
"kak,apakah kakak menyalahkanku selama ini? kak,aku datang mengunjungimu. aku minta maaf atas kematianmu. aku mencintai kekasihmu.aku ingin bersamanya. maafkan aku jika aku egois ya kak" kata anisa di samping batu nisan sujia.
anisa pergi meninggalkan makam,dan pulang kerumah. disana anisa di sambut baik oleh keluarganya. hanya dia satu-satunya anak mereka setelah sujia meninggal.
"ma,pa. besok aku akan pergi ke kantor kak seto" kata anisa mengawali percakapan di ruang keluarga.
"kenapa kamu malah datang kesana? tidak pergi bekerja ke kantor sama papa?" tanya papanya heran
"sebelum meninggal kakak pernah berpesan,jika aku harus menjaga kak seto. dia ingin aku bersama kak seto pa. anisa ingin mewujudkan keinginan kakak" kata anisa berbohong.
kedua orang tua itu saling memandang.
"baiklah,terserah kamu. dekat dengan seto juga bukan hal buruk. kamu juga bisa belajar bisnis dengan dia"kata papanya sambil menyeruput kopi miliknya.
airi dan seto sampai di vila pribadinya. seto menatap airi dengan sebuah senyuman. dia mengandeng tangan istrinya masuk ke dalam rumah. seto mengajak airi langsung ke meja makan. karena memang sudah pukul 21:26 waktu makan malam telah lewat.
seto terus tersenyum saat kedua matanya bertemu pandang dengan airi. membuat airi tersipu malu.
"malam ini aku tidak akan melepaskanmu,kamu membuatku puasa selama tiga tahun" batin seto di meja makan.
__ADS_1
setelah selesai makan,airi membuka kamar utama,semua dekorasinya masih sama dengan tiga tahun yang lalu. bahkan aroma kamar itu masih sama dengan tiga tahun lalu.
ceklekk bunyi pintu terkunci dari dalam. seto masuk ke dalam kamar. airi menoleh ke arah suaminya itu. jantung airi berdegup kencang. seto memeluk airi dengan lembut.
"aku sangat merindukanmu" kata seto sambil terus mengecup kening airi. lalu airi mendorong tubuh seto pelan. wajah airi berubah menjadi semu merah,akibat malu.
"aku akan mandi" kata airi melarikan diri,seto langsung menggendong istrinya masuk ke kamar mandi.
"kita mandi berdua" kata seto sambil menurunkan airi,seto menyalakan sower,seto memegang dagu lancip airi,lalu dia mencium bibir ranum airi. mereka sangat menikmati ciuman itu.
airi mengeliat manja,dia meraba dada bidang seto. membuat seto terkejut. setelah tiga tahun airi sudah memiliki keberanian. mereka melepaskan hasratnya yang terpendam selama tiga tahun. seto benar-benar membuat airi kelelahan. mereka berdua melewatkan malam itu dengan panas.
"sudah bangun sayang" tanya seto yang sudah bangun terlebih dahulu,udah sejak lama dia memandangi istrinya yang tengah tertidur pulas. airi yang melihat seto,dia malu dan masuk ke dalam selimut tebal yang melilit tubuh polosnya.
"apakah kamu akan kabur" kata seto menarik selimut dan masuk di dalam selimut, mata mereka saling menatap.
"lepaskan aku,pinggangku sakit sekali" kata airi saat seto mulai mencium leher jenjang milik isttrinya.
"apakah kamu merindukan mama?" tanya seto dan tetap memberikan sentuhan-sentuhan pada tubuh polos airi.
__ADS_1
"iya,aku rindu mama" kata airi sambil mencium bibir seto,melihat airi berinisiatif seto semakin brutal.
"kalau begitu,kita berikan dia cucu. agar tetap disisi kita" kata seto,yang terus memberikan sentuhan dan ciuman.
setelah mereka mencapai puncak nirwana,seto menggendong tubuh istrinya ke kamar mandi.mereka mandi berdua. seto memanjakan airi,menyisir rambut airi,mengeringkan rambut airi.
"ayo turun,makan" kata seto sambil menarik lembut tangan airi.
"tapi,aku malu" kata airi pelan,seto mengeryitkan alisnya.
"malu kenapa?" tanya seto bengung.
"lihatlah,hampir semua leherku penuh dengan tandamu,aku malu bertemu pelayan di bawah" kata airi sambil merengut. seto mengambil beberapa baju berkerah tinggi,
"pilihlah,dan berganti baju jika kamu malu. tapi aku sudah meminta cuti untukmu selama tiga hari,dan aku juga tidak masuk kerja selama tiga hari" kata seto sambil tersenyum jahat.
"kenapa,kamu selalu membuat keputusan sendiri" gerutu airi.
"aku sangat rindu istriku,aku juga ingin segera menjadi ayah,aku hampir mati merindukanmu selama tiga tahun,dan kamu harus menebusnya sekarang" kata seto mengecup kening airi.
__ADS_1
mereka melewati selama tiga hari di dalam vila.seto mengosongkan vila,dan hanya akan ada pelayan menyiapkan makan mereka. setelah selesai vila kembali kosong. setelah airi terlihat sangat lelah,seto memeluk tubuh polos airi,menarik selimut tebal itu untuk menutup tubuh mereka. seto melihat bekas tangan airi yang tergores pecahan kaca dan gelas dua kali karena ulahnya. dia meraba pelan bekas jahitan itu. seto terlihat sedih.