
Hasan menginjak pedal rem lalu mengambil parkir tepat didepan restoran mahal kelas atas,didalamnya banyak orang bergengsi yang datang berkunjung untuk mencicipi masakan dari chef terkenal direstoran ternama itu.
Jorse turun disusul Mawar yang terasa kaku karena sepatu hak heelsnya yang tinggi,Jorse berdiri ditepi mobil.
"Tu-tuan Mawar enggak bisa jalan cepat cepat"Kata Mawar gugup saat mengkait tangannya dilengan Jorse.
"Astaga,Ck...,apa Kartika tidak menjelaskan cara menggunakan sepatu itu,Kartika bodoh sudah tau kamu pakai sepatu itu baru pertama kali,kalian para wanita merepotkan aku saja"Sungut Jorse hembus nafas panjang.
"Ya sudah jalan pelan pelan"Kata jorse lagi sambil memandu Mawar masuk kedalam restoran itu.
Semua mata pelanggan melirik kedatangan Jorse mereka langsung menundukkan kepala,sebagian lagi berbisik bisik.
"Wah itu tuan Jorse,dia Pria sadis dikota ini tapi wajahnya tampan juga dilihat dari dekat gini"Bisik seorang wanita salah satu pelanggan restoran itu.
"Sst,kecilkan suaramu jangan dilihat apa kau mau mati !"Sambung teman wanita tersebut.
"Tuan Jorse suatu kehormatan anda mampir direstoran saya ini"Ucap owner restoran langsung kepada Jorse.
"Wah tuan Helmi,saya jadi enggak enak disambut anda langsung"Balas Jorse.
"Ahahah,tuan tidak perlu sungkan,saya akan siapkan menu spesial direstoran saya"Balas Helmi.
Helmi langsung pergi berbicara kepada pelayan untuk menyiapkan menu makanan spesial buat Jorse dan Mawar,lalu pasangan ini mengambil duduk ditepi kanan restoran tersebut.
"Wah restoran ini besar banget tuan"Kata Mawar dengan kagum melirik kanan kiri.
"Bisa kau kecilkan suara,disini banyak tamu terhormat,jangan kau bawa bawa suasana didesa gadis miskin"Cicit Jorse kepada Mawar.
"Iya tuan"Jawab Mawar singkat dengan mulut mengerucut,membuat Jorse geleng kepala dengan sorotan mata yang tajam.
Singkat waktu semua menu spesial sudah diatas meja,jumlah masakan ada 10 jenis membuat Mawar terheran heran.
"In-ini kita makan semua tuan?,kalau enggak habiskan mau bazir ini jadi pemborosan tuan"Kata Mawar terkejut dengan mengkerutkan alis.
"Ck...,kampungan apa kau tidak pernah kerestoran sebelumnya?"Balas Jorse melirik kanan kiri takut pelanggan lain medengar celotehan Mawar.
"Wah ini ayamnya kok item,ini ayam apa tuan?"Tanya Mawar membolak balikan ayam diatas mangkok dengan garpu,Mawar tidak perduli ucapan Jorse barusan.
"Astaga,ini ayam cemani,ayo makan jangan berisik,kau seperti lalat mengoceh saat ada makanan !"Ketus Jorse tepuk jidat.
"Tu-tuan ini ayam cemani yang hitam itukan?,Mawar enggak mau makan ini,nih ayam didesa Mawar bukan untuk dimakan tapi buat persembahan dukun dukun santet hih"Celetuk Mawar bergidik ngeri.
"Pffft" seorang wanita setengah baya yang duduk dibelakang Mawar menahan tawa saat mendengar ocehan polos Mawar,seketika mata tajam Jorse menatap nanar wanita itu sehingga wanita itu buang muka dengan ketakutan.
"Kau puas buat malu hum?,apa kau terus mengoceh enggak jelas?,disini ada menu lain yang bisa kau makan !"Ketus Jorse dengus kesal.
__ADS_1
"Ma-maaf tuan,hab---"
"Tolong jangan mengoceh,aku mengajak kau makan malam supaya kau tidak bosan dirumah,hah...,syukur klien bisnis aku membatalkan pertemuan,kalau tidak kau pasti membuat malu patner bisnisku dengan ocehanmu itu"Potong Jorse menarik nafas panjang.
"Ayo makan jangan berisik"Kata Jorse lagi dengan geleng kepala.
"Aku kira mengajak dia makan malam dia bisa senang keluar dari rumah,hah ada ada saja"Batin Jorse sambil makan.
Mawar jadi diam sambil mengambil stick daging,tangan Mawar sedikit kaku memotong Stick daging tersebut,Jorse mengajari dengan peraktek langsung tanpa bersuara cara memotong stick daging tersebut dipiringnya sendiri.
"Susah banget sih makan cara orang kaya,ini sangat menyebalkan ingin aku makan saja pakai tangan"Batin Mawar dihati.
"Kenapa bengong?,ayo dimakan,sudah aku ajari cara potong itukan,apa perlu aku pegang tangan kamu untuk memotong daging itu hum"Kata Jorse kernyit dahi.
"Siapa yang bengong Mawar sudah tau cara motong ini,nih lihat ini"Balas Mawar memotong daging langsung dimakan didepan Jorse walau sedikit kaku.
"Nah gitu cepat dimakan"Balas Jorse mulai tersenyum.
Mawar mengikuti saja cara cara makan Jorse yang sangat teratur dengan sendok dan garpu itu,hati Mawar sedikit senang baru kali ini makan bersama dengan Jorse.
"Duh...,enggak bisa diajak kompromi,kenapa sih kebelet pipis,malah pake sepatu ginian lagi"Batin Mawar jadi kesal.
Jorse memandang sikap Mawar yang duduk seperti tidak nyaman,sementara Mawar ragu untuk pergi ketoilet takut keseleo dengan sepatu tumit tingginya.
"Kau mau kentut ya?"Cicit Jorse mengamati cara duduk Mawar yang gelisah.
"Jadi kenapa duduk kamu gelisah gitu miring miring"Balas Jorse kernyit dahi.
"Mawar mau pipis tapi takut jalan ama sepatu ini tuan,bukan mau kentut"Balas Mawar dengan mengerucutkan bibirnya.
"Astaga cuman mau pipis aja kek gitu,pipis sana,ada ada saja lagi makan gini aneh aneh kamu enggak sopan"Kata Jorse dengus kesal.
"Iya iya"Kata Mawar singkat lalu bergegas pergi jalan dengan hati hati,terlihat Jorse tersenyum sambil geleng kepala melihat Mawar berjalan seperti robot.
"Duh aku baru kali ini kesini,kamar mandinya dimana ya?"Kata Mawar bingung sambil garuk kepala yang tidak gatal.
"Mbak,Mbak tunggu mbak"Kata Mawar lagi melihat seorang pelayan melintas didepannya.
"Ya,ada yang bisa dibantu?"Tanya pelayan itu sambil tersenyum ramah.
"Saya kebelet mbak,dimana ya toiletnya?"Tanya Mawar tersenyum.
"Dari sini mbak terus aja belok kiri mentok,nah disitu toiletnya mbak"Jawab pelayan itu.
"Terima kasih ya mbak"Kata Mawar sambil berjalan hati hati.
__ADS_1
Mawar berjalan sambil mengikuti petunjuk dari pelayan tadi,Mawar sangat girang menemukan papan bacaan toilet,lalu tanpa sadar berjalan cepat membuat kaki kanannya terpelekok disebuah lorong menuju toilet.
"Aduh...!"Mawar hampir jatuh dengan cepat tubuhnya ditangkap seorang Pria yang baru keluar dari toilet Pria,mata mereka berdua bertemu.
"Cewek ini cantik banget"Batin Pria itu terkesima.
"Ma-maaf tuan,terima kasih ya udah tolongin saya"Kata Mawar langsung menarik tubuhnya dari pelukan Pria tampan tersebut.
"Kamu enggak apa?,kaki kamu enggak sakit?"Kata Pria itu melirik kaki Mawar.
"Ah enggak,ini cuman keseleo aja hehehe,maaf ya tuan saya mau ketoilet dulu"Balas Mawar dengan cengengesan.
"Tunggu nama kamu siapa?,boleh kita kenalan,nama aku Wiliam Helius"Kata Wiliam sambil menarik pergelangan tangan Mawar yang ingin pergi.
"Maaf tuan saya lagi kebelet"Balas Mawar canggung langsung menarik tangannya dari pegangan tangan Wiliam,Mawar langsung masuk kedalam toilet wanita,Mawar takut Jorse melihat dia dengan seorang Pria asing.
"Dia sangat cantik,aku harus cari tau siapa wanita itu?"Batin Wiliam dengan terpesona melihat Mawar barusan.
Wiliam langsung pergi berjalan keluar restoran dengan beberapa pengawalnya,didampingi Benny sang asisten Wiliam.
"Tuan saya melihat Jorse hino ada direstoran ini"Kata Benny sewaktu masuk kedalam mobil mewah.
"Saya sudah tau,biarkan saja dia bebas untuk saat ini,kita harus menyusun strategi membalaskan dendam atas kematian Papaku"Balas Wiliam mengeraskan rahangnya dengan amarah.
"Benny setelah ini kau harus cari tau siapa gadis yang ada ditoilet tadi"Kata Wiliam lagi dengan tersenyum.
"Tapi tuan lebih baik anda fokus dengan kematian tuan besar Fedrik,dari hasil informan tuan besar dibunuh karena membawa seorang pelayan dari rumah Jorse"Sambung Benny.
"Maksud kamu Jorse membunuh papa karena membawa seorang pelayan?,cerita lebih jelas Benny Ck.."Kata Wiliam bingung.
Nama : Wiliam Helius.
Susah jatuh cinta sekali cinta dia Pria yang sangat romantis,dia sangat pendendam jika ada yang menyakiti hatinya,ramah,berambisius jika ada keinginan.
Pekerjaan :Ceo,Bos gangster memegang lima kota sekaligus.
Bersambung.
Ketik
Like.
Pavorit.
__ADS_1
Komen.