WAKETU GAMON (SHS 1)

WAKETU GAMON (SHS 1)
Nasi Goreng


__ADS_3

Menurut Gempi, jatuh cinta itu gak gampang, makanya tidak mudah juga untuk melupakan.


Jatuh cinta itu gak gampang.


Gempi mikir kayak gitu, karena selama ini walau semua cowok-cowok yang mendekatinya memberikan effort yang besar, Gempi tetap tidak goyah.


Tidak sama sekali, seolah hatinya sudah membatu.


Tapi setelah kejadian di sekolah tadi, pandangan Gempi berubah begitu saja.


Saat kepalanya luka terkena benturan keras dari kursi yang di layangkan Virgo.


Dan Yohan yang langsung sigap mengendongnya di depan banyak murid-murid SHS.


Gempi jadi sadar.


Kalau dia udah beneran 'jatuh' dalam pesona seorang Yohan Pangestu.


Iya, cuman gitu.


Segampang itu.


Kan bego.


Padahal jelas-jelas si Yohan lakuin itu cuman karena ingin menolongnya.


Menolong seorang teman sekelas yang sudah dia anggap seperti 'adik' sendiri.


"Sialan!" Gempi terus mengumpat sambil melayangkan tinju pada bantal guling di kasurnya itu saking gemasnya.


"Kan udah tau dia tuh gamon, kenapa malah nekat sih ARGHHHH!" Ucapnya mengacak rambut frustasi.


"Udah gue duga, udah gue duga pasti cowok yang dia mau deketin tuh si Yohan, HUHUHUUUU MAMAAA" katanya meracau sambil tersedu-sedu tanpa air mata.


Gempi gak nyangka, cuman karena sebuah bekal makanan, Gempi sampai di buat gila kayak begini."Gue harus gimana?" Gumamnya lirih sambil tengkurap di atas kasur.


"Ya jalanin aja, Ge" Balas Wenda yang duduk di kursi belajar Gempi menanggapi kerisauan temanya itu.


"Gak usah ngapa-ngapain gitu maksudnya?" Tanya Gempi menoleh pada Wenda.


"Iya"


"Lah?"


"Kenapa?" Cowok yang sejak tadi fokus bermain game moba tiba-tiba ikut menyeletuk, ia melirik keki."Lo mau berjuang? emangnya lo mampu?"


Gempi mendelik tajam."Mampu lah"


"Halahhh sekarang aja cuman karena bekal makanan doang lo udah galau brutal gini, gimana nanti kedepannya lo dapat yg lebih parah, langsung nangis bombay sambil putar lagu tulus dah lo, gue jamin"


Gempi menggeram, matanya sudah mendelik tajam menusuk belakang kepala Hendra.


Ck! Lagian nih mahluk kenapa harus datang di saat Gempi sedang membuka sesi curhat sih.


Perasaan sebelumnya hanya Wenda saja yang Gempi minta datang ke rumahnya malam ini.


Tapi tau-tau nih anak ikut nongol ngintil di belakang Wenda gitu aja.

__ADS_1


Katanya. "Nyari makan Ge, sekalian numpang Wi-Fi"


Sat!


"Aaa tetehh...Hendra nihh" Gempi merengut kesal mengadu pada Wenda.


Wenda menghela nafas, meraih pulpen di atas meja kemudian melemparkanya ke arah Hendra tepat mengenai kepala cowok itu. "Diam aja lo"


Hendra mencibir, tidak membantah.


"Omongan Hendra gak usah di dengerin, ikutin kata hati lo aja Ge" Wenda tersenyum, kini kembali menatap Gempi tepat."Kalau feeling gue sih, elo pasti bisa"


Gempi tersenyum lebar, garis wajahnya berubah ceria kembali dengan dada yang berdesir hangat, mendapat kembali setitik harapan yang sempat hangus.


***


Gempi: Yo


Gempi: Ehem


Gempi: tes tos tes tos jos


Gempi: ayang:'(


Yohan: ya?


Yohan: kenapa nih, tumben


Gempi yang awalnya tengkurap langsung melompat bangun berdiri di atas kasur sambil melototi layar HP nya.


Gempi memejamkan mata, meredam jeritan yang sudah di ujung lidah, kemudian dengan tarikan nafas dalam ia kembali mengetikan chat dengan degupan jantung yang menggila.


Gempi: ngapain?


Yohan: main pees, nih sama anak-anak kelas


Gempi: Yahh kirain lagi mikirin gue Yo [Delated]


Gempi: gue pikir sibuk belajar


Yohan: udah kok tadi


Gempi merapatkan bibir, ia menelan ludah susah payah, gadis itu diam sesaat kemudian tiba-tiba melompat turun dari kasur lalu salto dua kali di lantai.


Iya, Gempi salting.


Karena Yohan.


ARGHHHHHH!!!


Gempi berdehem pelan, mencoba mengendalikan diri. Gadis itu kembali naik ke atas kasur dan duduk manis di sana.


Gempi: main pees di mana Yo?


Yohan: di rumah gue


Read

__ADS_1


CEPET BANGET GILA!


LANGSUNG DI BALASSSS!!


Gempi: ohh Hendra nya ada?


Read


Gempi menunggu, kali ini Yohan hanya membaca pesannya.


1 detik


2 detik


3 detik...


Ting


Gempi yang sebelumnya sudah menidurkan kepala langsung kembali bangun dan meraih HP nya dengan cepat.


Yohan: ada


Ck! Cuman gitu doang?


Gempi menggigit bibir bawahnya gemas, otaknya bekerja cepat memikirkan topik baru.


Gempi: btw Yo, bekal makanan punya nya manda dah lo balikin belum?


Read


Gempi menunggu sesaat.


Yohan: Udah Ge


"Yaelahhh mentok lagi" Gempi mengacak rambutnya frustasi."ck lagian ngapain sih malah nanyain itu, ah jadi kesel lagi kan jadinya" Kata Gampi merutuki diri sendiri.


Ting!


Yohan: Ge


Yohan: kata Hendra, nasi goreng buatan elo enak


Gempi mengernyit membaca itu."Ya terus?" Gumamnya heran, hingga tak lama setelahnya muncul notifikasi lagi dari Yohan yang membuat Gempi tanpa sadar menahan nafas, dengan kedua mata melebar tertegun membaca itu.


Yohan: gue jadi pengen


Yohan: di buatin juga sama elo


Read


Ini, maksudnya apa?


Yohan: masa cuman Hendra aja


Lah?


****

__ADS_1


__ADS_2