
11 a.m
Di kampus
Normal pov
__________________________________________
Himiko terlihat menikmati makan siangnya bersama teman-temannya itu, setiap ada cewek lewat di depan mereka pasti selalu menyapa Himiko.
Di wajah Himiko hanya terdapat senyuman saja, sebagai cowok populer karena wajahnya yang ganteng dan sangat keren dia juga kerap mendapatkan hadiah dari fansnya di kampus itu maupun dari luar kampus.
Himiko di kenal sebagai sosok yang ramah, dan suka menolong. Tapi sikapnya mendadak berubah seperti iblis saat berhadapan dengan adik tirinya yang bernama Silva Heartlifia.
"Hpnya siapa tuh yang bunyi?" tanya Farik
"Bukan punya gue sih" kata Norman yang mengeluarkan hpnya dari saku celananya
Himiko melihat hp miliknya dan ternyata punya dia yang berbunyi
"Bentar ya" kata Himiko menjauh dari teman-temannya
Lalu Himiko menjawab telponnya
"Halo mah?" Himiko
Sayang kamu kok nggak mengirim laporan sih sama papa dan mama? Ada apa?-tanya Himeko mamanya Himiko
Himiko bingung dan ketakutan
"Iya mah, Himiko sibuk banget, tapi Himiko bakal kirim kok secepatnya" kata Himiko
Himiko kamu jangan bohong ya sama papa dan mama-Himeko
"Mama tenang saja, Himiko akan melaporkan semuanya apa adanya"kata Himiko
Baiklah... Mama tutup dulu telfonnya... Byebye sayang-Himeko
Himeko mengakhiri panggilannya, lalu Himiko balik sama temen-temennya
"Gaes gue mau ke perpustakaan.Kalian ikut nggak?" tanya Himiko
"Tiap hari perpustakaan mulu lu.Nggak ah, gue gak ikut" kata Farik
"Gue juga enggak. Males" jelas Norman
"Yasudah gue duluan" Himiko mengambil tasnya dan pergi
Setelah sampai di perpus, dia mengeluarkan laptopnya. Himiko mulai membuka dan menghidupkan laptop di depanya.
"Setiap hari gue harus lapor apaaaaaaaaaaaaaaapun yang terjadi pada Silva" kata Himiko mendengus dengan kesal
Dia harus mengirim e-mail kepada orangtuanya setiap hari dan Himiko mulai mengetik
"Kemarin lusa... Di hari minggu Silva tidak pergi berlibur, dia menghabiskan waktunya untuk menonton film di rumah sambil main game" batin Himiko sambil mengetik
Lalu Himiko mengirimnya ke e-mail orangtuanya
__ADS_1
Padahal Silva emang gak di ijinkan untuk pergi bareng teman-temannya. Soalnya Himiko khawatir jika Silva melarikan diri dari pengawasannya itu. Dan jika terjadi sesuatu terhadap Silva, Himiko akan di beri pelajaran sama papa mamanya
"Dan di hari senin kemarin... Silva menjalani hari-harinya seperti biasanya, belajar di kampus bersama teman-temannya, dia juga bilang padaku bahwa kemarin sore dia makan di luar" batin Himiko sambil mengetik
"Hari ini..." batin Himiko mengetik
Lalu Himiko berhenti mengetik, dia bingung apa yang harus dia tulis
"Masa gue harus bilang kalo Silva sakit sih? Ntar mama marah besar? Papa juga kan? Mereka berdua bakal marah sama gue kenapa Silva bisa sakit. Mereka bakal mengira kalo selama ini gue gak perhatian sama Silva, gue membiarkan Silva makan makanan yang gak sehat di luar sana. Terus gue gak bisa jagain Silva dengan bener, gue gak bisa jadi kakak yang baek buat Silva dan... INI SUNGGUH GAWAT! gue gak bisa bilang kalo dia sakit" kata Himiko dalam hatinya
Himiko masih diam memandang laptop di depanya
"Sampe sini aja deh" kata Himiko dengan sangat males lalu mengirimnya
Selama ini Himiko hanya melaporkan hal yang baik-baik tantang dirinya dan Silva kepada orangtuanya, karena Himiko tidak ingin membuat orangtua mereka khawatir
Silva sendiri juga sama... Setiap kali dia di tanya oleh tante, om, paman, atau bibinya mengenai sosok Himiko itu Silva selalu menjawab bahwa Himiko adalah kakak yang baik dan bijaksana
Semua yang Silva katakan dan juga Himiko laporkan tidak sesuai dengan realita yang ada
"Himiko?"
Himiko menutup laptopnya dan melihat siapa yang datang
"Mina?" tanya Himiko
"Siang ini lu ada jadwal nggak" tanya perempuan yang bernama Mina
"Siang ini gue..." Himiko terdiam karena teringat sesuatu
"Himiko?" Mina
"Ha gimana?" Himiko
"Gue tanya siang ini elu ada jadwal apa enggak?" Mina
"Iya siang ini gue ada acara..." Himiko bohong sama Mina padahal dia mau pulang buat ketemu sama Silva
"Yah sayang banget ya... Yaudah gapapa lah. Lain kali aja kalo gitu gue duluan ya Himiko" kata Mina ninggalin Himiko
"Em ya... " Himiko
Setelah Mina pergi dari pandangannya Himiko langsung pergi dari perpustakaan dan ke tempat dia memikirkan mobilnya
"Hai kak... "
"Apa lagi sih?" batin Himiko agak kesal dan melihat siapa yang menyapanya
Ternyata itu juniornya dulu dia satu sekolah dengan Silva...namanya Rachael, dulu dia sangat terkenal di sekolahnya. Tapi setiap kali Silva di tanya sama temen-temen cowoknya tentang Rachael.
Silva selalu bilang bahwa dia tidak tahu tentang Rachael dan dia juga tidak kenal Rachael
"Hai?" Himiko menyapanya balik
"Udah mau pulang kak? Tumben banget" tanya Rachael penasaran
"Iya, ada acara" kata Himiko
__ADS_1
"Oh gitu ya" Rachael
"Iya... Kalo gitu aku duluan ya" ucap Himiko yang kemudian masuk kedalam mobilnya
"Iya kak hati-hati" kata Rachael
Kemudian Himiko mengemudikan mobilnya. Sementara itu Rachael menemui teman-temannya
"Sialan! Kak Himiko beneran sulit banget di deketin" kata Rachael kesal
"Gue bilang juga apa... Selama ini tuh belom ada satu cewek yang bisa menarik perhatiannya Ra" kata Fella
"Terus gue harus gimana biar bisa deket sama kak Himiko" kata Rachael
"Btw masa kak Himiko belom pernah pacaran sama sekali sih?" tanya Maria
"belum Maria... Kan udah aku kasih tau kalo dia gak pernah deket sama cewek dan gak bisa di deketin cewek" kata Fella
Diam-diam Renata temen baiknya Silva menguping pembicaraan mereka
"Temen deket kak Himiko siapa ya?" tanya Rachael
"Farik!" kata Fella semangat
"Farik?" Rachael penasaran sama temen Himiko yang bernama Farik itu
"Iya... Mungkin elu bisa tanya-tanya sama Farik bagaimana sosok kak Himiko" kata Fella
"Lebih bagus lagi kalo Farik bisa bantu kamu deket sama kak Himiko" kata Maria kepada Rachael
"Iya ya...bener juga" kata Rachael
"Kalo gitu kita cari Farik sekarang" kata Fella yang langsung semangat
Rachael dan kedua temanya kemudian pergi mencari teman Himiko yang bernama Farik
Sementara Himiko sendiri sudah sampai di rumah
"Wah mobil kang iblis" kata Arisa yang melihat mobil Himiko masuk ke halaman rumahnya
"HAH? TUMBEN BANGET JAM SEGINI UDAH PHULANK?!" tanya Silva agak kesal
"Nggak tau, ini udah waktunya elu di siksa lagi Sil" kata Arisa
"Iya, bener sih" kata Silva yang merebahkan tubuhnya di tempat tidur
"Kalo gitu gue balik dulu ya Sil" kata Arisa yang siap melompat ke bawah dengan menggunakan tali
"Hati-hati ya Ar" kata Silva melihat Arisa
"Iya..." kata Arisa
Kemudian Arisa melompat ke bawah. Dan Silva langsung bergegas menyelimuti tubuhnya dan pura-pura tidur
To be continue
Oleh: Kousei
__ADS_1