TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 23


__ADS_3

saat makan siang seto seperti biasa makan di dalam ruangan,dan menyuruh asistennya membeli makan di luar untuknya.


tok tok tok


"masuk" kata  seto dari dalam ruangan.


"kak,apakah kakak belum makan? anisa membawa bekal. tadi anisa masak makanan kesukaan kakak" kata anisa sedikit manja.


"duduklah" kata seto menunjuk sofa. mereka berdu duduk di sofa,tak lama kemudian zeo masuk membawa makan siang milik seto. mereka bertiga makan bersama.


"aku harus mendapatkan kak seto,bagaimanapun caranya" kata anisa dalam hati.


"bagaimana dengan pekerjaan kamu anisa?" tanya seto


"alhamdulilah lancar kak" tersenyum manis.


setelah selesai makan mereka kambali bekerja,airi mengajar dengan sabar. karena dia dosen termuda dan cantik,kadang di goda sama mahasiswa. bahkan ada mahasiswa yang nekat memberi dia bunga.


setiap hari seto mengantar jemput airi,membuat windu bertanya-tanya. ada hubungan apa antara tuan seto dan airi. kenapa setiap hari mereka bersama,dia juga kadang mengikuti mobil seto,namun selalu digagalkan oleh pengawal seto.


sore itu windu kembali mengikuti mobil seto.


"dia mengikuti mobil tuan" kata pengawal


"biarkan dia mengikuti sampai villa" jawab seto tersenyum


"apakah dia ingin berebut wanita denganku,bermimpi saja" batin seto sambil tersenyum.


"kamu kenapa? tersenyum-senyum begitu?" tanya airi curiga

__ADS_1


"kangenlah sama kamu" jawab seto sambil mengecup kening airi.


Setelah sampai di villa,seto menggendong airi masuk ke villa dan terlihat oleh windu.


"jadi,mereka memiliki hubungan kusus?" kata windu pada dirinya sendiri.


Seto tersenyum senang,bisa menyingkirkan orang yang sedang mengharapkan istrinya.


Seto dan airi tengah makan malam bersama.


"sayang,besok temani aku ke pesta jamuan makan malam" kata seto mengawali pembicaraan mereka. Airi mengangguk setuju.


seto dan airi tidur dengan nyenyak,seto sekarang tidur lebih awal. selama tiga tahun tanpa airi di sisinya. Seto mengahabiskan waktunya dengan bekerja. kadang dia meminum obat penenang agar bisa istirahat. Sekarang candunya sudah kembali. Dia tidur sangat nyenyak.


...****************...


Zia akhir-akhir ini kembali ke dunia hiburan berkat orang yang ada di belakangnya. Dia juga hadir disana. Dia menatap adiknya dengan tatapan tidak suka.


"kamu nikamati pesti ini,carilah makanan. Aku paling ingat kamu suka makan" goda seto pada istrinya.


Airi mencubit pinggang seto.


Seto menyapa beberapa rekan bisnis. Zia menyapa adiknya dengan arogan.


"apa kabar adikku sayang" sapa zia.


"baik" jawab singkat airi.


"sepertinya, kamu sangat menikmati peranmu ya?"

__ADS_1


"tentu saja. Semua itu bukannya berkat kalian,harusnya aku mengucapakan terima kasih. Karena dengan perjodohan itu,membuat aku memiliki sebuah keluarga" jawab airi santai


"aku sudah lama tidak bertemu airi,dia terlihat asing. Dia telah berubah" batin zia dalam hati.


"hai kakak ipar? Kakak disini juga?" anisa menyapa airi.


"iya,kamu disini juga,mari kita mengobrol. Aku butuh teman. Aku tidak mengenal siapapun disini" ajak airi,dia mengajak anisa menjauh dari zia.


airi dan anisa mengobrol dengan baik,sesekali anisa tertawa. Seto melihat airi dan anisa akrab sangat senang.


"kalian sudah akrab?" tanya seto saat bergabung dengan airi dan anisa.


"iya kakak ipar sangat asik orangnya,kak seto sangat beruntung bisa bersama dengan kakak ipar" kata anisa sambil tersenyum.


"syukurlah kalau kamu suka dengan airi" kata seto sambil mengusap rambut anisa.


"deg" jantung airi bertedak,darah berdesir. Seperti sedang cemburu saat melihat tingkah seto pada anisa.


"tidak apa-apa. Begini juga bagus. Aku mengalah untuk menang" kata anisa dalam hati.


Seto dan airi pulang dari pesta. Meski airi sedikit tidak suka dengan sikap seto pada anisa. Dia diam,tersenyum dan menyembunyikan rasa tidak sukanya pada seto dan anisa.


"apakah ada yang tidak nyaman" tanya seto pada airi saat berada di dalam mobil.


"aku tidak apa-apa,aku hanya sedikit lelah" kata airi.


"tidurlah,nanti aku bangunkan saat sudah sampai di villa" kata seto yang tidak tahu dengan kecemburuan istrinya.


Airi menutup matanya,dia mencoba berfikir jernih,masalah seto dan anisa.

__ADS_1


__ADS_2