TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 35


__ADS_3

Seto menoleh kebelakang,dia melihat airi berjalan lurus kedepan tanpa menoleh ke arahnya. Entah kenapa ada perasaan sakit di hati seto.


"seto,kapan rencana kamu akan menikahiku?" tanya grasela membuyarkan lamunan seto.


"tunggu sampai aku mengingat semuanya" jawab seto dingin.


"seto,kamu jangan bercanda. Kalau kamu tidak ingat sampai 10 tahun kedepan. Kamu juga tidak akan mengajakku menikah?" tanya grasela dengan nada tinggi.


Seto melepaskan tangan grasela.


"kalau kamu tidak setuju dengan keputusanku,maka kamu boleh menikah dengan laki-laki lain" kata seto dingin


"seto,bukan begitu,mkasudku.."


"kamu pulang sendiri,aku ada pekerjaan yang harus aku tangani" kata seto menyela perkataan grasela.


Seto meninggalkan grasela begitu saja. Seto mencari-cari airi. Dari jauh seto melihat mereka naik ke dalam mobil.


"tunggu,bukannya wanita itu kemaren berada di rumah dengan mama. apakah wanita itu mama airi? aku harus pulang dan menanyakan dengan jelas ke mama" kata seto berlari ke parkiran.


Grasela sangat kesal dengan perlakuan seto.dia menghubungi seseorang. Grasela pergi ke sebuah hotel.


Grasela masuk ke dalam hotel dengan hati-hati. Dia mengetuk pintu hotel. Lalu keluarlah seseorang dari dalam hotel.


"sayang,aku sangat merindukanmu" muncul seorang laki-laki,dan langsung memeluk grasela.


"semua salah seto,dia menunda pernikahanku. aku sangat kesal" jawab grasela.


"tidak apa-apa sayang,selama kamu bisa menikah dengan seto,suatu hari harta kekayaan seto menjadi milik kita" kata seorang laki-laki itu.


Dengan gemas laki-laki itu mencium grasela. mereka melepas hasratnya di dalam hotel dan berakhir syahdu.


sementara itu, airi melambaikan tanganya pada mamanya dan putranya. Airi memandang dua orang kesayanganya sampai lepas dari pandangan matanya.


...****************...


mobil seto memasuki halaman villa,seto keluar dari mobil dengan tergesa-gesa.


"ma,mama" teriak seto


"ada apa seto,kamu teriak-teriak begitu?" tanya mama seto,dia jalan menuruni anak tangga.


"ma,siapa wanita yang semalam kesini?" tanya seto tiba-tiba.

__ADS_1


"dia sahabat mama,widia. Ada apa seto?" tanya mama seto penasaran.


"ma,apakah anaknya bernama airi. Tadi seto bertemu dengan dia di mall bersama airi dan anak laki-laki. Kira-kira anak itu berusia lima tahun" kata seto menceritakan dengan apa yang baru saja dia lihat.


"airi? Itu tidak mungkin seto. Airi tidak mungkin anak widia. Terlebih kata widia dia memiliki cucu. Jadi anak widia tidak mungkin airi. Kamu pasti salah lihat" jawab mama seto dengan perasaan penasaran.


Seto terdiam,lalu dia pergi ke rumah arsan. Di sana arsan tengah menikmati game barunya.


"arsan,keluarkan anggur" perintah seto saat sudah duduk di dekat sahabatnya.


"bi,ambilkan anggur dan gelasnya. Kasihkan pada tuan muda yang terhormat ini" teriak arsan tanpa memalingkan wajahnya ke ponselnya.


Seto merebut ponsel arsan. Dengan kesal arsan berteriak.


"woi,tuan muda. Kalau kamu tengah galau. Jangan ajak-ajak aku. Aku ingin menikmati permainan gameku" arsan mengambil ponselnya.


"arsan,aku baru saja bertemu dengan airi" kata seto mulai meminum anggurnya.


"terus" jawab arsan mengeryitkan alisnya.


"dia bersama seorang anak kecil" kata seto,sambil meneguk kembali minumannya.


"apaaaa... anak kecil?" teriak arsan kaget.


Arsan yang awalnya berbaring langsung duduk seketika,saat telinga mendengar airi memiliki seorang anak.


"seto,apakah kamu sudah mencoba menyelidiki dengan benar. Kalau airi memiliki seorang anak?" tanya arsan kembali. Dia tidak mempercayai ucapan seto.


"kamu pikir aku buta? Dia memiliki seorang anak laki-laki. Berusia 5 tahun,dia sendiri yang mengatakan padaku. Dia sudah menikah dan memiliki seorang anak. Apa aku terlihat sedang berbohong?" kata seto mulai marah.karena sahabatnya begitu tidak percaya dengan ucapannya.


"anak,lima tahun... Lima tahun" kata arsan pelan. Lalu dia berdiri dari tempat duduknya. Dia mondar mandir di depan seto.


"arsan,berhentilah kamu mondar mandir tidak jelas. Aku pusing melihatmu. Malam ini aku tidur disini" kata seto terus meminum,hingga 3 botol. sampai dia tidak sadar lagi.


Arsan meninggalkan seto begitu saja dirumahnya.


"nyonya muda,ada seorang laki-laki datang menemui anda" kata seorang pembantu bernama yati.


Airi mengira seto datang menemui dirinya,dengan cepat dia turun ke lantai satu. Namun dia terkejut saat melihat arsan yang duduk di kursi tamu.


"tuan arsan,ada apa?" tanya airi dengan nada terkejut.


"airi,lama kita tidak bertemu. Kamu terlihat semakin cantik" puji arsan.

__ADS_1


"tuan arsan pandai memuji,sama seperti dulu. Belum berubah" kata airi sambil duduk di seberang arsan.


"airi,aku tidak ingin ikut campur masalah kamu dan seto. Tapi aku melihat seto sangat kasihan. Dia mencoba mencari ingatannya kembali. dia bercerita katanya melihatmu bersama seorang anak. Apakah benar airi?" tanya arsan panjang lebar.


"iya,bukannya dia sangat bahagia dengan grasela?" tanya balik airi.


"haihhh,masalah itu kamu tanyakan sendiri dengan seto. Airi,apakah anak itu milik seto?" tanya arsan penasaran.


Airi menceritakan dari A sampai Z. Arsan hanya mengangguk mengerti. Airi meminta arsan menjaga rahasianya. Arsan berjanji pada airi.


Mendengar cerita airi. Dia merasa sangat kasihan. Dia mencoba menjadi setan untuk seto,dia akan membuat seto terus menunda pernikahanya dengan grasela.


airi yang mendengar perkataan arsan. Dia sangat senang.


arsan berpamitan pulang. Sampai di tengah jalan dia melihat seorang wanita yang mobilnya mogok.


Arsan berhenti dan menolongnya. Wanita itu tidak lain adalah xixi.


"sudah selesai,kamu coba nyalakan mobilmu" kata arsan setelah selesai memperbaiki mobil xixi.


Mesin mobil menyala...


"terima kasih tuan,untung ada tuan yang baik hati" kata xixi senang.


"ucapan terima kasih di terima,tapi wanita cantik harus mentlaktirku" kata arsan menggoda xixi. Kalau tidak bisa mengatakan ucapan manis,itu bukan arsan namanya.


xixi dan arsan saling bertukar nomor whatsapp.


Keesokan harinya airi seperti biasa bekerja.hari ini dia harus kelapangan mengecek proyek yang sedang berjalan.


airi berangkat dengan febi.setelah sampai di lapangan. Airi sangat senang saat melihat hasilnya. Lalu dia mengajak febi makan siang.


di rumah makan airi bertemu dengan mama seto,dengan pandangan yang tidak bersahabat mama seto menatap airi tajam.


Airi duduk di kursi dengan diam. Dia tidak ingin ribut dengan mertuanya. Tapi mama seto datang menghampirinya.


Mama seto duduk di depan airi.


"airi? Apakah kamu sangat mencintai seto?" tanya mama airi sambil terus menatapnya.


"tentu saja airi mencintai seto ma" jawab airi jujur.


"kalau kamu mencintainya,mama minta tinggalkan seto,jauhi seto. jika kamu terus menempel dengan seto. Itu artinya kamu tidak mencintainya" kata mama seto.

__ADS_1


Mendengar hal itu,airi terdiam. Dia mengepalkan tangannya di atas pahanya. Dia tidak tahu harus mengatakan iya,atau tidak.


__ADS_2