
Di depan ruang bertuliskan operasi,mereka menunggu di depan ruangan. Ingatan putri tentang seto. Lima tahun lalu kembali muncul.
Ada rasa takut,jika dia akan di lupakan oleh orang tersayang.
setelah hampir 10 menit kemudian dokter keluar,mengatakan jika pasien kehilangan banyak darah. namun darah pasean darah langka,yang tidak tersedia di rumah sakit.
Airi memiliki golongan darah yang sama dengan widia. Tanpa pikir ba bi bu. Airi mendonorkan sebagian banyak darahnya ke widia.
Setelah 3 jam,widia di pindahkan di ruangan rawat inap. Widia telah melewati masa kritisnya.
"airi,kamu istirahatlah. Bawa pulang arka. Dia masih shok dengan kejadian yang baru saja menimpa omanya" nasehat papa bram. Dia sangat berterima kasih dengan airi,karena airi mendonorkan darahnya pada istrinya.
"baik pa,kalau ada apa-apa. Tolong hubungi saya ya pa?" kata airi. Dia terlihat pucat akibat donor darah itu.
arka masih ketakutan di dalam pelukan airi. Setelah sampai di rumah arka tertidur. begitu juga airi.
Keesokan harinya,arka di rumah dengan pengasuhnya. Airi menjenguk mamanya ke rumah sakit.
Dengan mobil kecepatan tinggi,airi telah sampai dalam waktu yang singkat.
"sayang,apakah kamu senang. Setelah membaca ini?" kata papa bram.
"pa,airi anak kita. Benarkah pa? Ini laporan tes dna tidak menipu kan pa? Tidak seperti anisa menipu airi kan pa?" tanya widia tidak percaya.
Cklek
Pintu terbuka dari luar,airi membawa sarapan untuk mama dan papanya.
Kedua orang tua itu menatap airi dengan tatapan yang tidak bisa airi artikan. Ada rasa sedih dan bahagia di wajah kedua orang tua airi.
"ma,pa? Ada apa? Apakah kesehatan mama semakin buruk? Kenapa papa dan mama menatap airi begitu? Apakah airi punya salah?" berbagai pertanyaan di ajukan airi.
Dia takut jika tragedi lima tahun yang lalu itu, akan kembali dia alami.dia takut di buang oleh orang yang di anggap keluarganya sendiri.
"airi,kemari airi" panggil mama widia dengan suara serak.
Airi berjalan ke arah mereka dengan perasaan yang takut. Lalu papa bram memeluk airi dengan erat.
__ADS_1
Bram yang terlihat tegas,hari ini menunjukan sisi kelembutannya.
"pa sebenarnya ada apa?" tanya airi bingung,saat papanya sudah melepaskan pelukanya.
Lalu bram memberikan selembar kertas pada airi. Lalu airi membaca isi kertas tersebut.
Airi tercengang melihat tulisan yang iya baca. 99999.9999 anak kandung.
"apakah ini benar pa,ini bukan palsukan pa?" tanya airi dengan nafas yang tersengal.
"Airi,papa sudah curiga dengan kebiasaanmu,kesukaanmu dan juga alergi kalian sama. Apalagi kalian terlihat mirip.akhirnya kemaren papa baru memiliki kesempatan untuk tes dna kalian" kata bram sambil menyeka air matanya.
"maafkan mama airi,mama tidak menjagamu. Mama dan papa tidak ada saat kamu sedang kesulitan,menderita di luar sana" tangis widia pada pecah.
Airi memeluk erat mamanya
"semua sudah berlalu ma,airi tidak menyalahkan mama. kalian datang di saat airi benar-benar terpuruk. Airi sangat bersyukur bertemu dengan mama dan papa dalam keadaan yang tepat" kata airi dengan menangis sesenggukan.
Mereka saling memeluk.lalu airi menyuapi widia dengan penuh kasih sayang.
Ting...
Airi menelvon nomor tidak dia kenali sebelumnya. Terhubung.
"airi,ini aku anisa. Apakah kamu masih mengingatku? Aku bisa membuatmu menderita. Aku juga bisa membuat seto menghilang. Jika kamu tidak ingin terjadi hal buruk datang temui aku di sebuah hotel xx no xx ingat jika kamu terlambat. Maka aku pastikan kamu tidak akan melihat seto lagi di dunia ini,ingat harus datang sendirian" ancam anisa.
Mendengar keburukan yang akan anisa lakukan pada seto. Tanpa pikir panjang airi berpamitan akan menemui temannya. Dengan mobil kecepatan tinggi,tak kurang dari 10 menit airi sampai di sebuah hotel.
Dengan cepat airi berlari ke arah resepsionis. Dan dengan cepat airi menaiki anak tangga menuju kamar hotel tersebut.
Beberapa kali airi mengetuk pintu hotel. Tidak ada suara dari dalam. Cukup lama airi mengetuk pintu namun tetap tidak ada kehidupan dari dalam ruangan.
Lalu airi menelvon anisa. dan anisa menyuruh airi masuk. Seto ada di dalam dan butuh pertolongannya.
Mendengar hal itu airi langsung membuka pintu,tapi airi terkejut saat mendapati banyak darah di lantai kamar hotel.
"tolooongg ak ku" suara lemas grasela.
__ADS_1
"grasela,bertahanlah. Aku akan menolongmu" kata airi,di dalam tubuh grasela masih ada pisau yang tertancap disana.
"aaa nni...." grasela menghembuskan nafas terakhirnya.
"grasela,bangunnnn tolonggg" airi bingung dengan apa yang terjadi barusan.
Pintu terbuka lebar,seto dan polisi masuk ke dalam kamar hotel.
"airi,kenapa kamu lakukan hal sehina ini? kamu tidak mau aku menikah dengan grasela,lalu kamu membunuhnya. Airi kamu benar-benar keji" teriak seto menuduh airi.
"seto,dengar. Bukan aku yang melakukan. Sungguh bukan aku. Kumohon percayalah kali ini padaku" airi mulai menangis. Darah ada di tangan airi. Semua menyudutkan airi.
"polisi bawa pembunuh ini,dan lakukan sesuai hukum" kata seto.
airi meronta,dia di bawa ke kantor polisi. Airi memohon untuk menghubungi keluarganya.
"tenang bu,kami akan menghubungi keluarga anda. Dan jika anda terbukti tidak bersalah. Anda akan di bebaskan" kata polisi
Airi di bawa ke ruang tahanan. Di sana airi bertemu dengan napi yang lainnya.
bram menerima panggilan telvon dari pihak polisi. Lalu dia terkejut. Namun bram tidak memberi tahu istrinya.
Dengan perasaan kawatir,bram pergi ke kantor polisi. Dia menebus airi dengan uang jaminan. Airi bebas sementara. Namun untuk sementara airi tidak bisa keluar kota maupun keluar negeri.
bram memeluk putrinya,dia yakin putrinya tidak bersalah.
"pa,bukan airi yang membunuh grasela. Papa percaya dengan airi kan?" tanya airi dalam pelukan papanya,sambil menangis.
"iya papa percaya,bukan putri papa yang melakukannya" kata bram menenangkan hati putrinya.
Dengan kekuatan bram,penyelidikan dilakukan. pengacara mendampingi airi.
Berita airi membunuh tunangan mantan kekasihnya tersebar luas. Saham perusahaan zeus dan beberapa perusahaan yang dimiliki pranomo jatuh.
Miting pemegang saham pun dimulai. Disana pro dan kontra yang terjadi.
Puluhan tahun bram mengarungi dunia bisnis,hal seperti jatuhnya harga saham itu hal yang biasa terjadi.
__ADS_1
Bram mampu menenangkan para pemegang saham. Selama masalah itu belum ada titik terangnya airi diam dalam rumah.
Widia di jaga oleh beberapa perawat yang di bayar bram. Tidak ada satupun yang boleh mengatakan masalah itu pada widia.