
Malam ini adalah malam puncak perayaan SMA KARYA BANGSA, semua orang telah berkumpul di lapangan termasuk orang tua para siswa/i.
Di sisi Alex dkk
"Rame juga yaa" Ucap Bima membuka suara.
"Hooh, btw N'R Company itu milik siapa yaa? " Tanya Danis kepo.
"Setau gue yang punya itu dua orang cewek dan juga seumuran dengan kita" Ucap Chandra datar sedangkan yang lain hanya menerka-nerka dalam hati.
"Cantik ga? Kalo cantik sabilah gue pacarin" Ucap Bima sambil menyugar rambutnya.
"Sadar Bim, palingan mereka ga mau sama lo secara kan lo burik" Ucap Danis tertawa.
"2in" Ucap mereka serentak (-Sisil) sedangkan Bima memanyunkan bibirnya tak terima.
"Gak boleh gitu, kak Bima ganteng kok" Bela Sisil polos sedangkan Bima yang tadinya kesal seketika menaikan dagu sambil menepuk dada nya dengan bangga.
"Denger, Sisil cantik aja bilangin gue ganteng lo pada aja yang iri sama gue" Ucap Bima bangga sedangkan yang lain mentap jengah Bima.
"Mata lo bermasalah kayaknya Sil" Ucap Bryan malas.
"Bener kata Bryan" Ucap Danis, Leo dan Brayen serentak.
"Gak kok mata Sisil gak bermasalah" Ucapnya berkaca-kaca sedangkan Angga dan Chandra hanya menatap datar sekaligus muak melihat sikap Sisil yang menurut mereka sok polos dan lemah.
"Ehh, ga gitu Sil" Ucap Bryan panik.
"Tadi kak Bryan kan bilang gitu ke Sisil" Ucapnya yang masi berkaca-kaca sambil mengembungkan pipinya.
"Gemes banget sih" Ucap Alex gemas sambil mencubit pelan pipi Sisil.
"Sakit Kak" Rengek nya sambil memanyunkan bibirnya.
"Cantik" Ucap Alex sambil mengelus-elus dan mencium pipi Sisil sedangkan Sisil merona mendengarnya.
"Bucin teros" Ucap twins B malas.
"Dunia serasa milik berdua" Ucap Danis dan Leon mengejek.
"Yang lain mah ngontrak" Ucap Bima sedangkan Alex tidak peduli dan terus nguyel-uyel pipi Sisil.
__ADS_1
Sedangkan di sisi Nana dan Rara, mereka menatap dengan jijik mendengar ucapan Alex dkk.
"Gue butuh plastik ga tahan mau muntah rasanya" Ucap Nana sambil menutup mulutnya.
"Sumpah sejijiknya gue sama video belatung yang viral di ** itu lebih jijik gue sama suara si Sisilanjing" Lanjut Nana. (Author belum liat sih videonya tapi yaa namanya belatung pasti menjijikkan lagian author juga phobia sama hewan melataಥ‿ಥ)
"Bener banget njir, mual banget sumpah" Ucap Rara.
"Bisa-bisanya Alex dkk suka sama muka sok polosnya Sisil" Ucap Nana menggeleng-geleng kepalanya.
"Padahal muka Sisil itu udah keliatan banget pura-pura nya tapi mereka bodoh plus bego apa lagi si Alex bulol itu seakan nutup mata dan telinga nya" Ucap Rara heran.
"Jangan-jangan si Sisil pake pelet" Ucap Nana.
"Mungkin kali yaa" Ucap Rara tertawa.
"Mereka kalo tau kelakuan Sisil ntah apa yang terjadi" Ucap Nana tersenyum miring.
"Ettt, sebentar lagi mereka tau" Ucap Rara menyeringai.
"Ga sabar gue liat reaksi mereka" Ucap Nana tersenyum lebar tapi kalo di liat lebih teliti lagi senyum Nana tampak menyeramkan.
Setelah beberapa lama terdengar lah suara intruksi dari kepala sekolah menyuruh mereka semua berkumpul dan mereka pun berjalan menuju acara dengan senyuman yang tak pernah luntur.
Di sisi keluarga Nana dan Rara
"Bukanya N'R company itu yang ngasi saham ke kita waktu saham kita turun ya pa?" Tanya Amira mommy Nana kepada Tian.
"Iya ma, papa mau berterimakasih sama mereka berkat mereka perusahaan kita maju lagi" Ucap Tian Papa Nana tersenyum.
"Perusahaan saya juga di ajak kerja sama dan juga mereka memberikan saham yang cukup besar ke kami" Ucap Seno papa Rara yang nimbrung.
"Apa anda pernah bertemu pemilik nya tuan Seno? Tanya Tian.
" Tidak pernah" Jawabnya kecewa sedangkan tuan Tian mengangguk-ngangguk mendengarnya.
Mereka pun menatap lurus pada panggung tersebut dan terlihat dua orang gadis cantik yang tengah tersenyum manis. Mereka menatap dua orang gadis itu dengan tatapan tak percaya.
"Anjay, gue gak nyangka itu mereka"
"Udah cantik punya perusahaan sendiri lagi"
__ADS_1
"Ini seriusan itu mereka"
"Gue yakin sih secara kan mereka pinter"
"Istri-istri gue tu"
"Ngimpi aja lo"
Begitulah kira-kira kehebohan mereka tentang dua orang yang tengah tersenyum di atas panggung itu.
"Tidak mungkin" Pekik keluarga N&R tanpa sadar.
"Tidak ada yang tidak mungkin" Ucap mereka serentak sambil tersenyum manis ke keluarga nya.
"Pasti kalian semua udah mengenal kami kan? Jadi, ya kami tidak perlu memperkenalkan diri lagi. Apakah kalian masih belum percaya terutama keluarga ku? Kami pun begitu, kami tak pernah menyangka bahwa kami telah berhasil mendirikan perusahaan dengan hasil kerja keras kami tanpa ada dukungan keluarga. Yaa lagi pula keluarga kami tidak peduli tentang kami walaupun begitu kami tetap tak menyerah dan terus bekerja keras, dan ya sekarang kami telah berhasil mendirikan perusahaan dengan pesat" Ucap Nana menekankan kata 'keluargaku' dan menatap keluarga nya dengan tersenyum miring sedangkan keluarga nya masi menatap mereka tak percaya.
"Kalian tau kan pepatah 'usaha tidak pernah mengkhianati hasil' dan yaa kami telah berusaha dengan keras dan akhirnya kami berhasil seperti saat sekarang, walaupun keluarga kami pilih kasih terhadap kami dan yaa lebih membela orang lain alias anak pungut nya itu tapi, kami tak mempersalahkan nya" Ucap Rara yang pura-pura sedih dan itu membuat mereka iba sekaligus bangga terhadap perjuangan mereka.
"Keluarga macam apa itu"
"Kasihan banget Nana sama Rara"
"Pasti mereka sedih"
"Pantes aja si Nana dulu suka bully padahal cuma mau menarik perhatian keluarga nya"
"Gila sih ada keluarga seperti itu"
"Rara yang sabar yaa"
"Ga guna keluarga kek gitu"
"Keluarga gila memang milih anak pungut daripada anak kandung sendiri"
Begitulah kira-kira cacian pada keluarga Nana Rara sedangkan keluarga mereka hanya menunduk malu akibat cacian itu. Nana Rara yang mendengar itu hanya tersenyum miring.
"Intinya jika kalian mau sukses ke depannya kalian harus berusaha dengan sungguh-sungguh dan jangan lupakan untuk berdoa kepada sang Maha pencipta, sekian motivasi kami untuk kalian. Sebelum kami pamit, kami mempunyai sebuah pertunjukan menarik" Ucap Nana dengan tersenyum lebar.
"SELAMAT MENIKMATI PERTUNJUKANNYA" Ucap N&R dengan tersenyum miring.
"Akan terjadi sesuatu" Batin Key dan Rey.
__ADS_1
"Perasaan gue ga enak" Batin Alex dkk.
"Cih, akan ku hancurkan kalian" Batin Sisil.