
Jorse sudah berdiri tepat dihadapan Mawar yang duduk ditepi ranjang,Mawar menundukkan kepala tidak berani menatap wajah Jorse yang ketat.
"Jangan menunduk kau harus melihatku,aku tidak suka lawan bicaraku menunduk"Titah Jorse ketus.
"Tuan mau bicara apa?"Tanya Mawar bingung dan penasaran.
"Peraturan baru untukmu,supaya kau tau tugasmu yang sebenarnya"Jawab Jorse menatap elang.
"Peraturan apa tuan?"Tanya Mawar penasaran dan bingung.
"Kau harus melayani aku seminggu empat kali,harus beri servis supaya aku puas"Titah Jorse.
"Tapi tuan aku buk----"
"Diam..!!,jangan potong pembicaraanku,lancang kamu gadis miskin !"Potong Jorse dengan suara meninggi,Mawar jadi ketakutan.
"Ingat kau harus melayaniku jangan diam seperti patung,kau juga tidak boleh keluar tanpa seizinku,diantara hubungan kita tidak ada ikatan cinta !!"Ketus Jorse.
"Siapa yang mau mencintai kamu,aku aja terpaksa disini" Batin Mawar kesal.
"Aku tidak mau memberi hatiku sama orang pembohong !"Ketus Jorse.
"Aku tidak berbohong tuan !"Sangkal Mawar.
"Diam...!!,kau bilang tidak pernah pacaran nyatanya tadi malam lelaki itu datang,kalian wanita sangat merepotkan,aku paling benci dibohongi ingat itu,kau sekali bohong denganku aku tidak mau berikan hatiku lagi"Ketus Jorse.
"Tuan Mawar memang salah ngaku tidak punya pacar,tapi demi Allah kami baru jadian sewaktu Mawar datang kesini,lagian kami belum pernah bermesraan" Kata Mawar dengan mata mengembun,Jorse langsung megepalkan tangan.
"Tetap saja kamu berbohong !,aku tidak suka itu,menjijikan !"Ketus Jorse.
"Hiksss..."Mawar langsung menangis lalu Jorse buang muka,tanganJorse merogoh saku Jasnya dan mengambil sebuah surat.
"Kau tanda tangani ini peraturan peraturan baru !" Kata Jorse bicara dingin.
"Mawar tidak mau melayani tuan tanpa ikatan pernikahan,sama aja kita berzina,lebih baik tuan nikahi saya biarlah saya jadi istri keempat" Kata Mawar sambil meneteskan air mata.
"Ahahaahah" Jorse tertawa renyah lalu tangan Jorse menekan kedua pipi Mawar,gadis ini dengan jelas melihat sorotan mata elang Jorse seperti ada kesedihan yang terpancar.
"Jangan mimpi kau gadis miskin,aku tidak akan menikahimu,kau hanya pemuas nafsuku diranjang ini itu sudah terikat perjanjian dengan Ayahmu,salahkan Ayahmu yang berhutang !!"Kata Jorse ketus langsung mendorong tubuh Mawar diatas ranjang.
"Kalau kau menolaknya aku akan menjualmu ketempat placuran,ingat itu,sekarang kau tanda tangani itu !" Ucap Jorse lagi.
__ADS_1
"Sampai kapan Mawar harus melayani tuan?,supaya hutang ayah lunas?"Tanya Mawar beranikan diri.
"Sampai aku puas meniduri kamu diranjang ini,sampai aku bosan dan membuangmu !" Jawab Jorse dengan wajah ketat.
"Kau jahat,kau kejam...!!" Bentak Mawar dengan rasa sesak dihati.
"Haahahah"Jorse tertawa renyah membuat Mawar semakin benci sambil menangis seunggukan.
"Inilah asliku jika dibohongi,dua kali kau berbohong aku tidak segan segan akan menghukummu gadis miskin,aku tunggu tanda tanganmu !" Kata Jorse langsung berjalan kearah pintu.
"Ingat hubungan kita sebatas nafsu diranjang tidak lebih,tanpa cinta !"Kata Jorse lagi langsung membuka pintu kamar dan berlalu.
"Mawar bukan seorang placur !!" Teriak Mawar air matanya terus mengalir.
Jorse tidak perduli teriakan Mawar iya langsung pergi berjalan kearah kamar Mala dan memeriksa kondisi Mala.
Disisi lain Mawar menangis terbaring hatinya sangat sesak,tidak menyangka Jorse membuat peraturan itu.
"Ibu..,Mawar rindu ingin peluk Ibu,Rasanya sesak banget ya Allah,ini semua karena Ayah,Mawar benci Ayah sama Pria kejam itu,aku tidak punya uang melunasi hutang Ayah"Tandas Mawar dengan menangis seunggukan.
Kembali bersama Jorse yang sudah didalam kamar Ibunya,tangan Jorse menyuapi makanan kedalam mulut Mala dengan lembut.
"Nak mana Mawar,dari semalam enggak Mom lihat,Mom rindu sama ocehannya yang polos itu" Kata Mala sambil sarapan.
"Wajah kamu tidak bisa bohong nak,pasti ada sesuatu".Kata Mala lagi.
"Enggak ada Mom,ayo Mom ini sekali lagi"Kata Jorse menyuapi makanan terakhir untuk Mala.
"Anakku ini sangat pandai menyimpan rahasia,dia pikir aku tidak tau,Hah Jorse kau pasti lagi dilema,pasti kau melakukan hal aneh" Batin Mala sambil geleng kepala.
"Mom sarapan udah habis,aku mau pamit ngantor Mom" Kata Jorse sambil mencium punggung tangan Mala.
"Ya sudah hati hati nak"Balas Mala mengelus lembut pucuk kepala Jorse.
Jorse langsung pergi keluar kamar Mala dan berjalan menuju lantai bawah,Jorse masuk kedalam ruangan kerja untuk mengambil koper kerjanya.
'Siapkan mobil Hasan,sebentar lagi ada meeting" Kata Jorse buru buru.
"Baik Tuan" Balas Hasan langsung berjalan keluar ruangan menuju garasi mobil.
Disusul Jorse keluar ruangan berjalan melewati dapur,Jorse mendengar obrolan Adi dan kepala pelayan Rini.
__ADS_1
"Tante kapan ya Adi sekolah lagi,sejak disini Adi enggak sekolah,Adi takut ketinggalan pelajaran" Ucap Adi wajah sedih.
"Adi juga bisa sekolah,nanti tante omongin sama nona Mawar,emangnya Adi nilai berapa disekolah rapornya?"Jawab Rini dengan senyuman.
"Biar begini Adi juara satu terus tante,Adi suka matematika,suka latihan silat,kalau jago bela diri udah besar Adi akan hajar Ayah kalau main judi lagi" Jawab Adi.
"Coba gimana bela dirinya"Balas Rini penasaran.
"Begini tante,hiat...hiat..." Kata Adi langsung peraktekan ilmu bela diri yang iya pelajari dari sekolah.
Rini dan Adi menyadari saat Jorse berdiri matung dekat pintu dapur,Seketika aksi Adi yang pamer bela diri langsung berhenti sambil menundukkan kepala,Rini juga Jadi sibuk memotong sayuran.
Jorse menaikan alis satu lalu iya pergi berjalan keluar rumah sambil berfikir,Jorse langsung masuk kedalam mobil,Hasan melajukan mobil keluar halaman rumah.
"Hasan besok kau cari sekolah dasar paling bagus dikota ini" Titah Jorse sambil melirik arlojinya takut terlambat ngantor.
"Baik Tuan" Kata Hasan fokus menyetir melajukan mobil.
"Jangan lupa sekolah paling bagus paling mahal dikota ini,oh iya satu lagi harus ada les bela dirinya" Kata Jorse antusias.
"Emangnya untuk siapa tuan?"Tanya Hasan beranikan diri.
"Goblok,dirumah kita tidak ada anak kecilkan,itu buat Adi,ah kapan kau peka Hasan"Balas Jorse kesal.
"Maaf tuan" Hanya Kata itu yang terlontar dibibir Hasan,lalu Jorse mengambil handphone dan membalas pesan pesan dari whatsupnya.
"Tuan saya lupa,saya sudah cari tau kenapa Ibu nona Mawar bunuh diri,teragis tuan gantung diri didalam kamar,kas----"
"Alah enggak usah kau bahas lagi itu,aku udah malas bahas gadis miskin itu"Potong Jorse bicara Hasan.
"Enggak usah bahas lagi,tapi Adi mau disekolahkan,sikap apa itu,tuan ini gengsian atau apa sih,Moodnya berubah ubah"Batin Hasan gerutu didalam hati.
Lalu mobil mewah Jorse sampai didalam basemen kantor,sebuah gedung yang besar bernama perusahaan HINO,nama itu diambil nama belakang Orang tua laki laki Jorse.
Bersambung*
Like
Vote
Komen
__ADS_1
Pavorit.