
Seto mengantar istrinya bekerja. Saat mobil sudah berhenti seto mengatakan pada airi,bahwa dia melupakan sesuatu.
Mendengar hal itu airi mengatakan dia tidak melupakan apapun,lalu seto menarik tubuh airi dan mencium bibirnya.
Melihat tingkah seto airi merasa malu. Zeo yang jomblo itu. Pura-pura tidak melihat. Walau sebenarnya keringat dingin mulai menembus kulitnya.
Tuan,memang orang yang tidak berperasaan. Aku jomblo sejak dalam kandungan. Dan dia bermesraan dengan nyonya di depan mataku.oh tuhan kirimkan satu wanita untuk meretakkan piala jomblo abadiku.
setelah mencium bibir airi,seto merasa puas. Airi keluar dari mobil seto. airi melakukan pekerjaan dengan bahagia. Febi yang melihat airi bekerja dengan penuh semangat sangat senang.
Seto memasuki kantornya dengan ekspresi bahagia. Kadang seto melempar senyum. Sontak membuat karyawan terkejut. Sebab lima tahun terakhir seto bekerja dengan aura dingin dan tiada hari tanpa marah.
"zeo,kirimkan bunga 99 mawar merah pada nyonya" perintah seto saat sudah duduk di kursi kebesarannya.
Zeo menuruti perintah tuannya. Dia memesan mawar merah yang di maksud seto dan mengirim ke kantor airi.
Tidak lama kemudian,kurir datang dengan membawa mawar merah ukuran besar pada airi. Lalu airi menerima bunga itu dan membaca pesan seto.
jangan lupakan malam indah kita ❤️
Airi yang membaca,tersipu malu. Dia mengatakan jika seto semakin tidak tahu malu. mungkin saja kurir sudah membacanya.
Ting
Pesan whatsapp masuk ke ponsel seto.
Terimakasih bunganya,aku sangat menyukainya. Wahai priaku..
seto tersenyum membaca pesan airi lalu dia membalasnya.
Aku sudah menyiapkan banyak baju untuk kamu coba,aku yakin kamu nanti malam akan menyukainya.
airi yang membaca pesan balasan seto tersipu malu. Dan mengatakan jika dia tidak akan pulang ke rumahnya.
Sepanjang hari,beberapa karyawan seto mengatakan jika hari ini ceo bekerja dengan Normal.
Zeo yang mendengar hal itu tertawa kecil.
"zeo,kenapa kau tertawa begitu? Apakah akhir-akhir ini kau sedang jatuh cinta?" tanya seto curiga.
__ADS_1
"mana ada tuan,aku sangat senang tuan terlihat bahagia hari ini" jawab zeo.
bagaiamana mungkin aku sempat mencari kekasih. Sebentar-sebentar zeo kita lembur. Zeo kerjakan ini,kerjakan itu. Tugas ini cari itu. Bahkan waktu kencanku pun hilang.
seto mengajak airi makan siang,mereka mangajak asisten masing-masing. Mereka duduk berempat.
Febi terlihat sangat gugup saat bertemu dengan zeo. sesekali mereka berdua saling melirik.
Melihat hal itu air mengirim pesan untuk seto.
Ting.
Pesan airi masuk ke pinsel seto.
Sepertinya kita perlu menjadi makjomblang
seto membiarkan ponselnya,lalu airi mengatakan untuk membuka whatsapp nya. Namun dengan santai dan gak peka. Seto mengatakan itu gak penting.
Lalu airi menendang kaki seto. Masih dengan polosnya seto mengatakan sakit dengan tendangan kakinya. Dengan kesal airi malanjutkan makannya.
Seto yang melihat wajah istrinya menjadi muram,dia bingung. Perasaan aku tidak membuat salah. Jadi apa yang salah denganku? Kata seto dalam hatinya.
"zeo,apa aku berbuat salah kepada airi,barusan?" tanya seto yang belum membuka ponselnya.
"sepertinya tidak ada yang salah tuan,mungkin nyonya sedang pms" jawab zeo ngasal.
Pms? Perasaan tadi malam airi masih begitu menikmatinya. Airi masih normal. Masa iya pms datang begitu mendadak.
Setalah sampai di kantor masih dengan perasaan bingung seto membuka pesan masuk. Lalu dia membuka pesan dari airi.
Seto membaca dan dia menatap zeo dengan dingin. Melihat tatapan bosnya zeo dag dig dug. Merasa punya firasat buruk.
"zeo,malam nanti kamu lembur,siapkan proyek baru kita" kata seto dengan mengatakan dalam hati,jika airi marah karena kesalahannya.
Zeo mendengar perintah tuanya hanya menjawab siap tuan. Di dalam hati zeo berkata,bahwa dia ingin sesekali menikmati gajinya. Dan bisa berkencan dengan seorang wanita.
Zeo mengerkakan pekerjaanya dengan lapangdada. Mau bagaimanapun. Bos seperti seto tak terkalahkan.
Setelah sore,seto meninggalkan zeo lembur. Dia menjemput istrinya ke kantor. Terlihat airi sudah menunggu di depan kantor.
__ADS_1
Seto menepikan mobilnya lalu keluar dari mobil,dia membuka mobilnya dan mempersilahkan airi masuk dengan gaya pria play boy.
Melihat tingkah seto airi tertawa dan mengatakan jika seto terlihat lucu,dia sangat konyol saat seperti arsan. Airi juga mengatakan jika dia menyukai seto yang seperti dulu.
Mendengar airi berkata seperti itu,seto tertawa kecil dan berkata,jika dia akan bersikap lembut dan menebus kesalahannya dengan seumur hidupnya.
Mendengar kesungguhan seto, airi akan memeluk dengan tiba-tiba. Namun seat belt menghalangi airi. Membuat seto tertawa keras.
Airi tersipu malu. Dia memonyongkan bibirnya dan menatap kedepan. Seto masih terus tertawa. Membuat airi kesal dengan mendengar ketawa seto yang tidak berhenti.
Setelah mobil masuk ke dalam vila,airi keluar dan membanting pintu mobil dengan keras. Airi masuk duluan dan meninggalkan seto,melihat tinggah airi dia hanya tersenyum-senyum.
Setelah sampai dirumah airi mencium tangan mertuanya dan meninggalkan seto,mama seto melihat airi merajuk. Dan seto mengekor dari belakang.
Setelah sampai di depan kamar airi masuk kamar dan menutup pintu keras,mengenai hidup mancung seto.
"wanita jika sudah marah sungguh mengerikan" kata seto sambil mengelus-elus hidungnya. Lalu dia membuka pintu,dia tidak melihat airi di kamarnya.
terdengar airi sedang mandi. Airi mandi tidak membawa baju ganti maupun handuk. seto tersenyum,dia akan menunggu istrinya memanggilnya sebentar lagi.
1,2,3
"seto" teriak airi dari dalam kamar. namun seto pura-pura tidak mendengar teriakan airi.
Airi terus memanggil seto,namun tidak ada jawaban. Airi dengan kesal membuka pintu dan keluar,seto yang duduk di atas kasur tersenyum melihat airi telanjang keluar dari kamar mandi.
"seto" teriak airi,dan berlari balik ke kamar mandi. Seto tertawa puas. Lalu seto mengetuk pintu kamar mandi. Dia mengatakan ini handuk dan baju gantinya.
Tangan airi keluar dari balik pintu,dengan cepat seto mendorong pintu kamar mandi. Sambil tertawa seto mengangkat tubuh polos airi.
"seto hentikan,lepaskan aku" kata airi meronta. Namun seto tidak menghiraukan airi.
Dia mencium pundak airi saat airi sudah terbaring di atas kasur.
"hentikan seto,kamu belum mandi" kata airi menarik selimut menutupi tubuhnya.
"baiklah nyonya seto,aku akan menagih saat aku sudah selesai mandi" kata seto mengambil handuk dan bergegas mandi.
Airi memakai bajunya dengan cepat sebelum seto selesai mandi. Lalu dia turun ke bawah menemui mamanya. Disana airi tengah menemani mama seto menonton flim.
__ADS_1