
Itu adalah tengah malam ketika Glen yang terbangun dari tidurnya itu terlihat berteriak panik.
Itu jelas, karena dirinya tiba-tiba memiliki suatu mimpi yang sangat aneh.
Itu adalah mimpi, dimana Carmila Menikah dengan Pria lain, Pria yang terlihat lebih tua dari Carmila, seseorang yang dibicarakan Carmila semalam.
Dan bisa-bisanya di akhir mimpinya itu, ketika Glen melihat Pria yang menikahi Carmila, itu adalah Ayahnya!!
Brian Raymond...
Ya, ketika Glen memikirkan soal sosok laki-laki dewasa, yang bertanggungjawab, memiliki wajah tampan, dan memiliki kualifikasi yang sangat baik, yang terpikirkan adalah Ayahnya.
Glen bengun dengan panik ketika memimpikan hal itu, hingga berteriak setelah bangun.
"Hah, untung saja itu hanya mimpi. Kalau tidak itu benar-benar mimpi buruk,"
Ya, Glen benar-benar tidak mengerti kenapa dirinya bisa memimpin hal random dan paling aneh itu.
Hal-hal yang jelas-jelas tidak mungkin terjadi di dunia nyata.
Papanya dan Carmila?
Hell, No Way.
Setelah memikiran bahwa itu terlalu tidak dapat di percaya, Glen segera mencoba kembali tidur.
Namun, Glen tetap saja menjadi kepikiran.
Kepikiran, soal jika Carmila mungkin saja bisa menikah dengan seorang Pria yang seperti Ayahnya?
Pria dewasa yang matang dan mapan....
Glen jadi tidak bisa tidur setelah memikirkan hal-hal itu, dan memiliki berbagai macam mimpi aneh setelahnya.
Sampai, masih pagi sekali, belum jam 5, Glen yang tidak bisa tidur itu memutuskan untuk bangun.
Glen lalu segera bangun dari tempat tidurnya dan cuci muka untuk menjernihkan pikirannya dari mimpi tidak masuk akal itu.
Lalu, Glen segera keluar kamar, karena itu masih cukup pagi, Glen memutuskan untuk olahraga sejenak, mungkin semacam joging.
Tepat ketika Glen menuju ke halaman belakang, kebetulan Glen tidak sengaja melihat ada Ayahnya dan Carmila yang kebetulan sedang mengobrol disana.
Hal-hal ini mengigatkan Glen pada mimpi anehnya itu.
Berpikir, itu terlalu tidak masuk akal, Glen memutuskan segera ke sana.
"Apa yang kalian bicarakan? Terlihat sangat seru?"
Carmila menjadi begitu kaget mendengar suara maskulin Glen saat ini tepat ada di belakangnya.
"Tuan Muda Glen, tumben sudah bangun,"
"Itu benar, tumben kamu sudah bangun? Dan ada apa dengan lingkaran hitam dibawah matamu?" Sapa Brian pada Putranya itu.
"Ukhh... Aku hanya memiliki beberapa mimpi buruk jadi aku tidak bisa tidur nyenyak tadi malam,"
"Mimpi buruk apa?" Tanya Brian penasaran.
Lalu Carmila juga menjadi cukup cemas,
"Sebaiknya, Tuan Muda minum susu hangat, agar menyegarkan pikiran Tuan Muda, dan nanti siang saat jam Istirahat, Tuan Muda coba untuk tidur siang walaupun sebentar,"
__ADS_1
Mendengar kata-kata cemas dari Carmila, Glen merasa senang atas perhatian itu, dan mulai memikirkan hal dalam mimpinya hanyalah bunga tidur yang tidak jelas, lalu Glen segera tersenyum dan berkata,
"Hmm, ini tidak masalah, nanti aku akan melakukannya. Dan lagi, ku cukup terkejut kenapa kalian berdua disini pagi-pagi?"
Carmila yang pertama menjawab,
"Owh, itu Aku hanya sedang menyiram beberapa tanaman, beberapa taman di taman belakang, harus di siram pagi hari, Petugas yang mengurusi kebun sedang tidak enak badan pagi ini, jadi aku mengantikannya sementara, dan kebetulan aku malah bertemu dengan Tuan Brian, yang sepertinya akan berolahraga?"
Brian, ditanya itu segera menjawab,
"Ya, aku hendak pergi olahraga dan bertemu dengan Carmila disini,"
Mendengar itu, Glen tidak terlalu memikirkannya dan hanya berpikir itu mungkin benar-benar kebetulan saja, mungkin karena mimpi anehnya itu, saja Glen merasa curiga tidak jelas.
"Aku juga ingin berolahraga, bagaimana jika kita pergi bersama, Papa?"
Mendengar permintaan Putranya itu, Brian segera setuju, dan begitulah sepasang Ayah dan Anak itu pergi dari sana, meninggalkan Carmila disana sendirian.
Carmila menatap sepasang Ayah dan Anak itu, dengan ekpersi cukup rumit.
Ya, mereka berdua memiliki hubungan yang cukup baik memang, jadi dirinya harus bisa mengendalikan hal-hal soal perasaannya, agar tidak mengganggu hubungan antara mereka berdua.
Carmila terlihat bertekad, dan segera kembali melanjutkan pekerjaannya.
Saat ini, Glen dan Ayahnya Brian itu, sedang lari pagi santai, sampai tiba-tiba Glen bertanya hal-hal tidak terduga,
"Emm, Papa... Tidakkah Papa pernah berpikir untuk menikah lagi?"
Mendengar itu, Brian segera berhenti dari larinya, dan berkata,
"Omong kosong apa yang kamu katakan Glen? Papa sudah bilang dari dulu, jika Papa tidak memiliki rencana untuk menikah lagi,"
"Ya, kan Barangkali Papa berubah pikiran,"
"Papa, aku mohon tolak perjodohan itu,"
"Tentu saja, Aku mencoba menolaknya namun kamus tahu sendiri wanita itu begitu keras kepala dan sulit dimengerti. Aku tidak tahu apakah benar bisa menghentikan mereka berdua atau tidak,"
"Hah, Papa benar, Wanita itu memang sulit untuk dimengerti,"
"Pfff... Kamu ini seperti sudah berpengalaman saja, Ah... Jangan bilang, Putra Papa ini sebenarnya sedang jatuh cinta?"
Glen yang tiba-tiba ditanya oleh ayahnya itu segera merasa malu dan jelas mengelak.
Karena berpikir ini bukan saat yang tepat untuk memberitahu Ayahnya, Carmila juga belum menerima cintanya, dan pasti akan marah jika tahu kabar ini sampai tersebar.
"Tidak, siapa yang jatuh cinta? Aku sudah bilang jika aku fokus pada karir ku,"
"Baik, Baiklah. Aku akan percaya padamu,"
Dua orang itu, terlihat sangat akrab, dan mulai membicarakan begitu banyak hal berdua.
Ya, hubungan Glen dan Ayahnya memang sangat baik dari dulu, dan cukup akrab.
####
Sore itu, Glen segera memiliki sebuah rencana, untuk mencari tahu soal kriteria laki-laki yang Carmila suka.
Saat ini, Glen yang kebetulan sudah menyuruh Carmila pergi untuk berbelanja, harusnya cukup lama, ini harusnya cukup untuk rencananya.
Ya, saat ini Glen sudah diam-diam masuk ke kamar Carmila.
__ADS_1
Barangkali, ada semacam buku harian atau beberapa catatan soal kriteria laki-laki yang Carmila sukai barangkali?
Dengan semangat, Glen segera mengeledah beberapa hal di kamar itu.
Yah, Glen tidak menemukan terlalu banyak barang di sana.
Hah, sudah Glen duga, sepertinya untuk barang-barang pribadi memang hanya ada di kamar Carmila di Rumahnya.
Tepat ketika Glen memikirkan itu, Glen malah menemukan sebuah buku misterius yang ada di ujung laci meja Carmila.
Buku itu, terlihat sudah cukup lama di sana dan cukup tua, sepertinya sudah lama tidak disentuh dan hanya dibiarkan di sana.
Dengan penasaran, Glen membuka buku itu, yang ternyata merupakan beberapa catatan milik Carmila.
Ada beberapa tanggal di buku harian itu, mungkin itu sekitar 6 tahun lalu?
Sepertinya buku harian itu tidak ditulis terlalu lama.
Namun hal-hal yang ada didalamnya membuat Glen terkejut.
Berapa hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Glen.
'Aku menulis buku ini, hanya karena Aku ingin sedikit mengungkapkan perasaanku ke dalam sini.
Ya, mungkin saat ini, Aku sedang jatuh cinta...
Perasaan yang tiba-tiba datang ini membuat diriku sendiri terkejut, sampai aku tidak tahu harus berbuat apa...
Kebaikannya padaku dan sikapnya yang ramah, membuat hatiku berdebar-debar.
Dia selalu datang di saat yang tepat, membantuku ketika masa-masa paling sulit dalam hidupku, ketika Keluargaku dalam masalah.
Entah sudah berapa kali aku merasa sangat diselamatkan olehnya...
Aku sadar perasaan ini terasa salah...
Namun terkadang ketika aku menatap wajahnya ini membuatku tidak bisa paling dari perasaanku ini....
Dia, yang Aku Cintai, Tuan tempat aku bekerja,
Brian Raymond
Ya, siapa yang tahan dengan pesonanya?
Dia sangat tampan, baik hati, dan ramah, aku mungkin sudah jatuh terlalu dalam dalam pesonanya.
Sungguh lega, bisa sedikit menulis beberapa hal tentang perasaanku di sini,'
Ada sebuah foto yang ditempelkan dalam buku itu, itu kebetulan adalah foto yang berisi tiga orang.
Ada tulisan kecil dibawah foto itu,
'Terlihat lucu jika bersama bertiga seperti ini, Akhhh.... Aku tahu, ini hanya khayalanku saja, tapi Tuan Brian memang sangat tampan, sangat senang jika bisa berjejer bersamanya, sama seperti yang ada didalam foto ini,'
Glen teringat ini foto diambil kapan.
Kalau tidak salah, itu sekitar ketika dirinya berumur 9 tahun, ketika pergi ke taman hiburan bersama mereka berdua, dan kebetulan ada bonus hadiah foto bersama, jadi mereka bertiga berfoto bersama.
Ya, terlihat ada foto bertiga yang benar-benar terlihat seperti Keluarga Bahagia disana, dimana Ayahnya, Brian tersemyum senang, begitu pula dengan Carmila.
Dan dirinya yang masih kecil ada diantara mereka berdua.
__ADS_1
Ketika melihat foto itu, sekarang Glen tiba-tiba ingin merobek foto itu.
Ini...