TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM

TUAN MUDA SALAH BALAS DENDAM
Bab 42


__ADS_3

setelah mereka memberitahu arka bahwa seto adalah papinya. Arka memeluk papinya dan mengatakan jika dia sangat merindukan papinya.


arka juga mengatakan jika papinya sangat mirip dengan foto yang diberitahukan airi padanya. Arka mengatakan jika papi yang asli jauh lebih tampan dari yang di foto.


Kemudian arka mengatakan lagi,papinya akan kalah tampan dari dia dimasa depan. Semua orang yang mendengar perkataan arka itu tertawa.


Seto sangat bahagia bertemu dengan putranya dan istrinya. Perasaan sedih masih menyelimuti hati seto,karena seto tidak ada di samping airi saat airi tengah rapuh,saat airi melahirkan arka dan dia juga tidak menemani tumbuh kembang arka.


seto mengajak airi dan arka ke ruang keluarga. Disana mereka bermain bersama. setelah beberapa saat seto memangku arka dan bertanya,apakah arka ingin pindah ke batam,dan tinggal bersamanya.


Tapi arka mengatakan dia tidak mau meninggalkan oma'nya,lalu arka mengatakan jika papi dan mami harus memiliki seoarang anak lagi,agar ada yang menemani mereka. Karena arka hanya akan tinggal dimanapun oma dan opanya akan tinggal.


Mendengar hal itu,seto tidak merasa sedih. Dia malah merasa bangga. Karena putranya sudah bisa mengambil keputusan.


Jam terus berputar,pukul 17:00 seto dan airi mengantar arka ke bandara. Sekali lagi seto memeluk putranya dengan erat. Sebenarnya dia tidak ingin berpisah dengan putranya. Namun arka sendiri sudah mengambil keputusan itu.


"papi,harus menjaga mami. Dan jangan lupa untuk memiliki seorang anak lagi. Karena arka hanya akan menemani oma dan opa" kata arka berpesan pada seto.


Seto tersenyum mengangguk. Sedangkan airi merasa malu dengan ucapan arka.


seto mengajak airi pulang,dengan menggegam erat tangan airi,seakan seto tidak mau kehilangan airi.


"sayang,pulang kerumah ya?" ajak seto saat mereka sudah berada dalam mobil.


Airi mengatakan iya,dia juga sangat merindukan suaminya. Dia ingin bersama dengan suaminya.


"seto,kenapa kita langsung ke villamu. Aku tidak memiliki baju.semua masih ada di rumahku" kata airi saat mobil sudah masuk dalam villa seto.


dengan senyum jail,seto mengatakan jika dia punya baju untuk airi. Jadi tidak perlu mengambil baju di rumahnya lagi.


Mama seto melihat kedatangan airi,sangat senang. Lalu mereka bertiga makan bersama. Sesekali mama seto mengungkit masalah masa lalu dan meminta maaf pada airi.


Dengan tersenyum airi mengatakan jika dirinya tidak pernah marah ataupun membenci mertuanya. Dengan lapang dada airi mengatakan jika semua ini adalah korban anisa yang terlalu obsesi pada seto.


Lalu dengan sombongnya seto mengatakan jika dirinya memang sangat tampan. Mendengar hal itu mama seto tertawa dan airi berkata,jika seto sombong.

__ADS_1


Setelah makan malam,seto mengajak airi berkencan. Mereka menikmati pemandangan kota batam. dengan mobil pelan seto mengajak airi melihat jembatan barelang.


Disana terlihat banyak anak muda-mudi sedang menghabiskan waktunya dengan kekasihnya. Airi sangat senang karena seto mengajak lencan ala orang biasa.


Setelah malam,airi dan seto pulang ke villanya. Airi pergi mandi,karena memang dia dari sejak sore belum mandi.


"seto,tolong ambilkan handuk dan baju gantiku" teriak airi dari dalam kamar mandi.


Seto memberikan paperbag pada airi,dengan senang airi membuka paperbag. Tapi setelah tahu isinya airi sangat terkejut.


"seto,apakah tidak ada baju yang lain?" tanya airi dari dalam kamar mandi.


Seto mengatakan sambil terkekeh,jika dia hanya menyiapkan satu baju saja. Tidak ada baju yang lainnya.


Dengan perasaan malu airi memakai lingerie seksi berwarna hitam. Seto yang melihat istrinya keluar kamar mandi terbengong kagum.


"seto,jangan melihatku seperti itu. Aku sangat malu" kata airi lirih. seto tersenyum mendekati istrinya.


tangan seto membelai rambut hitam panjang airi,lalu berbisik jika dia sangat merindukan istrinya.


"seto,kamu sangat cabul" kata airi mendorong tubuh seto,dan beranjak pergi.


Seto memeluk airi dari belakang,lalu menggoda istrinya lagi. Dia menjawab bagaimana cabul dengan seorang wanita yang hampir berusia 26 tahun.


Seto menggendong tubuh istrinya dan membaringkan di atas ranjang. Dengan lembut seto membelai wajah imut airi.


"wajah dan usiamu sangat berbeda" protes seto.


"kenapa?" tanya airi sambil menatap wajah suaminya.


"wajahmu seperti anak usia 15 tahun,sedangkan usiamu sudah 26 tahun" protes seto.


mendengar pujian suaminya itu,airi hanya tersenyum. Seto mendekatkan wajahnya dan airi menutup matanya. Seto mulai mencium bibir ranum airi.


sentuhan demi sentuhan tangan seto membuat airi merasakan desiran-desiran aneh,tapi nikmat. Kedua sejoli itu menebus waktu lima tahun yang telah hilang.

__ADS_1


Alunan suara syahdu kedua sejoli itu memenuhi ruangan kamar. beberapa kali seto membuat airi merasakan kenikmatan surga dunia.


Kedua sejoli itu kini tertidur saling memeluk. Sementara mama seto masih terus memandang foto arka.


Timbul kesedihan dalam hatinya. Ada penyesalan,andaikan dulu dia memberikan airi kesempatan untuk menjelaskan. Mungkin arka akan bersamanya.


Mama seto tidak bisa meminta atau memaksa cucunya untuk tinggal bersama seto. Kerena widiapun sering tinggal sendirian saat di tinggal bram keluar negeri untuk urusan bisnis.


...****************...


Airi bangun dengan badan yang terasa hampir remuk. Seto tersenyum melihat airi memegang pinggangnya.


Cup


Seto mengecup bibir airi. Dengan sewot airi berkata,semua akibat dirimu yang membuatnya susah bengun dari tempat tidur.


Mendengar hal itu,seto mengangkat tubuh istrinya ke kamar mandi. Kedua sejoli yang sedang melepaskan rindu itu. Kini tengah menikmati mandi berdua.


Setelah selesai dengan ritual mandinya. Seto dan airi turun ke lantai satu untuk sarapan. Disana sudah ada mamanya.


Airi mengambilkan nasi ke piring seto,dan beberapa lauk. seto mengatakan ini kali pertamanya dia sarapan setelah kepergian airi.


Mendengar hal itu airi sangat sedih. Kepergianya menyisakan luka untuk seto. Meski nyaris seto tidak mengingatnya namun seto masih merasakan jika dia sangat spesial dalam hidupnya.


Mama seto mengatakan,jika seto dan airi harus berusaha lebih keras lagi untuk memberikan seorang adik untuk arka.


Ari yang mendengar itu langsung tersedak. Sementara seto,hanya tersenyum dan pura-pura tidak mendengar.


Andaikan aku tahu,tadi malam seto hampir membuat badanku remuk,berkali-kali. Aku tidak akan mau mengikuti seto pulang kerumah.


mama seto sangat senang,memliki seorang menantu penyayang seperti airi. dia memandang airi dan sato keluar rumah dengan bergandengan tangan. Airi menarik tangannya dan mengatakan malu jika dilihat orang.


Namun seto menggegam erat tangan airi.dia menjawab,semua orang bahagia dengan kedatanganya. Mereka mengharapkan nyonya mudanya pulang kerumah.


Mendengar itu airi memuji suaminya,jika sekarang suaminya sudah berubah,pandai menggoda seperti tuan arsan.

__ADS_1


__ADS_2