
setelah kakinya Diana baikan Bagas mengantarkan Diana pulang jalan kaki karna kontrakan Diana dan Rika dekat dengan tempat itu rumah mereka Hannya memasuki gang sempit Tampa mobil juga sampai dengan cepat.
"Diana apa kamu nga mau makan siang biar kita makan di restoran yang kemarin "
"nga usah mas Diana nga lapar tadi Diana Uda makan juga "
"Diana kamu harus menjaga pola makan mu dan kamu juga harus rutin makan vitamin besok kamu saya antar ke dokter kandungan saya punya teman seorang dokter kandungan jadi kamu bisa konsultasi kepadanya "
"mas jangan terlalu baik kepada ku aku bisa menyelesaikan sendiri utangku sudah begitu banyak sama kamu mas "
"tidak usah pikirkan itu Diana yang penting kamu sehat dulu masalah itu nanti saat kamu lahiran baru pikirkan itu semuanya "
"Diana aku pulang dulu ya karna hari ini aku ada rapat penting besok baru saya jemput kamu kita ke dokter kandungan"
"baik lah mas kalau begitu terima kasih mas hati-hati di jalan"
setelah Bagas pergi Diana langsung masuk ke kamar disana dia terus memikirkan Dimas dia teringat kepada Dimas yang mengejarnya tadi.
*****
__ADS_1
Dimas yang mengendarai mobilnya pulang dari butik bersama ibunya dan Tiara Dimas tidak pokus sama sekali membawa mobil dia terus teringat wajah Diana ingin sekali Dimas menemui Diana dan memeriksa kehamilan Diana.
sudah beberapa Minggu ini Dimas kembali bekerja dengan baik di rumah sakit karna Dimas juga takut kalau dia kelamaan cuti rumah sakit bakal yg tutup ahirnya dia kembali bekerja ahir-ahir ini juga Dimas menuruti apa kata orang tuanya.
setelah sampai dirumahnya mengantar ibunya dan Tiara dia pergi lagi setelah jauh dari rumah ibunya dia berhenti di pinggir jalan lalu mengambil hapenya dan mencari nama Diana dan menghubungi ternyata nomor Diana tidak aktif lagi.
"kemana Diana kok nomornya sudah tidak aktif kemana aku harus mencarinya lagi sementara di toko bunga Diana sudah tidak kerja "
Dimas seperti orang gila berbicara sendiri hari ini dia berniat menemui Diana biar bagaimana pun Dimas harus berbicara terus terang kepada Diana kalau Dimas tidak bisa membantah omongan orang tuanya lalu Dimas pergi butik lagi di taman dekat butik dia duduk sendiri dia berharap Diana lewat lagi dari tempat itu.
benar saja belum tiga puluh menit Dimas duduk dikursi taman dia sudah melihat Diana lewat dari depannya Diana membawa sebuah bungkusan hitam mungkin dia membawa makanan lalu Dimas berlari mengejar Diana dan menarik tangan Diana.
"di.....mas ....lepaskan tanganku "
lalu Dimas menarik tangan Diana lalu mereka duduk dikursi tetapi Diana sangat menjaga jarak kepada Dimas karna Diana takut orang tua Dimas melihatnya bersama Dimas.
"Diana apa kabarmu apa kamu sehat-sehat saja apa kamu pernah memeriksa kandungan mu maafkan aku Diana bukan maksudku meninggalkan mu Diana tapi kamu tau sendiri ibuku hampir mati karna aku bertahan dengan keputusanku Diana"
"nga papa mas aku sudah melupakan mu anggap saja mas kita tidak pernah kenal dan jangan pernah temui aku lagi mas dan tidak perlu kamu bertanya tentang kandungan ku itu tidak ada hubungannya dengan mu pergilah mas aku tidak butuh lelaki seperti mu di dalam hidupku"
__ADS_1
lalu Diana langsung pergi meninggalkan Dimas diana tidak ingin Dimas melihat dia menangisinya seiklas apa pun Diana mengiklankan Dimas rasa sakit dan kecewa itu pasti tetap ada berulang kali Diana berusaha melupakan Dimas tetapi rasanya sangat sulit ini pertama Diana jatuh cinta kepada lelaki tetapi disaat dia benar-benar cinta diana malah di sia-siakan.
setelah Diana pergi jauh dari taman itu Diana menoleh kebelakang ternyata Dimas sudah benar-benar meninggalkannya Dimas bahkan tidak mengikutinya sama sekali Tampa terasa air mata Diana jatuh dia tidak perduli lagi dengan makanan yang dia beli tadi yang ternyata tertinggal di kursi taman tadi.
Dimas pergi meninggalkan kursi taman itu dia melihat makanan Diana tinggal tapi dia tidak mengambilnya sebenarnya Dimas sangat tidak tega terhadap Diana tetapi tidak mungkin dia harus mengorbankan ibunya Dimas sudah berusaha agar ibunya menerima Diana tetapi ibunya tetap bertahan pada keputusannya menolak Diana.
Diana kembali kekontrakan dengan tangan kosong dan selera makannya sudah tidak ada lagi semenjak Dimas menemuinya dan mengakhiri segalanya bahkan Dimas tidak peduli dengan anak yang ada di kandungannya.
pada saat Diana istrahat dikamar Diana memikirkan nasibnya yang begitu malang hidup yang serba kekurangan mulai dari kecil kehilangan orang tua saat dia mulai dewasa dan sekarang malah ditinggalkan orang yang sangat Diana cintai disaat lagi hamil Diana tidak tau kenapa nasib yang menimpanya begitu buruk.
disaat lagi pusing memikirkan semuanya tiba-tiba Bagas datang membawa berbagai makanan yang sangat lezat Diana langsung mengambil piring dan memasukan berbagai jenis makanan ke piringnya dan memakannya dengan sangat lahap Bagas sampai heran melihat nafsu makan Diana kali ini tapi dia tidak mau menegur karna mungkin Diana lagi menginginkan berbagai makanan.
"terima kasih mas kamu selalu perduli dengan ku
bahkan bayiku ingin makan-makanan yang lezat Hannya kamu yang peduli"
Diana makan sambil berbicara Sampai-sampai nasi yang ada di mulutnya bertumpahan keluar dan Tampa terasa air mata Diana keluar dia teringat kepada Dimas yang tidak peduli dengannya yang peduli malah pria lain yang bukan siapa-siapanya.
"kenapa kamu menagis Diana sudah lah jangan pikirkan sesuatu yang tidak penting semampuku akan menjaga mu semoga kamu tidak keberatan pada saat aku peduli kepada mu "
__ADS_1
Diana Hannya diam mendengar ucapan Bagas Diana tidak menyangka kalau Bagas begitu perhatian dan peduli kepadanya.
👉bersambung👉