ekspresi wajahnya yang tadinya cemberut menjadi tersenyum,lalu memeluk xia hua dengan erat.


Thu hao memeluk xia hua agak lama membuat yang lainnya menarik thu hao agar melepaskan pelukannya,lalu yang lainnya mulai berganti memeluk xia hua.


Lu chen juga ikut dengan mereka makan bersama,mereka memesan berbagai makanan.


Setelah makan bersama xia hua memberikan pendapat yang ingin dia untarakan kepada mereka,tentang membuat organisasi pembunuh.


Banyak yang menentang tentang rencana xia hua itu,menurut mereka itu akan sangat berbahaya apa lagi jika bersangkutan dengan orang-orang yang memiliki kekuasaan.


Tapi xia hua tidak berhenti disitu saja, dia terus membujuk yang lain untuk membantu organisasi yang ingin dia buat.


"Aku yakin organisasi yang ku buat ini akan sangat berguna untuk kita mau pun orang lain"ucap xia hua.

__ADS_1


"Tapi kita tak tau jika nantinya target orang itu adalah diri kita sendiri,atau orang yang kita sayang,apa kamu bisa menjamin orang-orang yang tidak bersalah,tak akan mati dengan sia-sia cuman karena ke egoisan orang lain"ucap hu tian dengan dingin.


Hu tian tak mau jika ada orang yang tidak bersalah mati karena kecerobohan dan ke egoisan mereka,dan dia tau jika xia hua tidak bisa menjamin 100% tak akan ada kejadian seperti itu.


"Lebih baik kita tak pernah bahas ini lagi"ucap hu tian lalu berjalan pergi meninggalkan yang lainnya.


"Maaf xia hua, bukannya kami tak mau mendukung mu hanya saja apa yang mau kamu buat itu sangat beresiko untuk orang lain"ucap tan han sambil menepuk bahu xia hua lalu pergi menyusul hu tian yang sudah pergi.


Yang lainnya pergi meninggalkan xia hua,lu chen dan yao nan disana.


"Xia hua tak usah kamu ambil hati ucapan kedua orang itu,mereka berbicara begitu karena khawatir kenapa mu juga"ucap yao nan.


Sebenarnya xia hua membuat organisasi itu bukan hanya untuk menjual informasi dan jasa membunuh,tetapi dia rindu dengan gengnya yang di kehidupan pertamanya, jadi dia mau membuat organisasi itu.


"Ah..tidak apa, aku tau kalau mereka itu khawatir kepada ku"ucap xia hua sambil menatap yao nan.


""Jie jie...wajar saja mereka begitu kepada jie jie, jie jie mengusulkan sesuatu hal yang sangat beresiko dan hal itu tak masuk akal untuk orang seumur jie jie, jie jie itu masih di anggap anak-anak oleh mereka"ucap lu chen.


"Huh.. sebal sekali aku sangat rindu bertarung menaruhkan nyawaku"ucap xia hua dalam hatinya.


Bisa dikatakan xia hua itu pecandu untuk melakukan sesuatu yang mempertaruhkan nyawa,menurutnya itu sangat keren dan sangat luar bisa.


Sudah sejak di kehidupan pertamanya xia hua seperti itu, biasanya ketua geng itu jarang untuk ikut secara langsung tetapi xia hua itu berbeda dari ketua yang lainnya,bisa di bilang itu hobinya.


Sekian dulu ceritanya.................

__ADS_1


Tolong like, komen, vote, dan berikan bintang..


Terimakasih........😁😁😁😁


__ADS_2