
Setelah Bagas keluar dari apertemen Diana,Bagas langsung melakukan pertemuan dengan beberapa direktur perusahaan,termasuk perusahaan Nathan.
Setelah melakukan meeting selama kurang lebih dari tiga jam ahirnya meeting pun selesai,Bagas berniat langsung kembali ke kantornya karna banyak tugas yang harus diselesaikan olehnya.
Semenjak Bagas memiliki perasaan kepada Diana, semangat kerja Bagas semakin tinggi dan hal itu juga yang membuat ayahnya merestui hubungan mereka berdua, karna sang ayah melihat pendapatan perusahaan semakin tinggi,dan perusahaan semakin banyak melakukan kerja sama dengan perusahaan lain.
Disaat Bagas hendak memasuki mobilnya,Nathan memanggil Bagas,
"maaf pak Bagas,apa kita bisa mengobrol sebentar?"tanya Nathan membuat Bagas langsung menoleh,ternyata Nathan sudah berdiri dibelakangnya,
"bisa,silahkan kita ke cafe yang di sebrang sana," jawab Bagas lalu mereka berdua pergi ke cafe yang di tuju.
"Ada perlu apa pak Nathan memanggil saya tadi," ucap Bagas kepada Nathan Tampa basa-basi,sebenarnya Bagas sangat tidak suka berhubungan dengan keluarga Dimas yang sangat kaya dan Arongan.
__ADS_1
"Maaf pak, apa kabar Diana apa dia sehat-sehat saja.maaf kalau saya terlalu lancang pak sejujurnya saya sudah lama ingin menemui bapak tetapi selama ini saya sangat sibuk dan ini kebetulan saya ada waktu maafkan kalau saya menganggu bapak."ucap Nathan kepada Bagas Nathan sangat ragu-ragu mengutarakan niatnya kepada Bagas karna Nathan jelas tau kalau Bagas sangat mencintai Diana.
"Katakan apa yang ingin kamu sampaikan tidak usah bertele-tele saya sibuk"ucap Bagas kepada Nathan
"pak Bagas sebelumnya saya minta maaf,kalau ucapan saya terlalu lancang tapi ini semua demi adikku Dimas aku ingin ,mereka bersatu kembali biar bagaimana pun bayi yang ada di kandungan Diana adalah darah daging Dimas,aku tidak tega melihat adikku yang sangat hancur setelah dia menyadari kesalahannya di masa lalu,disini aku ingin menikahkan mereka secara diam-diam dan menyuruh mereka pindah dari negara ini untuk beberapa waktu. Aku tidak ingin adikku semakin hancur,aku sangat berharap bapak tidak keberatan dengan keinginan ku." ucap Nathan kepada bagas.Dan Bagas sangat kaget dengan semua permintaan Nathan kepadanya tetapi untuk marah pun bagas tidak berani karna dia sebagai kaka hannya ingin menolong adiknya.
"Nathan,aku cukup prihatin dengan Dimas kalau pun memang dia sangat terpukul dengan semua perbuatan masa lalunya.Tetapi untuk membiarkan Diana kembali kepadanya adalah hal yang tidak mungkin karna aku dan Diana akan secepatnya menikah, karna aku sangat mencintainya."ucap Bagas kepada Nathan Bagas tidak ingin memberikan harapan kepada keluarga angkuh ini sejujurnya Bagas sangat merasa kasihan baik kepada Dimas atau pun Nathan karna memiliki ibu yang sangat egois.Dan Bagas sangat ingin melihat kehancuran keluarga itu yang dibohongi seorang wanita.Bagas mengingat bagaimana Tiara yang bermain dibelakang Dimas.
Nathan hannya menghela napas panjangnya mendengar jawaban dari Bagas."saya sudah bisa menebak kalau bapak akan menolak permintaanku,saya hannya tidak ingin Dimas semakin hancur apa lagi sampai tau kalau Tiara selingkuh dibelakangnya."ucap Nathan membuat Bagas kaget mendengar ucapan Nathan.
"Saya,melihat beberapa kali Tiara keluar hotel. Dengan seorang pria dan sudah dipastikan kalau pria itu adalah pacarnya,melihat mereka yang sangat mesra di depan umum."jawab Bagas kepada Nathan dan Nathan semakin yakin kalau Tiara adalah wanita yang sangat licik.
"Inilah yang membuat aku sangat ingin menyatukan Diana dan Dimas kembali walaupun harus menyuruh Dimas pergi dari negara ini aku tidak ingin keluargaku hancur jadi aku sangat bermohon kepada bapak ijinkan Dimas membawa Diana"pinta Bagas dengan nada yang sangat memohon.
__ADS_1
"Tidak,Nathan saya minta maaf, saya tidak pernah melepaskan Diana lagi,silahkan cari wanita lain.kalau menurutku jika kamu ingin mencari wanita lain lebih baik cari yang kaya raya juga biar ibumu menerimanya".ucap Bagas membuat Nathan sangat malu kepada Bagas."Saya permisi dulu,karna pekerjaan saya masih banyak semoga Dimas bisa menemukan yang terbaik kedepannya."ucap Bagas lalu pergi meninggalkan Nathan sendirian di cafe itu.
Setelah kepergian Bagas,Nathan hannya bisa merenungi nasib keluarganya.Dia sebagai kaka merasa tidak berguna sama sekali akibat ibunya yang sangat egois. Andaikan Diana masih mau kembali kepada Dimas Nathan akan menyuruh mereka berdua pergi keluar negri dan dia bersedia menanggung resiko kepada ibunya,yang penting Dimas bisa berubah seperti sedia kala.
******
"Dimas...ayo bangun,kamu harus berangkat kerja sudah berapa lama kamu tidak bekerja apa kamu akan tetap seperti ini?tanya ibunya kepada Dimas disaat Dimas masih betah tidur di kamarnya
"Ma..silahkan jual rumah sakit itu, aku tidak ingin jadi dokter lagi,untuk apa selama ini aku menolong anak orang lain.Sementara anakku yang akan lahir tidak aku perduli kan aku hannya manusia tidak berguna," ucap Bagas kepada ibunya dan ibunya sangat kaget mendengarnya.
"Apa..Kamu bilang Dimas,jual?dasar anak tidak tau diri hannya karna itu kamu mau bilang rumah sakit sebesar itu dijual, kamu mau lihat mama mu ini mati?dulu ayahmu membangun semua usahanya mati-matian,kamu hannya tinggal menikmati tetapi kamu,tidak tau diri jadi anak mama menyesal melahirkan mu ke dunia ini.''Ucap ibunya dengan sangat marah dimas hannya diam mendengar semua makian ibunya lalu dia bangkit dari tempat tidurnya dan langsung ke kamar mandi bersiap hendak pergi dari apertemen nya.
Dimas keluar dari apertemen nya Tampa permisi kepada orang tuanya,Dimas tidak ingin melihat ibunya melakukan hal bodoh lagi seperti dulu.Dimas lebih baik menghindar dari pada ibunya melakukan hal nekat yang membuat Dimas semakin bodoh.Dimas mengendarai mobilnya Tampa tau arah dan tujuannya lalu Dimas kepikiran kepada Diana sudah lama dia tidak melihat mantan kekasihnya itu.Lalu Dimas pergi menuju ke apertemen Diana karna masih pagi ahirnya perjalanan Dimas bisa Samapi dengan cepat.
__ADS_1
Setelah sampai di tujuannya, Dimas hannya memandang kearah apertemen Diana,Dimas tidak berani lagi untuk masuk kesana Dimas hannya berencana melihat Diana dari dalam mobilnya.Setelah menunggu sekian lama ahirnya dia melihat Diana yang lagi hendak jalan pagi bersama Erika Dimas sangat terharu melihat penampilan dari Diana semakin cantik,modis dan wajahnya semakin chubby dengan perut yang sudah menonjol rasanya Dimas ingin sekali memeluk Diana tetapi Dimas tidak berani melakukan itu lagi.