TUMBAL PEMUAS RANJANG

TUMBAL PEMUAS RANJANG
Episode 9


__ADS_3

Jorse menatap lekat lekat wajah Mawar yang tertunduk duduk diatas lantai,lalu Jorse berdiri dari duduk mendekati Mawar dengan jarak dua meter saja.


"Hei nona siapa namamu?"


"Maw-mawar tuan"


"Mmm,apa kau tau kenapa kau dibawa kesini?"


"Kata Ayah saya akan bekerja tanpa digaji untuk melunasi hutang ayah"Jawab Mawar dengan polos.


"Hahaahha...lucu,lucu sekali"Balas Jorse dengan rasa geli.


"Mbak apa orang ini sudah gila,enggak ada yang lucu malah tertawa"Lirih Adi dengan bingung.


'Hus,jangan bicara gitu dik,entar dia marah,dia sekarang tuan kita"Kata Mawar bersuara pelan.


"Ayahmu berbohong,kau aku bawa kesini bukan untuk bekerja"Kata Jorse iya Pria berterus terang.


"Apa maksud anda tuan?,saya tidak mengerti"Balas Mawar dengan bingung.


"Ayahmu sudah menumbalkan kamu untuk pemuas ranjangku supaya hutangnya lunas,tidak perlu basa basi lagi aku tidak suka berbohong,karena aku benci dibohongi"Kata Jorse dengan wajah serius.


"Apa !,ini tidak benar,saya tidak mau tuan"Kata Mawar dengan ketakutan.


"Maikel panggil semua pelayanku,kau taukan apa yang aku mau" Kata Jorse dengan nada tegas.


"Baik tuan"Jawab Maikel langsung pergi kearah ruangan khusus pelayan.


"Tuan ampuni saya,saya tidak mau tuan"Kata Mawar langsung berdiri dengan menggandeng lengan Adi.


Mawar berjalan mundur diikuti Adi,mereka ingin melarikan diri,Mawar dan Adi berlarian keluar rumah mewah itu lalu mendekati gerbang rumah,kedua pengawal yang menjaga pintu gerbang langsung menangkap Mawar dan Adi.


"Lepaskan kami,kami mau pergi !"Bentak Mawar meronta ronta.


"Aduh sakit Om,jangan kuat kuat pegang tangan Adi"Kata Adi dengan meringis kesakitan.


"Hei jangan sakitin adikku,lepaskan adikku tuan"Sambung Mawar dengan amarah.


"Lepaskan mereka"Titah Jorse yang sudah sampai dihadapan Mawar dan Adi,kedua pengawal menurut dan melepaskan cengkraman tangan kekar mereka kepada Mawar dan Adi.


"Kau tidak bisa lari dari rumah mewahku ini,kau harus menuruti perkataanku,kalau tidak adikmu akan aku bunuh !"Ketus Jorse dengan wajah seram.

__ADS_1


"Tidak,jangan sakiti adikku,ampun tuan"Kata Mawar dengan memeluk adiknya.


"Mbak Adi takut mbak"Kata Adi dengan wajah pucat pasi.


"Kau harus menurut,aku tunggu didalam"Kata Jorse langsung pergi masuk kedalam rumah.


Mata Mawar melihat lima pelayan berdiri diruang tamu,sepertinya pelayan itu menunggu kedatangan Mawar,Jorse duduk kembali diatas sofa empuknya.


"Bawa gadis ini,bersihkan dia jangan sampai ada kuman yang menempel,tanganku bisa gatal gatal menyentuh orang kumuh"Kata Jorse dengan lantang kepada lima pelayannya.


"Tunggu,Adikku bagaimana,aku tidak mau meninggalkan adikku"Kata Mawar dengan wajah cemas.


"Rini bawa adiknya keruangan belakang kau harus layani adiknya"Titah Jorse dengan wajah tegas.


"Baik Tuan,Ayo nak sama tante"Kata Rini kepala pelayan.


"Adi tidak mau sama orang asing,kata Ibu Adi tidak boleh ikut dengan orang asing"Kata Adi memeluk langsung tubuh Mawar.


"Adik,ikut ya sama tante ini,dia orang baik,mbak tanggung jawab kalau ada apa apa,mbak sebentar aja ya sayang"Kata Mawar dengan suara lembut.


"Janji ya mbak jangan lama lama"Kata Adi dengan wajah sedih.


"Rini bawa anak itu,jangan buang waktu"Titah Jorse dengan wajah kesal.


Mawar dengan mata mengembun melihat adiknya dibawa,iya harus jadi gadis yang tegar menghadapi masalah ini,Lalu Mawar dibawa kelima pelayan menuju kamar mandi mewah dan besar.


"Nona anda duduk sini,kami akan luluri kulit nona,tuan suka yang harum harum"Kata Pelayan bernama Rita.


"Kenapa harus mandi bunga segala,aku wanita bersih"Kata Mawar melirik air berisikan rempah rempah Bunga.


"Tuan tidak suka yang jorok jorok,kalau ada debu atau kotoran iya akan marah,langsung menyiksa kami,nona harus menurut"Balas Rita sambil memberikan lulur diatas kulit Mawar.


"Nama kamu siapa?"Tanya Mawar dengan penasaran.


"Panggil saya Rita nona,yang ini Sinta"Jawab Rita tersenyum ramah.


Mawar diam saja menuruti kemauan pelayan itu,Mawar sedikit santai saat tubuhnya diluluri dengan pijatan kecil,semua pelayan dengan telaten membersihkan tubuh Mawar,gadis ini sudah seperti putri kraton saja yang akan menikah.


"Nona tutup mata kamu"Titah Rika saat mengambil air bunga didalam timba.


Mawar menuruti kemauan Rita tanpa perlawanan,pelayan lebih leluasa mandikan Mawar,setelah siap Mawar langsung dibawa menuju kamar spesial,kamar mewah dimana Jorse akan mencicipi tubuh Mawar.

__ADS_1


"Nona didalam rumah ini tuan mempunyai tiga istri,istri pertama nyonya Kartika,istri kedua nyonya Angel,satu lagi anda harus hati hati istri tuan yang ketiga,nyonya Winda"Kata Rita panjang lebar.


"Apa !,dia punya istri tiga,astaga serakah banget jadi cowok"Balas Mawar dengan heran.


"Sssst,kecilkan suara anda nona kalau tau tuan dia bisa marah,tuan langsung menghukum Nona"Balas Rita bergidik takut.


"Dia udah punya istri tiga kenapa aku dibawa kesini"Kata Mawar dengus kesal.


"Nona diam saja,kalau nona menurut tuan bisa sayang sama nona,sudah ayo kita pakai baju ini"Kata Rita membawa sebuah baju lingerie sexy.


"Ini baju apa,kek kurang bahan gitu,aku tidak mau pakai ini Mbak Rita,risih tau pake beginian"Tolak Mawar dengan geleng kepala.


"Sudah nurut saja,Apa nona tidak takut kalau adik nona diapa apain tuan"Balas Rita dengan wajah cemas.


"Huh,iya iya Mawar pakai,sini"Sungut Mawar merampas baju lingerie sexy berwarna hitam.


"Kalau bukan karena Adi aku tidak mau menuruti perkataan tuan kejam itu,ini semua karena Ayah,aku benci Ayah"Batin Mawar menggerutu kesal.


Mawar memakai lingerie sexy itu tampaklah dua bukit kembar yang ranum milik Mawar dibalik lingerie transparan,lekuk tubuh Mawar semakin menarik kaum adam jika melihatnya.


"Wah cantik sekali nona,saya belum menghias wajah anda tapi udah cantik begini"Kata Rita terkagum.


"Apa cantiknya pake pakaian ginian,Mawar Risih mbak Rita"Kata Mawar sambil duduk didepan cermin.


Rita langsung memberi bedak tipis dan memoles bibir Mawar dengan tipis,supaya terkesan natural aja,setelah tugas pelayan selesai Mereka meinggalkan Mawar dikamar mewah itu.


"Ya Allah aku tidak mau disini tapi mau gimana lagi,Ibu tolonglah anakmu ini"Batin Mawar takut yang duduk ditepi ranjang.


Suara tapak kaki orang mendekati pintu kamar,Mawar mendengar itu langsung berdiri dibalik gorden jendela,iya bersembunyi didalam gorden berwarna merah.


"Cklek" Pintu kamar sudah terbuka Jorse langsung masuk kedalam kamar,Mata Jorse melihat kearah ranjang tidak ada Mawar.


"Kau dimana?"Tanya Jorse melihat sekeliling kamar,Mawar bergidik takut dengan jantung berdegup kencang.


Bersambung*


Like


komen.


Vote.

__ADS_1


Pavorit.


__ADS_2