TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 31


__ADS_3

seto meraba foto anak laki-laki berusia 10 tahun. dia melihat kertas kecil terselip di dalam bingkai foto. lalu seto mengambil kertas itu.


seto membuka lipatan kecil itu.


Seto,aku mencintaimu. meski kamu tidak lagi mengingatku,namun aku percaya takdir cinta kita akan kembali bersama. Maaf jika aku memberimu luka.


Airi


"apakah tulisan ini dari kekasihku? tapi mama bilang aku jomblo sejak dalam kandungan. tapi kenapa ada kertas ini? atau hubungan kami tidak direstui? ahhh aku lebih baik bertanya pada zeo besok" kata seto yang tengah bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


saat makan malam suasana sepi seperti mengheningkan cipta. seto melirik orang tuanya secara bergantian.


"Ma,pa... Apakah kalian tahu. Siapa airi?" tanya seto tiba-tiba.


Uhuk uhukkkk mendadak papa seto batuk, dia tersedak makanan. Mama seto langsung mengambil air putih satu gelas untuk papanya.


"airi.... Bukanya dia kekasihmu yang meninggalkanmu. Dia selingkuh dengan pengusaha kaya. Mungkin sekarang dia sudah menikah,mama tidak tahu keberadaan dia sekarang" kata mama seto berbohong.


Maaf seto,mama berbohong. Semua demi kebaikan kalian. Mama tidak mau keluarga kita tidak memiliki keturunan.


seto memandang orang tua itu bergantian.


"apakah kalian tidak sedang berbohong? Memang masih ada pengusaha kaya,selain seto?" tanya seto dengan ekspresi datar.


"seto,apakah kamu meragukan kami?" tanya papa seto,dia menghentikan makan. Dan menatap putranya.


"sudahlah pa,kelak siapa yang berbohong. Akan ketahuan jika seto sudah mendapatkan ingatan seto kembali" kata seto,sambil berdiri meninggalkan meja makan.


Kedua orang tua itu saling memandang. Ada perasaan takut di hati mereka. Jika kelak putranya akan membencinya.


keesokan harinya seperti biasanya seto pergi bekerja,dia terdiam cukup lama di kursinya. dia duduk sambil memegang pelipisnya.


"zeo,apakah kamu mengenal seseorang yang bernama airi?" tanya seto pada asistennya.


deg

__ADS_1


"maaf tuan,saya tidak mengenalnya" jawab zeo sambil menundukkan kepalanya.


"zeo,sebenarnya sudah berapa lama kamu bekerja untukku?" tanya seto menatap asistennya yang menunduk.


"10 tahun 8 bulan lebih tiga hari tuan" jawab zeo.


"jadi,kenapa kamu berbohong padaku?" tanya seto dengan tatapan dingin.


"maaf tuan,airi adalah cinta dimasa lalu tuan,namun dia pergi meninggalkan tuan. karena dia sedang menderita sakit kanker" jawab zeo dengan hati-hati.


"tuhan,aku tidak sedang berbohongkan? apa yang aku katakan benarkan?" tanya zeo pada dirinya sendiri di dalam hati.


seto terdiam,dia tidak mau lagi bertanya tentang masalalunya. dia berkata pada dirinya sendiri. Biarkan waktu yang menjawab.


Sementara itu keluarga pranomo tengah berbahagia kedatangan cucu mereka. airi memberi nama arset arka pranomo.


Mereka memanggil arka. Airi tengah memberikan asi kepada putranya. Dia mengusap lembut kepala putranya. Kedua mata putranya berwarna coklat tegas seperti seto. Bibirnya juga sama persis. tingkat kemiripan mereka memang 100%.


"arka,mungkin kamu terlahir sangat mirip dengan papimu,adalah anugerah dari tuhan. Itu tandanya papimu begitu mencintaimu"


"arka,stop. Jangan lari-lari. oma lelah" teriak airi setelah pulang bekerja.


"mami" bocah kecil usia 5 tahun itu berlari memeluk maminya.


"arka,apakah menyusahkan oma sepanjang hari?" tanya airi pada widia.


"tidak airi,arka sangat patuh" jawab widia tersenyum.


airi memeluk putranya,dia menggendong putranya masuk ke dalam rumah. setelah mandi arka biasa bermanja-manja dengan oma dan opanya. airi tersenyum melihat kebahagiaan putranya. meskipun tidak ada seto didekat putranya namun putranya memiliki kakek dan nenek yang sayang padanya.


"arka,oma,opa. ayo kita makan malam. makan malam sudah siap. ayo siapa cepat dapat paha ayam" kata airi menggoda arka. dengan cepat bocah kecil itu berlari ke meja makan.


Dengan patuh arka duduk di meja makan.dia sudah terbiasa mandiri. Dia makan dengan lahap.kesukaan arka sama dengan seto,ayam goreng bawang dan nasi goreng.


widia dan bram merasa makan malam mereka terasa hangat setelah airi dan arka hadir di tengah-tengah mereka.

__ADS_1


"airi,papa berencana akan mengakusisi perusahaan zeus group,yang ada di batam. Aku ingin kamu mengelola perusahaan disana,masalah arka. Biarkan arka disini. Saat libur omanya biar datang menemuimu" kata bram sambil mengunyah makan malamnya.


"apakah oma tidak kerepotan menjaga arka,dia sangat aktif" tanya airi. Sebenarnya dia enggan kembali ke kota batam. Dia tidak tahu bagaimana cara menghadapi seto saat bertemu kelak.


"airi,kamu masih muda. Kejarlah semua impianmu. Kelak tanggung jawbmu jauh lebih besar dari semua ini. Hitung-hitung demi masa depan arka" kata bram,dia tau airi enggan kembali ke kota batam.


Kedua orang tua itu,sudah sepakat. Akan menyatukan kembali seto dan airi. Mereka sedih melihat airi yang hampir setiap hari menatap foto seto,dengan perasaan sedih. Kadang mereka masih melihat airi sering menangis.


"tuan,ini ada undangan dari batam. Tuan seto akan melangsungkan pesta pertunangannya dengan nona grasela. sabtu ini" kata jakop. dia adalah Kaki tangan bram.


Deg


"seto tunangan" batin airi. Matanya mulai berkaca-kaca. Hatinya sangat perih,airi merasa sebagian tubuhnya tidak berfungsi. Lalu airi berdiri dengan linglung dia meninggalkan meja makan. Kepalanya pusing. Dia jalan seperti orang mabuk.


Airi memegang kepalanya,dia tidak bisa meneruskan langkah kakinya. Dia duduk di ruang tamu. Air matanya mulai mangalir.


"airi" widia memeluk putrinya. Dia tahu bagaimana perasaan airi saat ini.


"dia tidak mengingatku ma,dia melupakan airi. Dia akan bertunangan dan kelak dia akan menikah lalu memiliki anak dari wanita itu" airi menangis sesenggukan.


Melihat airi yang tidak bisa mengendalikan kesedihannya. Bram mengajak arka berjalan-jalan ke taman belakang,melalui pintu dapur.


Bram tidak mau jika cucunya membenci seto. Dia ingin cucunya mendapatkan kebahagian keluarga lengkap.


"airi,dengar nak. Seto masih bertunangan. Dia belum menikah. Jadi kesempatan kamu masih ada. Kejar dia kembali jika kamu masih mencintainya. Bawa dia untuk arka" bujuk widia menenangkan putrinya.


Sabtu malam / malam minggu.


Setelah pesawat pribadi keluarga pranomo tiba di kota batam,yang terkenal julukan kota pintu masuk ke singapura itu. Airi dengan gaun edisi terbatas dan bram menghadiri pesta tunangan seto.


Mobil melaju berlahan. Airi duduk dengan gelisah. bram meremas tangan putrinya dengan lembut.


"ada papa disisimu,semua pasti akan baik-baik saja" kata bram sambil tersenyum hangat.


Airi mengangguk tenang.setelah bertemu dengan bram,airi merasa kehangatan sesosok seorang ayah.tapat pukul 20:20 mereka sampai di villa pribadi seto. airi keluar dari dalam mobil. dia berdiri dan terdiam cukup lama,airi memandang villa yang dulu memberikan sebuah cinta,kini dia datang sebagai tamu undangan.

__ADS_1


airi berjalan menggandeng lengan papa bram,dia berjalan masuk,disana terlihat banyak tamu undangan yang sudah datang, dengan perasaan yang campur aduk airi terus melangkah mengikuti langkah papanya.


__ADS_2