
Airi terdiam mendengar keinginan mertuanya. Dia tidak mengatakan apapun. Hanya air mata yang keluar dari kedua mata indahnya.
"airi,mama mohon. Anggaplah ini permohonan seorang ibu untuk anaknya" kata mama seto,sekali lagi.
Hancur,sungguh hancur perasaan airi saat ini. Dia mencintai tanpa memiliki. Dia di fitnah dengan ketidak adilan.
"baik ma,airi berjanji tidak akan mengganggu seto. Kecuali seto yang menginginkan airi suatu hari nanti. Airi akan merestui hubungan seto dengan grasela" kata airi sambil mengusap air matanya.
Airi mencoba kuat,dia akan menepati janjinya. Airi berpamitan dengan mertuanya.
Sampai di luar,airi berpas pasan dengan seto. Disana kedua mata itu saling menatap. Airi dan seto saling melewati seperti orang asing.
Seto,mungkin takdir cinta kita cukup sampai disini. Aku berharap orang yang bersanding hidup denganmu. Orang yang paling tulus mencintaimu. melayanimu,bukan seorang wanita yang hanya menginginkan tahta dan hartamu. Aku akan menyimpan cintaku padamu dalam hatiku,seumur hidupku. Aku berjanji,aku akan menantimu seumur hidupku. Jika dikehidupan ini kita tidak bisa bersama. Aku berharap dikehidupan selanjutnya,hanya aku satu-satunya wanita yang kamu miliki. aku satu-satu wanita yang menemanimu,akulah istrimu satu-satunya.
dengan perasaan sedih airi naik ke mobilnya. rasa lapar sudah dikalahkan oleh perasaan sedih.
sampai di kantor airi memesan gofood untuk febi. Sejak tadi febi menenangkan airi. Febi memang utusan papa bram untuk menjaga airi. Apapun yang terjadi pada airi harus dilaporkan pada bram.
Airi tidak lagi konsentrasi dalam bekerja,dia hanya menidurkan kepalanya di atas meja. dengan air mata yang terus membasahi pipinya. Dia memandang foto pernikahan dirinya dengan seto.
Kenangan demi kenangan muncul dalam ingatan airi. Dari saat seto marah,cemburu dan bermanja padanya.
"seto,sakit. Sakit sekali hati ini. Kenapa kamu memberiku cinta. Lalu melupakan diriku? Kenapa seto,kenapa? rasanya mencintaimu seperti terbang ke langit ke tujuh,lalu jatuh sampai ke dasar bumi" kata airi pada foto yang ada di depannya.
"seto,airi rindu. Saat kamu marah,cemburu saat saat kamu memanjakanku. Seto aku rindu. Sungguh aku sangat rindu" kata airi sambil menangis.
Airi tidak menghiraukan pekerjaan yang menumpuk di meja kerjanya. Dia hanya ingin menangis untuk saat ini.
sementara itu,seto tengah makan siang bersama dengan grasela dan mamanya. Seto terdiam,tanpa mengatakan apapun.
Seto hanya bersikap dingin. dia tidak milirik sama sekali ke arah grasela. Perjodohan antara dua keluarga itu,seto setujui karena mamanya terus mendesak menginginkan cucu.
Grasela adalah anak teman sekolah mama seto. Yang memiliki bisnis butik. Sedangkan grasela sendiri bekerja sebagai manager di sebuah hotel.
"seto,mama ingin kalian segera menikah,mama tidak ingin hubungan kalian berlama-lama lagi,cinta akan datang setelah menikah. Percaya sama mama" kata mama seto mengawali pembicaraan.
__ADS_1
seto berhenti makan. Dia menatap tajam mamanya.
"seto tidak ingin menikah,tanpa ingatan seto pulih" jawab seto dengan nada dingin.
"seto,jangan hidup dengan masalalumu. Kamu harus melihat kedepan. biarkan masalalumu berlalu" kata mama seto dengan tegas.
"ma,seto sudah besar. Itu keputusan seto. Maaf ma,seto harus kembali ke kantor" kata seto sambil berdiri,bersiap meninggalkan mereka.
"grasela,maaf sikap seto ya nak? Apa kamu tidak apa-apa?" tanya mama seto.
"tidak apa-apa tante,gres baik-baik saja. Semua terserah seto saja" kata gres bersikap sebaik mungkin.
"seto ini memang gila,aku harus cepat menemukan cara agar menikah dengannya. kalau dia sudah pulih dari ingatannya. Aku tidak akan berhasil menguasai harta seto" batin grasela.
Waktu terus berjalan. Seto menyibukkan dirinya dengan pekerjaan. Febi mengantar surat kontrak pada seto. Dan menyampaikan bahwa perusahaan zeus group tidak bisa bekerjasama dengan mandala king.
Mendengar hal itu,seto langsung meremas surat kontrak.dia sangat benci dengan penolakan. Karena penolakan airi,berarti memang ada sesuatu dimasa lalu.
"zeo,akusisi zeus group" kata seto dengan amarahnya.
"aku bilang akusisi zeus group. Atau aku cari asisten baru" kata seto dengan amarahnya.
"maaf tuan,zeus group berada di bawah naungan perusahaan besar se asia. Pemiliknya pranomo. Jika kita mengakusisi zeus group sama dengan kita membuat bangkrut perusahaan kita tuan" nasehat zeo pada tuannya.
seto meremas surat kontraknya dengan semakin kasar. Dia tidak berdaya,perusahaan yang dimiliki pranomo dan perusahaan mandala king,sama-sama besar. jika seto mengambil tindakan yang salah,mungkin perusahaanya akan berakhir buruk.
"kalau begitu,cari cara. Agar perusahaan zeus mau bekerjasama dengan kita" kata seto dengan nada yang sedikit membentak.
"baik tuan" kata zeo patuh.
Jam sudah menunjukan pukul 17:00. Waktu pulang kerja. Airi beranjak dari kursinya. Lalu dengan lemah,dia menuju parkiran mobilnya.
Airi melewati kemacetan,jam rawan orang pulang kerja. Di batam memang tempatnya segudang industri,dan galangan kapal. akan menemui titik kemacetan di jam berangkat kerja dan pulang kerja.
Setelah sampai di rumah,airi berendam air hangat.dia mencoba menenangkan dirinya.dia mencoba menerima takdirnya. Dia akan kuat untuk arka.
__ADS_1
saat ini,airi menyerah dengan cintanya. Dia tidak mau lagi mengejar seto. Dia hanya ingin menjalankan hidup dengan damai bersama putranya.
...****************...
Di sebuah restoran mewah,arsan sedang menunggu seseorang. Dia terlihat duduk dengan perasaan gugup.
"helloooo,arsan. Baru kali ini kamu gugup menghadapi perempuan.bukankah selama ini aku adalah penjinak perempuan" batin arsan mengomeli dirinya sendiri.
"maaf lama menunggu" kata wanita cantik di depannya.
"tidak apa-apa,silahkan duduk" kata arsan,sambil menarik kursi dan mempersilahkan xixi duduk.
Kedua orang itu tengah pendekatan,arsan sudah berencana mendekati xixi. Dia akan menjadikan xixi sebagai istrinya.
Setelah makan malam,arsan kembali mengajak xixi untuk menikmati indahnya pantai di malam hari.
arsan memang lelaki yang romantis. Siapapun jika sudah digombali arsan dan melihat ketampananya sudah pasti akan luluh,begitu juga xixi.
Hanya dalam hitungan jam,arsan sudah bisa menjadikan xixi sebagai kekasihnya.
Malam semakin larut,airi mencoba memejamkan matanya. Begitu juga seto. Kedua sejoli itu gelisah dalam tidurnya. Hatinya tidak tenang. Sekuat tenaga melawan perasaanya. Namun cinta yang tulus tidak akan bisa membohongi pemilik hatinya.
Keesokan harinya,Airi berangkat dengan perasaan yang cukup tenang. Dia akan mencoba membuka lembaran baru.
Dengan mengandarai mobil dengan kecepatan sedang,dia berangkat ke kantornya.
Airi mulai fokus dengan karirnya dan mencoba melupakan seto. Foto arka di letakkan di depan mejanya. Dia akan semangat menjalani hidupnya,untuk masa depan putranya.
saat siang pukul 14:10
"bu airi,maaf ada tuan seto ingin bertemu dengan anda" kata febi
"katakan padanya aku tidak di kantor"
"baik bu" kata febi
__ADS_1
Febi mengatakan apa yang airi perintahkan. Dengan perasaan kecewa,seto kembali ke kantornya.