
Nathan kembali ke apertemen Dimas untuk melihat keadaannya, selama ini Nathan terlalu sibuk dengan semua urusan perusahaannya hingga dia tidak pernah meluangkan waktu untuk adiknya.
Hingga sekarang adiknya mengalami masalah yang sangat besar Nathan sebagai kaka ingin lebih memperhatikan keadaan adiknya tidak lupa Nathan juga akan menyelidiki latar belakang Tiara karna Nathan tidak ingin keluarga nya hancur hanya karna seorang wanita.
"Bagaimana,keadaan mu apa sudah lebih baik?"ucap Nathan setelah dia masuk kedalam kamar Dimas.Tetapi Dimas hannya diam tidak menanggapi ucapan kaka nya.
"Dimas, kalau bisa Kaka memberikan mu nasihat kamu harus bisa lebih tegas kepada mama kalau kamu hannya melakukan hal bodoh seperti ini,kamu nanti yang menyesal coba lihat tubuh mu semakin kurus, berantakan kamu tidak cocok di sebut dokter lagi."Dimas tidak memberikan respon untuk setiap ucapan kaka nya dan Nathan bisa memaklumi keadaan adiknya.
Nathan cukup tau sipat dari adiknya.Selama ini Dimas baru dua kali jatuh cinta,tetapi baru kali ini Dimas begitu terpuruk hannya karna seorang wanita.Melihat keadaan Dimas yang sekarang sudah cukup membuktikan kalau Dimas sangat mencintai Diana.
"Dimas,apa mama sudah pernah mengunjungi mu?"Tanya Nathan kepada Dimas dan Dimas hannya menggelengkan kepalanya menandakan ibunya belum pernah melihatnya sama sekali.
__ADS_1
Pada saat mereka lagi mengobrol tiba-tiba pintu terbuka menandakan seseorang masuk kedalam.
"Dimas,apa yang terjadi pada mu, kenapa kamu sampai sakit dan lihat badan mu ,kenapa tidak terurus seperti ini?"tanya ibunya kepada Dimas pada saat dia masuk kedalam kamar Dimas bersama adik perempuannya.
"Maafkan mama ya nak,mama baru bisa kesini karna mama sibuk arisan dan mama juga berniat kesini bersama adikmu Sarah tapi baru ini dia ada waktu bertemu dengan mu."
"Kak,maafin Sarah baru ini bisa menemui mu ya, mama Uda cerita kak masalah Kaka dengan wanita itu kenapa sih kak,harus wanita itu untuk apa kak pacaran sama orang miskin Kaka mungkin tidak tau bagaimana sipat orang miskin di belakang kita,
"Dari dulu mama juga Uda nasihati Kaka mu ini,tapi lihat lah penampilan Kaka mu sudah seperti orang yang udah mau mati, kata Kaka mu Nathan ini semua karna ulah mama makanya mama pusing melihat kedua Kaka mu.'' mendengar ucapan ibu nya membuat Dimas keluar dari kamar menuju balkon disana Dimas melihat pemandangan luar.
"Kak,kenapa Kaka malah keluar dari kamar sampai kapan Kaka seperti ini,jika alasan mu menikahi wanita itu karna dia hamil anak mu,lebih baik tunggu wanita itu sampai lahiran habis setelah itu mintalah anak itu dan menikah lah dengan kak Tiara.jika memang anak itu yang Kaka khawatirkan,"lalu Dimas menoleh ke arah Sarah adiknya Dimas tidak terima dengan ucapan adiknya.
__ADS_1
"Kamu juga wanita,bagaimana kalau kamu di posisi Diana,apa kamu terima setelah kamu melahirkan lalu anakmu dibawa pergi."ucap Dimas kepada Sarah.
"Aku nga akan hamil duluan kak,aku bisa menjaga anak dan sudah pasti calon suamiku, nanti pasti orang kaya supaya mama setuju.bukan kayak kaka bawa calon istri malah babu, enak banget tu perempuan punya calon suami dokter,lulusan luar negri,udah punya rumah sakit sendiri.yang ada entar kak semua keluarganya malah numpang sama kita namanya juga orang miskin."ucap Sarah berapi-api Sarah juga sangat tidak setuju dengan pilihan Kaka nya.
Mendengar ucapan adiknya,Nathan langsung menghampiri mereka "kamu juga sama dengan mama sungguh keterlaluan kalian melihat seseorang dari status sosialnya."cecar Nathan membuat Sarah terdiam lalu Nathan pergi meninggalkan mereka."aku pulang dulu Dimas, jaga kesehatan mu berdebat sama mama dan Sarah tidak akan ada habisnya."
Setelah Nathan pergi dari apertemen itu,Dimas kembali masuk kedalam ruangan dan duduk dikursi, sang mama yang sibuk dari tadi memasak bubur kepada Dimas, ahirnya datang dan memberikan Dimas semangkok bubur.
"Dimas, ayo nak makan bubur ,mama sudah capek memasak dan ini adalah bubur kesukaan mu, mama tidak ingin kesehatan mu semakin buruk, mama akan disini menemanimu sampai sembuh dan adikmu juga akan disini,"ucap mamanya membuat Dimas kaget Dimas tidak ingin ibunya tinggal di apertemen itu akan membuat Dimas semakin pusing,"tidak usah ma lebih baik mama dan Sarah pulang Dimas ingin sendiri."
"jangan, membantah kepada mama Dimas mama tidak suka sekarang kamu makan bubur lalu minum obat mu dan istrahat."Dimas yang tidak berani melawan ibunya langsung melakukan nya dan masuk ke kamarnya langsung istrahat,ibunya yang melihat itu sangat bahagia karna Dimas selalu menuruti keinginannya.
__ADS_1
👉bersambung👉