TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 28


__ADS_3

seto masuk memandang istrinya dengan perasaan yang campur aduk. lekuk tubuh airi membuat dirinya ingin menyentuh. disisi lain dia teringat ucapan dokter,untuk tidak melakukan hubungan badan dengan istrinya. karena akan membuatnya semakin dekat dengan kematian.


"airi,pakailah bajumu dengan benar,kumohon jangan seperti ini. kita bisa bicarakan semua ini dengan baik-baik. kamu masih bisa berobat" kata seto membujuk istrinya. dia berdiri jauh dari airi,dia tidak berani mendekat ke istrinya. dia takut tidak bisa menahan dirinya.


"apakah kamu tidak percaya padaku? aku baik-baik saja seto" airi membentak seto. airi berjalan mendekat ke arah seto,dan seto mundur selangkah demi selangkah menghindari airi.


"airi,aku peringatkan kamu,jangan mendekat" bentak seto. namun airi tidak peduli. dia memeluk tubuh suaminya dengan baju haram yang dipakainya.


"kumohon,ayo. buatlah aku hamil. ijinkan aku terus bersamamu. aku ingin bersamamu. aku tidak memiliki keluarga,selain dirimu. jangan hilangkan harapanku seto" airi memeluk tubuh suaminya,perlahan seto membalas pelukan airi. pelukan itu berlahan terlepas,kini kedua mata itu saling menatap.


dalam sekejap,seto melakukan sesuai permintaan istrinya. dengan syahdu mereka menikmati setiap momont untuk menggapai nikmatnya surga dunia. seto menatap airi yang terlelap dalam tidurnya. dia terlihat lelah. seto membelai rambut airi dengan lembut,sesekali mencium pipi mulus airi.


seto berdiri di balkon hotel,dia menyalakan sebatang rokok. untuk menenangkan dirinya. dia mencoba mencari solusi masalah yang tengah di hadapinya. dia merasa airi sangat berharga untuknya. tapi disisi lain,dia tidak mampu melawan orang tuanya. dia juga sadar,keturunan memanglah sangat penting untuknya saat ini.


drerrtttt suara getaran ponsel seto


"hallo ma,kami tidak pulang malam ini. kami sedang di hotel menenangkan diri. besok kami pulang kerumah" seto menjawab panggilan telvon mamanya,kedua orang tua seto pun paham jika mereka butuh waktu.


airi menyadari seto tidak ada di sampingnya,dia mencoba bangun dari atas ranjang. namun pinggangnya terasa mau patah. seto menyadari airi yang terbangun dari tidurnya,dia masuk ke dalam kamar.


"kamu kenapa sayang?" tanya seto saat melihat airi seperti sedang kesakitan.


"sakit" kata airi memeluk suaminya.


"aku sudah bilang,kenapa kamu begitu keras kepala. kita kedokter sekarang" kata seto sambil mengelus perut rata airi. lalu dia mengambil beberapa pakaian untuk airi.

__ADS_1


"sayang,aku tidak sakit di bagian perut. karena kamu begitu kuat,pinggangku rasanya mau patah" kata airi dengan wajahnya yang bersemu merah. dia terlihat malu.


seto mengembuskan nafasnya dengan kasar,dia memeluk istrinya.dan mereka tertidurr dengan saling memeluk.


jam semakin berputar,suami istri itu berangkat bekerja dari hotel. mereka memutuskan untuk pulang kerumah setelah bekerja.


hari ini adalah hari yang menentukan hasil pemeriksaan airi dan hasil penelitian obat. airi meminta ijin untuk cuti setengah hari. dia menemui dokter arafah. airi duduk di kursi tunggu dengan perasaan yang cemas.


tidak lama kemudian seorang dokter tampan dengan kaca mata minusnya,datang menemui airi. dia membawa sebuah kertas hasil pemeriksaan airi dan hasil obat yang airi berikan tiga hari yang lalu.


"kak,bagaiamana hasilnya?" tanya airi yang sudah penasaran sejak tadi.


"kesehatan kamu baik,tidak ada yang salah dengan tubuhmu. rahimmu juga tidak ada masalah. kamu terlihat subur. soal obat kemaren,Obat-obatan kortikosteroid (steroid) seperti kortison dan prednison terbuat dari hormon testosteron.Jika digunakan dalam dosis tinggi oleh wanita, obat ini dapat menghambat kerja kelenjar hipofisis dalam merangsang pelepasan sel telur dari ovarium.Obat steroid juga dapat melemahkan sistem imun. jika kamu sedang hamil menurunnya imun selama kehamilan bisa meningkatkan risiko penyakit infeksi hingga komplikasi berupa keguguran." dokter arafah memberikan penjelasan pada airi.


"terima kasih kak,airi mengerti. airi akan membawa hasil pemeriksaan ini. semoga saja suami airi bisa mengerti"


airi memberikan hasilnya.yang jauh berbeda dengan pemeriksaan airi. namun airi berkata pada arafah untuk tidak mengekpos terlebih dahulu. sebab dia membutuhkan bukti yang lebih dari itu. arafah setuju dan berencana membantu airi.


jam sudah menunjukan pukul 17:15 suami istri itu memasuki villa peribadi mereka. anisa mengekor dari belakang. mama mertuanya memberikan pelukan hangat pada menantunya. airi dan seto naik ke lantai dua,setelah selesai mandi mereka duduk di meja makan.


satu keluarga itu sedang menikmati makan malam mereka.


"papa sudah memutuskan,seto pilih wanita mana yang suka rela mengandung bayi tabung kalian. atau kamu menikah lagi. itu pilihan kamu" kata papa seto datar.


deg

__ADS_1


airi terdiam di meja makan,seto langsung berhenti memakan makan malamnya, dia melihat ke arah istrinya. airi terdiam. anisa senyum tipis,dia merasa puas dengan apa yang dilakukan olehnya.


"semua terserah pada airi pa" jawab seto singkat.


blammm papa seto memukul keras meja makan itu. airi berdiri dan pergi begitu saja. seti memanggil airi,dan menghentikan langkah airi.


"tenanglah sayang,aku tidak akan tidur dengan wanita manapun selain kamu. aku tidak akan menikah dengan siapapun selain kamu" peluk seto.


"airi,kamu jangan egois. mau bagaimanapun keluarga kami membutuhkan keturunan" teriak papa seto. mama seto hanya duduk diam di kursi,dia tak kuasa menahan air matanya.


"pa,kalau seto mau menikah. silahkan saja. aku dan seto juga belum mendaftar ke catatan sipil kan? jadi terserah seto saja" kata airi melepas tangan seto.hatinya sakit saat ini, tidak ada wanita yang tidak ingin memiliki seorang anak. bukan dia tidak mau menjelaskan pada mereka. namun airi lelah karena ketidak percayaan mereka padanya.


airi melangkahkan kakinya keluar rumah. Seto mengejar airi.


"seto lepaskan aku,kita butuh waktu. Biarkan aku sendiri dulu" kata airi meronta saat seto menarik paksa tangan seto.


Akhirnya seto hanya menatap kepergian istrinya dengan perasaan sedih. Dia menatap tajam orang tuanya,lalu pergi masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar,membekas banyak kenangan indah mereka. Di dalam kamar itu,airi mencoba mengakhiri hidupnya dua kali. Di dalam kamar itu seto meraba kasurnya,di atas kasur itu memberikan kehangatan dalam dirinya.


Dalam diam dan tak berdaya seto merebahkan tubuhnya di atas kasur. bayangan istrinya terus memenuhi isi otaknya.


Sedangkan airi,tidak tahu dia harus kemana. Dia mengendarai taxi online. Berkali-kali dia membuka ponselnya.


"nona tujuan anda telah sampai" kata sopir taxi online itu. Airi turun di sebuah taman kota,disana banyak lampu berkelap-kelip. Banyak anak remaja maupun anak-anak menghabiskan waktu malam mereka.

__ADS_1


Airi duduk terdiam di antara para pengunjung yang tengah tertawa bahagia. Airi tidak membawa tasnya. Dia hanya membawa ponselnya saja.


Entah kenapa seto melihat tas airi yang masih di atas meja rias itu. timbul perasaan ingin mengecak-acak isi di dalamnya. Dia juga tidak mengerti dengan dirinya,yang selama ini tidak menaruh rasa curiga pada istrinya namun,semakin memandang tas tersebut. Dia semakin ingin membongkarnya.


__ADS_2