TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 06


__ADS_3

airi di taman mengingat kejadian tadi malam membuatnya sangat sakit hati.


"tuhan salahku apa? mengapa aku selalu seperti ini,aku selalu di tindas keluargaku,aku di tinggal ibuku.sekarang aku punya suamipun dia juga menyiksaku,salahku apa tuhan" airi menangis menutup mukanya dengan kedua tanganya. pengurus rumah mencari airi karena ada pesan dari tuan muda


"nyonya,ada tuan berpesan nanti sore akan ada orang yang mengirim pakain dan merias nyonya. tuan akan mengajak makan malam"


"iya bi" airi masih kesal pada seto


airi lalu masuk kamar dan membuka sebuah amplop yang di tulis tangan oleh devan padanya,itu adalah kali pertama devan mengungkapkan perasaanya pada airi


Anda memberi saya bahu ketika saya membutuhkannya


Anda menunjukkan cinta kepada saya ketika saya tidak merasakannya


Anda membantu saya berjuang ketika saya menyerah


Dan Anda membuat saya tertawa ketika saya kehilangan itu Karena kamu,


kamu Alasan kenapa aku masih bertahan Karena kamu,


kamu Alasan mengapa kepalaku masih di atas air Dan jika aku bisa, aku akan memberimu bulan Dan memberikannya padamu Dan jika kematian datang untukmu Aku akan memberikan hidupku untukmu Karena kamu, kamu Alasan kenapa aku masih bertahan Karena kamu,


jadi bolehkan aku menjagamu seumur hidupku?


"Devan bramastha"


airi menitikan air matanya membasahi kertas tersebut. tak terasa hari sudah sore ada seseorang mengetuk pintu.


"nyonya apakah saya boleh masuk?" kata orang di luar


"masuklah" kata airi


lalu masuk seorang perempuan cantik,


"saya di suruh tuan muda untuk mengrias nyonya"


"baiklah tunggu saya mandi dulu"


"baik nyonya"


airi pun selesai mandi,lalu di rias sangat cantik. baju berwarna biru muda berpadu putih sangat manis di kenakan oleh airi


"nyonya sudah selesai tuan sudah menunggu di ruang tamu.


"baik saya akan turun"


airi pun turun ke ruang tamu,terlihat laki-laki tampan dengan jas yang membuat dia terlihat sangat gagah dan berwibawa.


"sudah selesai ya?" tanya seno yang masih menatap ponselnya

__ADS_1


"sudah" jawab airi


lalu seto mengantongi ponselnya dan melihat ke arah airi betapa dia mengagumi wanita yang ada di depanya


"sungguh cantik liar biasa" kata seto dalam hati. lalu seto pun bangkin dan menggandeng airi naik ke mobil


didalam mobil seto melirik airi


airi pun bingung dengan lirikan seto


"tuan,apa aku jelek?" tanya airi


"memangnya kamu pernah cantik?" jawab seto


"ya cantiklah kan saya perempuan,kalau saya tidak cantik bagaima mungkin tuan muda menikah denganku?" cibir airi


"heh kita hanya menikah di atas matrei"


"lalu apa yang terjadi tadi malam?"


"uhukkkk diam dari pada aku turunkan kamu disini" kata seto


"hehhh dasar laki-laki" kata airi


tak lama kemudian tibalah di sebuah resto malam itu resto sudah di boking seto dan teman-temanya merekapun membawa pasanganya masing-masing


airi dan seto pun masuk ke dalam resto di sambut kawan-kawan seto


lalu seto pun berjabat tangan ala anak muda dengan teman-temannya tak lama kemuadia makanan pun di hidangkan.


"sial,jadi ini wanita yang di nikahi seto tampangnya tidak buruk juga. sia-sia aku mau menjadi pacar arsan hanya demi bisa dekat dengan seto. tapi malah seto menikah secara diam-diam" kata dila dalam hati dila yang sudah lama menyukai seto.


"airi apa pekerjaanmu?" tanya dila


"aku baru lulus sma dan belum pernah bekerja" sambil senyum airi menjawab pertanyaan dila


"oh sayang banget ya padahal menjadi wanita karir adalah impian setiap kaum hawa" ejek dila sambil melirik seto


"istriku tidak perlu bekerja,istriku tidak akan kekurangan apapun" seto langsung menjawab omongan dila sontak dila sedikit marah namun di pendamnya


"hahaha iya,tentu saja itu benar seto" dila menjawab dengan perasaan yang canggung


"seto kamu dapat dari mana istrimu sangat cantik,sial sekali hidupku yang masih melajang ini" kata duren sambil memasang emoji wajah sedih


"itu karena kau yang kurang beruntung,tentu saja perkenalan singkat hahaha" kata arsan


"sial kenapa mata kawan ini pada melihat ke arah airi,ini membuatku sedikit marah" kata seto dalam hati


"makanlah daging lebih banyak,kamu terlihat kurus" kata seto memgambilkan daging rebus ke piring airi,seto mengambilkan lauk dan lauk juga sayur bahkan terlihat sangat menumpuk di piring airi

__ADS_1


"seto bagaimana cara aku memakanya jika kamu tak berhenti mengambil" kata airi


"habiskan satu persatu biar kamu sedikit berisi daging" kata seto


"gila,es batu benar-benar mencair" kata arsan


"aku belum pernah melihat seto selembut ini pada perempuan" kata dila dalam hati sambil mencengkeram pisau pemotong stik.


***


malam sudah larut mereka juga akhirnya pulang. airi mengantuk tiba-tiba ditengah perjalanan dia tertidur di mobil. seto meraih dan mendekatkan badanya ke badan airi lalu merebahkan kepala airi ke bahunya.


"zeo kamu bilang pada rara untuk tidak memilihkan baju yang terlalu terbuka,aku tidak menyukainya" kata seto pada asitenya


"baik tuan,akan saya katakan pada rara"


"tuan muda sepertinya sudah mulai jatuh cinta pada nyonya" kata zeo dalam hati


tak lama kemudian sampailah di rumah seto tidak membangunkan airi dia akan menggendong airi ke dalam namun "dukkk"


kepala airi terbentur pintu mobil


"aduhhh" kata airi


"ehh ngapin kamu gendong aku,sakit kepalaku. turunkan aku" kata airi


lalu seto pun mejatuhkan airi dari gendonganya "brungg"


"kamu memang gila ya,kamu beneran jatuhkan aku" kata airi sambil bangkit lalu memegang punggungnya


"kamu yang bilang jatuhkan,jadi salahku dimana?" kata seto datar


"dasar laki-laki gila" kata airi ngluyur ke kamar


"eh apa yang kamu bilang,siapa yang gila" kata seto membuttuti airi namun airi masuk kamar dan berganti baju tidak menanggapi seto.lalu seto pun masuk dan menggedor pintu kamar mandi


"keluar kamu,siapa yang kamu bilang gila ayo katakan sekali lagi" kata seto


"gila,gila,gila" kata airi dengan suara yang tak terdengar. seto yang menggedor pintu dan airj yang membuka pintu dan seto terjatuh ke dalam menimpa tubuh airi


"seto,kamu ngapain" kata airi berontak


"namun seto malah mencium bibir airi"


airi pun menggigit bibir seto


"gila,kamu ini apa sio anjing,sembarangan menggigit orang" kata seto. lalu airi yang berhasil lepas dari seto lari ke kasur dan tidur dengan berlilit selimut dan hanya terlihat wajahnya. lalu seto naik ke atas kasur dan menimpa tubuh airi yang dililit oleh selimut di pikir airi lilitan selimut menyelamatkan dirinya dari seto tapi ternyata membuat seto semakin mudah menangkapnya


"kamu pikir dengan begini kamu bisa lari" kata seto lalu memcium pipi airi. seketika airi ingin berontak namun tidak bisa

__ADS_1


seto yang mulai mencium dari pipi,bibir,telinga hingga ke leher membuat airi meronta namun badan rasanya mengqianati hati airi. seto yang mendengar ******* airi semakin bergairah.


__ADS_2