TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 17


__ADS_3

seto membuka pintu ruang inap airi,di dalam ruangan ada papa dan mamanya. seketika pandangan mama seto pada putra berubah menjadi sangat dingin dan tidak bersahabat lagi.


seto mendekat dengan penuh kabahagiaan,melihat airi yang sudah bisa duduk dan tertawa dengan mamanya. saat dia akan mendekati airi,papanya menahan seto.


"airi,mama ingin bertanya padamu. dan mama akan mengabulkan keinginanmu. apakah kamu ingin bercerai dengan seto atau kamu akan memberikan dia kesempatan? jika kamu ingin berpisah dengan seto,mama akan mengabulkan. tapi mama juga berharap kamu mempertimbangkan seto" kata yolanda dengan menatap airi yang dipenuhi dengan kebimbangan.


aku merasakan kehangatan ibu dan ayah lewat mertuaku. jika aku berpisah degan seto apakah kelak aku akan mendapatkan kehangatan mereka. tapi aku ingin sekali meninggalkan iblis sialan itu


mendengar perkataan mamanya, seto sangat marah.dia ingin airi tetap berada didekatnya. namun dia menahan amarahnya karena takut airi langsung menolak dirinya.


"airi,jika kamu tidak bisa menjawab sekarang juga tidak apa-apa. kamu istirahatlah. jangan kamu paksakan" kata papa seto dengan lembut.


airi menunduk dengan perasaan yang campur aduk,dia ingin meninggalkan seto namun dia juga tidak ingin membuat orang tua itu sedih. setelah beberapa menit suasana hening airi membuka suara.

__ADS_1


"seto tidak mencintaiku,bagaimana mungkin aku bertahan,seto berhak bahagia dengan wanita yang dia cintai. aku ingin cerai dan kembali melanjutkan kuliah" kata airi sambil meremas selimut yang menutup sebagian tubuhnya.


"tidak,aku tidak mau bercerai. aku mencintaimu,aku sangat cemburu dengan kekasihmu itu. aku minta maaf,tolong berikan aku kesempatan" kata seto sambil melangkah ke tempat airi. kedua orang tua itu saling memberi kode untuk meninggalkan mereka berdua.


"aku ingin kebebasan,apakah kamu bisa memberiku kebebasan? aku ingin melanjutkan kuliah,apakah kamu memberiku ijin?" tanya airi sambil manatap seto yang dari tadi memgang tangannya.


"aku akan memberikan semua itu,asalkan kamu tidak meninggalkanku" kata seto memeluk airi dengan lembut. seketika airi mulai terbuai dengan pelukannya.


airi mengangguk pelan,seto tersenyum senang. dia memeluk lagi. dia terus meminta maaf pada airi. selama airi dirawat dirumah sakit seto terus menemani airi. dia sangat lembut terhadap airi.


"sayang sarapan yang banyak,kamu terlihat kurus. mama dan papa memutuskan akan balik tiga hari lagi" kata mama seto yang memang dia sudah lama tinggal di negara s dan saatnya dia kembali.


"kenapa mama begitu cepat kembali,mama tidak ingin tinggal disini lebih lama?" tanya airi sedih

__ADS_1


"mama akan balik kesini jika sudah mendapat cucu" kata mama airi sambil melirik kearah seto.


airi tersipu malu mendengar mertuanya mengatakan cucu. semenjak dia masuk rumah sakit yang terakhir seto tidak memaksanya. bahkan belum menyentuhnya. hanya memeluknya saat tidur. seto yang mendengar mamanya,menatap ke arah airi. kedua orang itu saling menatap dan airi menunduk malu.


"apakah dia sudah bersedia,jika aku melakukanya. aku takut airi tidak menginginkanya" kaa seto dalam hati.


setelah kepergian orang tuanya. vila terasa sepi. seto mengajak airi untuk melihat-lihat tempat kuliah airi. baru saja masuk universitas teknologi sudah ada lelaki yang manyapa airi.


"airi?apakah kamu akan kuliah disini?" tanya seorang lelaki yang bernama saga yang dulu pernah menyukai airi saat masih sma.


"iya,kamu juga kuliah disini?" tanya airi dengan polosnya,padahal suaminya yang ada disampingnya hampir hangus terbakar rasa cemburunya.


"iya,airi aku ada kelas. sampaiĀ  ketemu lagi" kata saga berlari meninggalkan mereka berdua,saga merasa merinding dengan tatapan dingin seto yang seakan mau memakan orang.

__ADS_1


"rasanya aku ingin menyembunyikan istriku dari semua lelaki,aku sangat kesal jika ada yang mencoba mendekatinya" kata seto dalam hati


seto adalah salah satu donator terbesar di universitas teknologi tempat airi akan menganyam pendidikan.


__ADS_2