TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 30


__ADS_3

Pagi yang cerah,airi mencoba melamar pekerjaan. Dengan kecerdasan dan nilai yang di milikinya. Dia mendapat pekerjaan dengan cepat.


satu bulan kemudian...


Seto kembali bekerja,dia di indonesia ditemani orang tuanya. dia kembali menjadi presdir yang dingin. Dia tidak memiliki senyum.


Terasa sesak di dada asisten zeo,ingin rasanya dia mengatakan pada tuannya tentang airi. Dalam diam dia berdoa,semuga tuannya cepat sembuh dan mengingat semuanya.


"zeo,katakan pada direktur pemasaran. Jika perkerjaan sampah seperti ini. Lebih baik dia besok tidak perlu datang lagi ke kantor" amarah seto seperti sebelum bertemu airi.


"baik tuan" jawab zeo patuh.


Sementara itu,airi bekerja di sebuah pabrik industri sebagai staff pemasaran. sejak pagi airi merasa tidak enak badan,dia ingin mual.


Lalu airi teringat dia sudah telat 2 minggu sejak kembali dengan seto. Sepulang kerja dia membeli tespek. Lalu hasilnya garis dua.


Dengan lemah,airi duduk di lantai. Tangannya memegang perutnya yang masih rata.


"kenapa,kamu datang di saat seperti ini. papi melupakan kita. Tapi mami berjanji,akan menjagamu sepanjang usia mami" kata airi sambil menangis.


Selama kehamilanya belum terlihat airi masih terus bekerja. Dia tahu,kelak dia akan membutuhkan banyak uang. Dia mencoba mendesain gambar-gambar baju. Karena memang pada dasarnya kemampuan airi adalah desain.


seto melamun di sebuah balkon,dia seperti sedang kehilang sesuatu. Tapi dia sendiri tidak tahu apa itu. Lalu dia masuk,melihat sebuah parfum perempuan di atas meja rias.


"apakah ini parfum mama? Kenapa ada di sini" kata seto dengan spontan,seto mencium bau parfum itu.


Pecahan-pecahan ingatan muncul di kepala seto. Bayangan airi muncul begitu saja.


Tarrrr... botol parfum itu jatuh begitu saja. Pecah di atas lantai. Sedangkan seto memegang kepalanya yang sakitnya tidak tertahan lagi.


"seto,ada apa seto" tanya mama seto panik, saat sudah masuk ke dalam kamar seto. Bau parfum airi menyengat di dalam kamar seto. dengan sigap mama seto memapah seto ke kasur. Sedangkan pelayan dengan cepat membersihkan parfum dan pecahan kacanya.


Mama seto memberikan obat,tidak lama seto tertidur. Dia mengingau dalam tidurnya.

__ADS_1


"airi,maaf airi, airi aku yang salah....."


Mama seto memandang putranya dengan air mata,yang terus menetes,dia harus segera mengenalkan seto dengan beberapa seorang perempuan.


Saat mamanya akan pergi dari kamar seto. Tangan seto menarik tangan mamanya.


"airi,jangan tinggalkan aku" kata seto terus mengingau.


Perlahan mama seto melepas tangan putranya. Dia dan suaminya bersikeras akan mendojohkan seto dengan teman rekan bisnisnya.


5 bulan kemudian....


Karena perut airi yang semakin buncit,airi harus mengundurkan diri sebelum ada yang tahu jika dirinya tengah berbadan dua.


Dengan uang yang di kumpulkan,dia membuka sebuah toko kecil-kecilan. Jika di tanya oleh tetangganya,dia mengatakan suaminya sedang bekerja di luar negeri. Tetangganya percaya saja,sebab di rumah airi ada foto pernikahan airi dan seto.


Siang hari saat matahari memancarkan panasnya. Airi sangat menginginkan es cendol. Dia berjalan keluar dari tokonya,dia menyeberang jalan.


Cekittttt sebuah mobil mewah. Hampir menabraknya. Lalu keluar suami istri paruh baya mendekati airi yang ketakutan.


Airi menatap wanita itu,dengan perasaan yang akrab. Padahal dirinya belum pernah bertemu.


"nak,apakah kami menyakitimu?" tanya seorang pria paruh baya itu cemas. Melihat airi yang masih mematung.


"ah,maaf. Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja" kata airi sambil mengelus perut buncitnya.


"kamu akan pergi kemana? Biar aku yang mengantarmu" tawar ibu paruh baya itu.


"tidak usah bu,aku hanya akan membeli es cendol. Aku sangat menginginkanya" jawab airi malu.


Wanita paruh baya itu,menyuruh suaminya pergi membeli es cendol yang di inginkan airi. Lalu dia mengajak airi masuk ke dalam toko,sekaligus rumah airi.


"dimana suamimu nak?" tanya wanita itu.

__ADS_1


Entah kenapa,airi begitu terbuka. Dia menceritakan nasib buruk yang tengah dia jalani. Kedua orang tua itu saling memandang.


"Apakah kamu mau,jika menjadi putriku? Aku tidak memiliki seorang anak. Putriku di culik seseorang dia masih berusia 3 tahun,sampai sekarang aku tidak tahu keberadaannya" kata wanita peruh baya itu sedih.


Pasangan suami istri itu adalah pengusaha kaya di kota jakarta. Dia memiliki usaha batu bara di kalimantan,serta memilki pabrik kosmetik terbesar se asia. Istrinya bernama widia lestari pranomo dan suaminya bramantio pranomo.


Dengan perasaan senang airi mau menjadi putri mereka. Hari itu juga,airi tinggal bersama mereka. Kedua orang tua itu mengumumkan pada publik jika putrinya yang hilang telah kembali. Dan dia akan memiliki seorang cucu. Namun sayangnya menantunya meninggal dunia.


dalam sekejap berita itu sampai ke telinga keluarga seto. Namun mereka tidak menyadari jika itu adalah airi.


Nama airi berubah menjadi airi putri pranomo. Mereka bertiga hidup bahagia. Airi diperlakukan selayaknya putri kandungnya sendiri. Kini airi menyadari berkah yang dia dapatkan di tengah guncangan badai besar dalam hidupnya.


Usia kandungan airi menginjak 9 bulan lebih 1 minggu.


Pagi itu airi masih memasak sarapan untuk orang tuanya. Tiba-tiba seperti ada air merembes mengalir ke kaki airi. Perutnya seperti sedang dalam guncangan yang hebat.


"bik,kenapa perutku sakit sekali" kata airi memegang pembantunya.


"non,anda mau melahirkan" pembantu itu histeris memanggil nyonya nya. Dengan cepat airi dibawa ke rumah sakit.


Selang 5 jam, airi melahirkan dengan normal. Anak laki-laki tampan. Dia sangat mirip 100% dengan seto.


"cucuku sangat tampan" kata nyonya widia,memperlihatkan pada airi.


Airi menghabus air matanya. Di dalam hatinya dia menyebut nama seto.


Seto,anak kita sudah lahir. Dia sangat mirip denganmu. Apakah kamu sudah mengingatku? Jika sudah mengingatku. Akankah kamu mencariku? Aku sangat merindukanmu. Sangat,sangat sangatttt rindu.


"ma,kenapa hati seto merasa sakit sekali sejak tadi pagi. Seto seperti sedang merindukan seseorang. lalu siapa dia ma. Seperti sangat sepesial bagi seto" tanya seto pada mamanya di sebuah panggilan telvon.


"mungkin dia kekasihmu,mama mana tau kekasihmu siapa? Kamu tidak pernah membawa wanita ke rumah. Mungkin saja kalian sudah putus,buktinya sampai saat ini belum ada wanita yang menemuimu. Mama berencana mengatur kencan buta untukmu. Gimana?" jawab mama seto. Dengan nada sesantai mungkin.


Lalu seto tanpa menjawab dia mematikan panggikan telvonnya. Zeo yang mendengar itu,dia terlihat sedih. Seto tidak pernah lagi tersenyum. Dia berjalan dengan dingin.

__ADS_1


Saat malam,seto memperhatikan sebuah foto seorang anak kecil tengah tersenyum. Dia berfikir. Mungkin ini fotoku sewaktu masih kecil. Terlihat tampan. Lalu seto mengambil dan melihat dengan jelas. Perlahan seto merabanya.


__ADS_2