Wanita Miskin Yang Terbuang

Wanita Miskin Yang Terbuang
bab 40 ~ Menjadikan mu istri simpanan ~


__ADS_3

Setelah Bagas dan Diana meninggalkan rumah sakit mereka langsung pulang menuju apertemen. Tetapi tampa mereka sadari ternyata Dimas diam-diam mengikuti mereka sampai Bagas tau Diana tinggal dilantai lima belas.Lalu Bagas juga meninggalkan apertemen nya menuju kantor karna ada panggilan mendadak dari asistennya.


Dimas sangat kaget melihat perobahan dari Diana.Penampilan Diana yang semakin modis dan juga Diana semakin seksi Dimata Dimas.Ada penyesalan di hati Dimas kenapa dulu Dimas tidak menjadikan Diana sebagai istri simpanan asal ibunya tidak tau apa lagi Diana hamil anak dia juga.


Setelah Dimas tau Diana tinggal di lantai lima belas lalu Dimas turun kebawah dan duduk di mobilnya.


"jika aku mengajak Diana nikah siri apa dia mau ?


"Kenapa aku begitu bodoh mengabaikan Diana dulu aku ingin kembali kepada Diana apa pun yang terjadi Diana harus mau jadi istri simpanan ku."


Dimas menyusun rencana sendiri agar Diana mau kembali bersamanya.Setelah Dimas mendapat ide cemerlang ahirnya Dimas keluar dari parkiran apertemen menuju rumah sakit.


****


Hari ini Tiara kembali menemui pria simpanan nya Tiara sudah tidak tahan lagi menahan gairahnya yang sudah beberapa minggu ini di tahan nya Dimas memang tidak pernah menyentuh Tiara walaupun mereka sudah tunangan.Dimas masih enggan untuk menyentuh Tiara walau hannya sekedar memegang tangan Tiara Dimas masih merasa asing dengan Tiara meskipun Dimas sudah menerima Tiara sebagai tunangannya.


Setelah Tiara dan pria simpanannya sampai di hotel Tiara langsung memeluk pria itu Tiara yang sangat agresif membuat pria itu langsung tau tugasnya sebagai pria simpanan.Setelah melakukanya beberapa kali ahirnya Tiara bisa di puaskan oleh pria itu.Setelah selesai Tiara langsung pergi ke kamar mandi lalu membersihkan seluruh tubuhnya yang sudah lengket.


"Kenapa kamu langsung mandi Tiara?"ucap pria itu saat Tiara keluar dari kamar mandi.


"Aku harus pulang sayang nanti tunangan ku curiga kepadaku!"

__ADS_1


Dengan marahnya Broto melemparkan bantal dari samping nya ke pintu kamar mandi "Kamu pikir aku ini pria apa setiap kamu sudah puas kamu pergi sesuka hati mu apa aku serendah ini di mata mu?"


"Bukan begitu sayang " lalu Tiara kembali duduk di tempat tidur dan memegang tangan Broto pria simpanannya " kamu kan tau sayang kalau aku sudah tunangan mestinya kamu harus mengerti posisi ku kamu tenang aja sayang jika aku sudah menikah dengan nya aku akan membeli apertemen untuk mu dan kita bebas melakukan apa aja Tampa harus ke hotel ini membuatku selalu merasa was-was."


Tiara menyakinkan Broto dengan berbagai rayuan Tiara tidak ingin membuat Broto marah yang mengakibatkan posisi Tiara akan terancam.Karna Tiara takut semua kebusukannya di beritahukan Broto kepada Dimas tunangannya.


"Kamu yakin sayang kalau kamu mampu membeli apertemen kepadaku kalau kamu sudah nikah, dengan Dimas kenapa kamu tidak meminta Dimas memuaskan mu."


Dengan gaya menggoda Tiara berbisik kepada Broto "Kamu lebih bisa membuatku puas sayang."


hal itu membuat Broto semakin bangga kepada dirinya sendiri setidaknya dia bisa membuat wanita secantik Tiara tergila-gila atas pelayanannya.


Setelah selesai berbicara ahirnya Tiara dan Bagas keluar dari hotel dengan gaya yang lumayan tertutup Tiara masuk ke mobilnya dan mengantar Broto pulang kekontrakan nya.Setiap Tiara ingin bertemu Broto mereka harus di hotel karna Tiara tidak ingin ada orang lain yang melihat nya.


"Dimas kita makan siang bersama ya di restoran?"ucap Tiara setelah dia sampai di ruangan Dimas."Silahkan kamu pulang aku lagi tidak ingin di ganggu!" Tampa menoleh sama sekali ke arah Tiara Dimas langsung menolak permintaan Tiara dan Dimas menyuruh Tiara pulang.


"Dimas ada apa dengan mu aku hannya ingin kita semakin dekat agar pernikahan kita bisa di percepat aku tidak ingin menunggu lebih lama lagi." Lalu Dimas mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Tiara dengan tatapan sinis.


"Jika kamu tidak ingin menunggu silahkan kamu cari pria lain dan segera menikah dengannya aku dengan sangat senang akan akan mengijinkan mu menikah!"


Tiara menatap ke arah Dimas Tiara tidak menyangka akan mengatakan hal itu kepada nya."Ada apa dengan mu Dimas bukan kah kamu sudah setuju kalau kita secepatnya menikah?"

__ADS_1


Dimas terdiam dengan pertanyaan Tiara dulu memang Dimas setuju kalau mereka akan segera menikah.Tetapi semua itu atas tekanan orang tuanya dari dulu Dimas hannya ingin menikahi Diana."Sekarang kamu pulang saja aku belum ada niat menikah secepat mungkin"


Setelah mendengar ucapan Dimas Tiara langsung pergi lalu Tiara menutup pintu dengan keras seakan mengatakan kalau dia sangat marah kepada Dimas.Setelah Tiara pergi Dimas juga mengambil kunci mobilnya dan bergegas pergi ke apertemen Diana.


Beberapa saat setelah Dimas sampai di apertemen Diana Dimas memastikan kalau Diana tidak bersama dengan Bagas saat ini.Lalu dengan rasa percaya diri Dimas menekan pintu beberapa kali sampai Diana keluar dari kamar dan membuka pintu.


Diana sangat kaget dan takut di saat Dimas datang menemuinya ke apertemenya."Ada apa kamu kemari saya tidak ada hubungan dengan mu lagi silahkan kamu keluar!"dengan ketakutan Diana segera mengusir Dimas tapi malah Dimas masuk menerobos ke dalam apertemenya.


"Bagus ya Diana sekarang kamu wanita hebat bisa tinggal di apertemen semewah ini?" Dimas berbicara kepada Diana dengan tatapan menyelidik. "Apa Bagas menjadikan mu wanita simpanan nya apa dia dengan bebas meniduri mu apa kamu sudah mengotori bayi yang ada di kandungan mu dengan pria lain?"


"Plakkk..." Diana menampar Dimas dengan keras."jaga ucapan mu Bagas bukan pria serendah itu silahkan keluar dari sini sebelum aku memanggil polisi."


"Hahahaha..bahkan kamu masih bisa memuji pria itu apa hebat nya dia?"


Dimas menarik tangan Diana dengan keras lalu Dimas memeluk dan menci***m Diana,membuat Diana sangat marah dan melepaskan diri dari pelukan Dimas. Lalu segera lari masuk kamar dan menghubungi Bagas.tetapi dengan sialnya Bagas tidak mengangkat teleponnya.


Dimas mendekati pintu kamar dan memanggil Diana dari luar tetapi tetap saja Diana tidak mau keluar dari kamarnya.Diana sangat takut dan Diana belum sempat tadi bertanya kepada Dimas dari mana Dimas tau kalau Diana tinggal di apertemen itu.Dimas sudah berusaha membujuk Diana agar mau membuka pintu kamar.


"Diana tolong buka pintunya aku minta maaf soal yang tadi aku tidak akan mengulanginya lagi aku hannya marah saja saat kamu memuji pria lain di depan ku tolong buka pintu nya Diana." Bagas berusaha membujuk Diana tetapi Diana tetap saja tidak mau membuka pintu.


Hingga ahirnya Dimas menyerah dan dia keluar dari apertemen itu."Diana aku pulang dulu ya sebenarnya aku datang ke apertemen mu hannya ingin mengajak mu balikan lagi besok aku kemari lagi."lalu Dimas pergi dengan sangat lesu dia sudah melakukan kebodohan sehingga Diana tidak mau menemuinya.Dengan pelan-pelan Diana membuka pintu kamar sedikit lalu mengintip Diana takut kalau Dimas hannya pura-pura pergi.

__ADS_1


👉bersambung👉


__ADS_2