
Airi sudah berada di dalam ruangan yang dipenuhi oleh banyak pengusaha kaya. dengan perasaan dag dig dug,airi mengambil minuman hanya sebagai ekting,dia seakan meminum minuman di tangannya.
Zeo memasuki ruangan,dia melihat airi disana.zeo merasa terkejut dengan kedatangan airi.
"nyonya,apa kabarnya nyonya muda" sapa zeo. Airi melihat asisten seto. Mereka berbicara pelan. Airi menanyakan kabar seto 5 tahun terakhir ini.
Dengan perasaan berat,zeo mengatakan yang sebenarnya. Jawaban zeo membuat airi kecewa. Ternyata seto belum menemukan ingatanya.
Papa bram mengenalkan airi sebagai putrinya yang telah lama menghilang. Wajah airi memang seperti pinang di belah dua dengan widia. Saat widia muda,sama cantiknya dengan airi.
Waktu yang di tunggu-tunggu tamu undangan telah tiba. Seto dan grasela memasuki arena kusus mereka. semua undangan hening,mendengarkan mc,yang memandu acara pertunangan seto.
"seto,apakah kamu benar-benar melupakanku? Katamu mencintaiku,manjagaku. Tapi kamu bertunangan di depan mataku" batin airi dengan perasaan perih.
Papa bram yang ada di samping airi,mengusap pelan punggung putrinya.dia sangat mengetahui perasaan airi saat ini.
"saatnya tuan seto dan nona grasela saling bertukar cicin,dan sebentar lagi mereka resmi menjadi pasangan yang sudah bertunaanga. Akan ada banyak wanita dan pria di seluruh kota yang akan patah hati" kata mc itu,panjang lebar.
Deg
Seto mengaitkan cicin kejari grasela. Di iringi air mata airi. Rasanya dunia runtuh saat ini. Dengan perasaan yang teramat sedih airi memegang dadanya.
Rasa sesak didadanya mulai menyakiti dirinya,airi merasa ruangan kekurangan oksigen. Dia tidak kuasa menahan air matanya. Lalu airi meminta ijin untuk ke toilet.
"seto,kamu jahat. Kamu bilang mencintaimu sampai dikehidupan selanjutnya. Tapi nyatanya dengan mudah kamu bertunangan dengan wanita lain" omel airi di depan westefel.
Airi tidak ingin membuat papanya cemas. Dia membuka pintu,dan keluar dari toilet.
Deg deg deg
Di lorong kedua mata itu saling menatap. seto menatap wajah airi dengan tatapan akrab,seperti dia sedang menemukan sesuatu yang hilang.
Jantungnya terus berdegup dengan kencang. air mata airi mulai jatuh ke pipi putihnya. Dia hanya berdiri mematung,tidak tahu harus mengatakan apa pada suaminya,yang kini memiliki sebuah ikatan sebagai tunangan wanita lain.
__ADS_1
airi mendekat ke arah seto yang masih mematung. Seto terdiam dan terua menatap wajah wanita cantik yang berada di depannya. Seto melihat banyak kesedihan di wajah wanita itu. Terasa sakit di hati seto,yang tidak bisa di jelaskan oleh seto sendiri.
"selamat,atas pertunangan tuan seto. Saya adalah ceo zeus group saat ini. Semuga kedepannya kita bisa menjalin kerja sama" kata airi mengarahkan tanganya di depan seto untuk berjabat tangan.
"terima kasih,aku harus memanggil ceo dengan sebutan apa?" tanya seto dengan detak jantung yang tidak beraturan.
"Airi" jawab airi dengan suara keras. Seto membelalakan matanya. Dia mengingat tulisan kertas yang terselip di pigora.
Lalu airi pergi meninggalkan seto,aroma parfum airi membuat seto sakit kepalanya. Semua pecahan bayangan airi timbul di kepalanya.
"achhkkk" kata seto sambil memegang kepalanya,dia sempoyongan karena deyut kepala semakin membuat dirinya sakit.
"seto,seto... Ada apa denganmu. Seto katakan sesuatu padaku. Aku disini" tangis airi pecah. Lalu datang orang tua airi dan diikuti tamu undangan.
Mereka melihat airi memluk seto di lantai. Sontak membuat tamu undangan terbelalak.
"seto jangan begini,katakan mana yang sakit. Aku disini" tangis airi. Seto merasa nyaman dengan pelukan airi. Dia masih memegang kepalanya.
"iya,aku disini. Apakah kamu mengingat semuanya" tanya airi dengan perasaan senang.
seto menggeleng. Dengan sewot,mama seto menarik airi untuk menjauh dari seto. Grasela juga berada disana.
"zeo,bawa tuan muda untuk istirahat" kata mama seto dengan tegas.
"nona airi,saya tidak tahu. Jika anda begitu tidak tahu malu menggoda tunangan orang lain" mama seto melontarkan kata-kata pedas. Papa bram maju selangkah memeluk putrinya,dia melihat putrinya dengan keadaan yang sedikit berantakan. Mata sembab,akibat menangis.
"jaga cara bicaramu nyonya,dia putriku. Dan memiliki ikatan dengan putramu dimasa lalu. Wajar bukan,seseorang dipaksa mundur dan melupakan dengan paksa kekasihnya begitu saja" kata papa bram dengan murkanya.
"omong kosong apa yang kamu bicarakan ini bram?" kata papa seto melotot.
Bram mengajak airi pulang,dengan lesu airi berjalan keluar dari villa pribadi seto. Segala macam perasaan berkecambuk menjadi satu,seperti gado-gado.
Sementara itu seto masih merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya. Dia terus menjambak rambutnya,dia terbaring lemas di atas ranjangnya.
__ADS_1
Mama seto masuk ke dalam kamar seto membawa obat dan air putih. Lalu memberikan pada seto.
"ma,zeo. Tolong tinggalkan seto sendirian" kata seto setelah sakit dikepalanya mulai berkurang.
Kedua orang itu meninggalkan seto di kamar sendirian.
"bau parfum wanita itu,sama persis dengan parfum yang ada di kamar ini. Apakah kami pernah bersama?" seto bertanya-tanya pada dirinya sendiri.
Lalu seto berdiri,mengacak-acak lemarinya. Dia mencari bukti lain. tapi dia tidak menemukan bukti apapun.
Seto duduk di sofanya. Dia kembali mengingat wajah airi saat bertamu denganya. Dia melihat perasaan yang sedih di wajah airi.
"dia begitu terlihat frustasi,apa karena aku bertunangan dengan grasela? seperti apa masalaluku dengannya? Achhhh kenapa semua orang menyembunyikan semua padaku?" teriak seto pada dirinya sendiri.
Dia berdiri di balkon,memandang pemandangan luar. Dia menyulut satu batang rokok. Dan dia mengambil satu botol minuman. Seto ingin menenangkan dirinya.
Sementara itu airi terdiam di dalam mobil. papa bram menghibur putrinya dengan segala macam nasehat. Airi hanya mengangguk dan menangis saja.
"bagaimana jika kamu membawa arka bertemu dengan orang tua seto?" tanya papa bram pada airi.
Deg
"tidak pa,aku hanya ingin sebuah ketulusan bukan karena kehadiran arka" jawab airi begitu yakin.
Papa bram menghormati keputusan putrinya. mobil melaju kecepatan tinggi menuju sebuah rumah yang tidak terlalu besar.namun rumah itu terlihat mewah.
Airi dan papa bram masuk ke dalam rumah tersebut. Dengan perasaan yang bercampuk aduk dan juga lelah yang dirasakan tubuh airi. Dia menuju kamarnya.
Keesokan harinya,papa bram mengenalkan pada karyawan,jika airi resmi sebagai pemilik zeus group. Dengan kegigihan dan kerja keras airi. Dia mencoba yang terbaik untuk perusahaan.
2 minggu kemudian
saat airi sedang membolak balikan berkas yang harus dia tanda tangani. Terselip sebuah proyek kerja sama dengan perusahaan seto. Airi memain-mainkan pena di tangannya. Terlihat dia sedang berfikir sesuatu.
__ADS_1