TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 37


__ADS_3

Hari berikutnya.


"bu,tuan seto ingin bertemu dengan anda" kata febi


"katakan aku sedang tidak ada di kantor"


"baik bu"


Febi mengatakann apa yang di perintahkan airi


"jam berapa dia akan kembali?" tanya seto


"aduh,aku harus jawab apa?" batin febi


"sebentar ya pak,saya akan telvon ceo dulu" kata febi. Lalu dia menelvon airi.


"maaf pak,kata bu airi. Dia tidak kembali ke kantor"


Dengan perasaan kecewa seto kembali ke kantor.


setiap hari seto datang ke kantor airi. Namun airi terus mencari alasan untuk menghindari seto.


Hingga pada suatu hari,seto berpaspasan dengan airi di kantornya.


"airi" seto berlari mengejar airi,sampai pada akhirnya mereka di dalam lif yang sama.


"airi,kenapa kamu menghindariku? Katakan. Kita sepasang kekasih dimasalalukan? Katakan kamu menikah dengan orang lain karena terpaksa? Kamu masih mencintaiku?" tanya seto sambil memegang tangan airi.


airi hanya diam,dia tidak menjawab satupun pertanyaan seto.


"airi katakan sesuatu. Jangan diam saja" teriak seto.


Ting


pintu lif terbuka,airi keluar dari dalam lif. Airi berlari masuk ke ruanganya. Seto mengejar airi. Sampai kedua orang itu saling mendorong pintu. Seto menghalangi pintu dengan kakinya.


Akhirnya seto pemenangnya. Kedua orang itu ada dalam ruangan yang sama.


"airi,katakan sesuatu. Jangan menghindar lagi. aku memang tidak ingat apapun dengan masalalu kita. Oke aku minta maaf. Tapi perasaanku mengatakan kamu adalah orang yang sangat spesial di hidupku" kata seto dengan sedikit memelas.


Airi sama sekali tidak menjawab apapun perkataan seto. Dia hanya diam. Airi memendam perasaan yang bergemuruh di dalam hatinya.


Seto menarik tangan airi,dan airi jatuh dalam pelukan seto. Airi mendongak ke atas. Kedua mata itu saling menatap.


Kini mata indah airi mulai berkaca-kaca.


Cup....

__ADS_1


Seto mencium bibir airi dengan lembut,tanpa sadar airi membalas ciuman seto. Kedua orang itu,mencium semakin dalam.


Lalu seto melepas ciumannya. Kedua pipi airi telah basah dengan air mata.


Seto berlahan mengusap air mata airi. Dia memandang wajah cantik airi,yang diam memalingkan pandangannya pada dirinya.


Seto menarik dagu lancip airi ke arahnya. Kedua mata itu saling memandang. Berlahan air mata airi kembali tumpah.


Seto melihat airi berkali-kali menangis tanpa suara. Membuat hatinya sakit.


tiba-tiba airi memeluk tubuh seto dengan erat. Airi menangis dengan sesenggukan. bibirnya bergetar. Dia tidak tau harus mengatakan apa.


Seto membalas pelukan airi. Mereka berpelukan sangat lama. Seto memeluk airi dengan lembut. Sesekali dia mengelus punggung airi.


Airi tidak melonggarkan pelukannya. dia memeluk seto dengan kencang.


"airi,aku tidak bisa bernafas. Dan kamu akan menjadi tersangka pembunuhan,kamu terlalu erat memelukku" kata seto menggoda airi.


Dengan cepat airi melepas pelukannya. Dengan canggung airi mengusap air matanya.


Seto menarik airi duduk di sofa. Seto dan airi duduk saling berhadapan. Airi kembali menunduk. Dia tidak ingin melanggar janjinya pada mertuanya.


"airi,katakan. Siapa aku di masalalu? Katakan kamu menikah dengan siapa? Kenapa kamu menikah?" banyak pertanyaan yang di ajukan seto pada airi.


Satupun airi tidak bisa menjawab. Dia hanya diam dan diam.


Lalu seto mengeryitkan matanya saat melihat foto arka di atas meja kerja airi.


"seto jangan sentuh foto itu" teriak airi.


Seto masih memandang foto arka. Dia semakin tidak mengerti. Foto arka sangat mirip dengan dirinya.


"airi,apakah ini anak kita?" tanya seto dengan Percaya diri.


"bukan,dia anakku dengan suamiku" kata airi sambil merebut foto arka.


"katakan airi,siapa suamimu? Jika kamu bisa membawa laki-laki itu dihadapanku. Dan surat nikahmu. Aku tidak akan mengganggumu. Tapi jika kamu tidak bisa menunjukan itu semua. berarti aku suamimu" kata seto sambil menatap airi.


Cup...


seto kembali mencium airi,kali ini dia mencium dengan kasar. Airi meronta,lalu menggigit bibir seto.


Seto mengusap darah di bibirnya.


"aku beri kamu waktu 3 hari,untuk membuktikannya airi" kata seto meninggalkan airi. Yang berdiri mematung.


Airi,lemar dan duduk dilantai saat seto keluar menutup pintunya.

__ADS_1


"apa yang harus aku lakukan. 3 hari,dalam 3 hari aku harus membawa seorang laki-laki dan surat nikah. Itu mustahil" kata airi pada dirinya sendiri.


Ceklek


Pintu terbuka,febi melihat airi duduk di lantai. Febi berlari menghampiri airi lalu memapah airi untuk duduk di sofa.


"ada apa,ibu duduk di lantai. Apa yang di katakan oleh tuan seto?" tanya febi,sambil memberikan air putih untuk airi.


"febi,aku sudah berjanji tidak akan mengganggu seto. Dan sekarang seto minta aku membawa laki-laki dan surat nikah. Jika aku tidak bisa membuktikan,berarti dia adalah suamiku. dia menebak suamiku,karena dia melihat foto arka" cerita airi pada febi.


Febi mengerti,hanya melihat saja. semua orang bisa tahu jika arka adalah anak seto. Dengan kemiripan yang mereka miliki.


...****************...


Seto duduk di kursinya. Dia masih mengingat airi,lalu dia meraba bibirnya. Dia sangat menyukai ciuman itu.


Kembali dia mengingat foto arka. Dia sangat yakin jika arka adalah anaknya.


Drettttt dretttt


Ponsel arsan bergetar


"hallo tuan muda seto yang terhormat" arsan menjawab panggilan telvon arsan


"arsan,katakan. Apa buhungan aku dan airi dimasalalu. Jika kamu tidak mengatakan dengan jujur. Aku tidak akan menemuimu. Hubungan persahabatan kita selesai" kata seto mengancam.


deg


"haih,kita bertemu di cafe,tempat biasa. Pesan tempat disana. Aku akan berangkat setelah 10 menit lagi" kata arsan sambil melihat jam tanganya.


Seto yang mendengar itu,langsung bergegas berangkat ke cafe. Dan memesan ruang vvip.


Seto duduk di dalam ruangan. Tidak lama kemudian arsan pun datang. Dan duduk di depan seto.


"ceritakan semua padaku,jangan berbohong" kata seto dengan tatapan mematikan.


Arsan menghela nafas panjang. Lalu menceritakan semua kisahnya bersama airi.


setelah selesai. Seto terdiam sedih. tanpa mengatakan apapun seto mengambil kunci mobilnya,meninggalkan arsan begitu saja.


"haihhh dasar seto. Habis manis sepah dibuang." kata arsan pada dirinya sendiri.


Seto menyalakan mobilnya,dia mengendarai mobilnya dengan kencang. tak lama kemudian mobil seto masuk ke dalam villa pribadinya.


"ma,mama. Dimana mama" teriak seto. Seperti orang kesurupan.


"ada apa seto,kamu teriak-teriak mengagetkan mama saja" kata wanita paruh baya itu keluar dari ruang tengah.

__ADS_1


"ma,airi adalah istriku kan ma? Jawab seto dengan jujur ma? Jawabbbb?" bentak seto


"seto,siapa yang mengatakan? apakah airi seto? Kenapa kamu percaya dengan omongan airi?" mama seto tidak mau kalah.


__ADS_2