TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 29


__ADS_3

"apakah boleh aku membukanya,achhh sudahlah. Itukan tas istriku" kata seto bangkit dari atas ranjang dan mengambil tas istrinya.


Disana banyak buku dan yang paling mengejutkan adalah hasil pemeriksaan airi.


"ini,kenapa dua hasil yang berbeda?" kata seto yang tidak percaya,dia membaca ulang hasilnya.


seto melihat jam sudah menunjukkan pukul 22:44. Seto tidak lagi bisa berfikir jernih,dia menyambar kunci mobilnya. Lalu turun ke lantai satu.


"seto,kamu mau kemana? Di luar hujan" teriak mamanya yang belum tidur.


"seto mau mencari airi ma" kata seto berlari keluar. Seto berkali-kali menghubungi airi,namun tidak ada jawaban.


Airi yang tengah bersedih,sedang istirahat di sebuah hotel. Dia menangkan dirinya. Ponselnya juga di silence.


Seto menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi,dia tidak lagi bisa berfikir jernih. Semua bayangan yang buruk merasuki di dalam otak seto.


Ckitttttt bamm braakkkk dunggg.......


Suara hantaman sangat keras,sebuah truk besar menabrak mobil mewah milik seto. mobil seto terpental menghantam sebuah pohon besar.


Seto masih bisa keluar dari mobil,dan akhirnya dia tumbang di dekat mobil,darah segar keluar dari kepala dan tubuhnya.


Wiu wiu wiu.... Suara sirine ambulance membawa seto kerumah sakit. Pihak polisi menghubungi keluarga.


Mendengar seto kecelakaan membuat hantaman berat untuk orang tua seto. Mereka segera ke rumah sakit.


Cinta adalah sebuah perasaan yang murni,saat kecelakaan terjadi. Airi bangun dari tidurnya,dia terkejut dan merasa dadanya sangat sesak.


Berkelip kelip ponsel airi,menandakan ada panggilan masuk.


"seto,kenapa dia menghubungiku?" batin airi cemas


"hallo,selamat malam buk. Ini dari kantor polisi. Anda adalah orang yang disini dihubungi korban terakhir,dan nama ibu tertulis sebagai istri"


"iya pak ada apa?" tanya airi yang fikirannya sudah tidak jernih lagi.


"maaf buk,suami ibu mengalami kecelakaan dan sekarang sedang perjalanan ke rumah sakit"


Daaarrrrrr. Seperti sambaran petir di siang bolong. Ponsel airi jatuh begitu saja. Dengan secepat kilat airi datang ke rumah sakit.


Disana airi melihat anisa dan mertuanya sedang menunggu keajaiban tuhan.

__ADS_1


"airi,aku tidak akan mengampunimu. Jika terjadi hal buruk pada seto. Dia putraku satu-satunya. gara-gara kamu keluar rumah begitu saja. Membuat seto kecelakaan" teriak mama seto,dengan isakan tangis.


airi diam,berdiri bersanda di sebuah diding dekat pintu. Ruangan tertulis "operasi"


Tuhan,jika dia adalah jodohku. Dia adalah orang yang engkau takdirkan untukku. Kumohon jangan ambil dia dariku. Selamatkan nyawanya.


operasi telah selesai,namun seto belum melewati masa kritisnya.


Dokter keluar dari ruangan


"dokter,bagaimana keadaan anak saya?" tanya mama seto.


"dia masih dalam keadaan kritis bu,jika pasien tidak bangun dalam 5 jam. Mungkin tuhan lebih menyayangi pasien. Mohon bersabar dan berdoa untuk pasien agar keajaiban datang padanya"


Airi yang mendengar nasib suaminya,menutup mulutnya. Dia tidak bisa berkata apa-apa. hanya menangis. Tubuhnya bergetar hebat.


dia duduk di kursi dengan lemas,air matanya terus berlinang.


1 jam


2 jam


3 jam


5 jam


Mama seto menemani putranya,dia terus memandang putra semata wayangnya. Berharap seto lekas bangun.


Jari seto mulai bergerak... Berlahan membuka matanya.


"seto,kamu bangun sayang. Akhirnya kamu bangun"


"siapa?" tanya seto bingung. Dia memegang kepalanya.


"seto,ini mama dan papa nak,pa panggil dokter" perintah mama seto. Papa seto memanggil dokter.


sejak airi di rumah sakit,orang tua airi tidak mengijinkan airi masuk ruangan,menemui seto. Airi terus duduk di ruang tunggu.


Dokter dan perawat masuk ke dalam ruangan tempat seto dirawat.


"dokter,apa yang terjadi dengan putraku. Kenapa dia tidak mengenalku" tanya mama seto kawatir.

__ADS_1


Dokter memeriksa pasien.


"bu,pasien mengalami gagar otak yang cukup parah. mungkin pasien akan mengalami lupa ingatan untuk sementara waktu"


"lupa ingatan?" mama seto kaget.


"benar bu,tapi itu bukan permanen. Selama ada rangsangan,pasien bisa mengingat kembali ingatanya" dokter menjelaskan kembali.


Dokter meninggalkan mereka bertiga,lalu mama seto berbicara berdua dengan suaminya.


"airi,seto kehilangan ingatanya. Kalian belum mendaftar pernikahan secara negara. Maka mama dan papa ingin kamu pergi dari kehidupan seto. Kamu juga tidak bisa memberikan seto keturunan. Keberadaan kamu hanya akan membuat luka bagi seto" kata mama seto dengan perasaan benci.


"Tapi ma,pa. Biarkan airi bertemu dengan seto. Sebentar saja" kata airi mengiba.


"tidak,jika dia bertanya siapa kamu,lalu kami akan menjawab apa? Ini cek dan tiket pesawat. Kamu tinggalkan kota batam sesegera mungkin,dan jangan kembali lagi" kata papa seto.


airi tidak menerima cek pemberian mertuanya. Dia hanya menerima tiket pesawat. Airi mengemas semua barang-barangnya.


Airi menulis sebuah surat dan di selipkan di sebuah bingkai foto seto yang tengah tersenyum saat masih kecil.


Seto,aku mencintaimu. meski kamu tidak lagi mengingatku,namun aku percaya takdir cinta kita akan kembali bersama. Maaf jika aku memberimu luka.


Airi


Airi manarik koper miliknya,dia mengundurkan diri menjadi dosen di tempat dia mengajar.


Airi menoleh sekali lagi.


Di rumah ini,aku pernah merasa putus asa. Setelah itu aku merasa sangat bahagia. Setelah bahagia,aku seperti berada di atas langit ke tujuh. Lalu aku jatuh terhempas ke dasar bumi.


Airi masuk ke dalam taxi online. sampai di bandara airi duduk di ruang tunggu. Dia melihat kenangan semua foto dirinya dengan seto. Air matanya membasahi kedua pipi putih airi.


Sementara itu di rumah sakit,seto merasa perasaanya sakit. merasa seperti ada yang hilang dari hidupnya. Namun amesia yang dideritanya membuat dia tidak mengerti dengan perasaanya.


Mama seto memerintahkan untuk membuang semua kenangan,terutama foto seto dan airi.


Orang tua seto menginginkan putranya membuka lembaran baru. Orang tua seto juga mengusir anisa. Dia tidak mau anisa memanfaatkan keadaan seto. Dia juga berpesan tidak boleh mengungkit nama sujia atau airi. Jika anisa melakukanya,dalam hitungan detik akan membuat perusahaan keluarga anisa bangkrut.


Airi duduk di dalam pesawatnya. dia masih menyeka air matanya,hidung yang mancung. Putih bersih. Seperti tidak bernoda itu,sudah merah akibat tangisannya.


setelah 1 jam airi telah sampai di Bandara Soekarno–Hatta jakarta. Kota terbesar di indonesia.

__ADS_1


Airi memulai hidupnya di kota besar,tanpa teman dan saudara. Dia menyewa sebuah kamar kos yang cukup untuk dirinya sendiri.


airi menghirup nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan dengan kasar. Dia akan memulai mencari pekerjaan. Dia meletakkan foto pernikahan dirinya dengan seto di atas meja riasnya. Sesekali dia sangat sedih dengan nasib buruk yang menimpanya.


__ADS_2