Wanita Miskin Yang Terbuang

Wanita Miskin Yang Terbuang
bab 52 ~pernikahan Dimas ~


__ADS_3

Sebulan kemudian ahirnya Dimas dan Tiara resmi menikah.Tiara sangat bahagia karna telah resmi menjadi nyonya Dimas Anggara pria yang sangat kaya dan pintar yang sudah di impikannya.


Setelah acara pernikahannya selesai ahirnya mereka pergi ke apertemen Dimas untuk, sementara mereka tinggal di apertemenya sebelum mereka mencari rumah yang pas untuk mereka karna Tiara tidak suka tinggal di apertemen nya.


"Dimas,kita harus tinggal di rumah yang mewah aku tidak mau tinggal di apertemen mu ini kalau perlu kamu harus mencari perumahan khusus orang -orang kaya,"ucap Tiara dan Dimas hannya diam menangapi ucapan Tiara lalu dia berdiri dan memakai seragam kedokterannya,


"Loh,kamu mau kemana Dimas,"tanya Tiara


"Kerumah sakit lah kerja,kamu pikir aku harus disini menemani mu jangan pernah bermimpi Tiara, kalau aku mencintaimu rasa cintaku yang sebenarnya telah pergi bersama Diana wanita yang sangat aku cintai."jawab Dimas membuat Tiara sangat tersinggung


"jadi apa maksudmu menikahi ku Dimas,apa kamu hannya ingin mempermainkan aku," tanya Tiara,


"bagus lah kalau kamu tau jangan pernah kamu melarang ku dalam hal apa pun itu,dan satu lagi kalau kamu ingin uang kamu cari pekerjaan yang bisa menghasilkan uang jangan berharap aku akan memberikanmu kemewahan,kalau kamu mau kamu bisa menjual tubuh mu itu kepada pria hidung belang agar bisa mendapat uang,"ucap Dimas lalu pergi meninggalkan Tiara,


"Dasar pria brengsek,kamu pikir apa hebat mu berbicara seperti itu kepada ku lihat lah aku akan laporkan semua ucapan mu kepada mama,"ucap Tiara berteriak berharap Dimas mendengar semua ucapannya dia sangat geram mendengar semua kata-kata Dimas dia berharap setelah menikah dengan Dimas dia akan menjadi nyonya malah kebalikannya dia tidak bisa mendapat kemewahan dari Dimas.


"untuk apa aku menikah dengan pria kaya kalau toh aku kerja menafkahi diriku lebih baik aku menikah dengan Broto setidaknya dia masih lebih berguna," ucap Tiara sambil marah-marah.Dia tidak menyangka kalau Dimas akan merencanakan ini semua untuknya.


Setelah Dimas pergi ke rumah sakit Tiara siap-siap pergi kerumah mertuanya,sesampainya dia sana dia langsung masuk kerumah,


"ma..mama..."Tiara memanggil mertuanya dengan berteriak

__ADS_1


"ada apa Tiara kamu kok berteriak lagian kamu ngapain kesini bukannya kamu lagi menikmati hari bersama Dimas dimana Dimas?tanya mertuanya


"itu mah yang mau Tiara beritahukan ke mama masak Dimas pergi kerja di hari pertama kami resmi menikah terus Dimas juga mengancam ku ma kalau dia tidak akan menafkahi ku dia menyuruh aku cari kerjaan ma, tolong tegur Dimas dong ma kapan kami akan punya anak kalau aku harus bekerja."ucap Tiara membuat ibu mertuanya sangat geram mendengar ucapannya.


"Apa maksud Dimas,terus dia punya uang untuk apa dasar anak susah di atur,pusing mama lihat lihat anak yang satu ini kalanya Nathan tidak sekeras kepala Dimas."ucap mertuanya lalu tiba-tiba ponsel Tiara bergetar menandakan sebuah pesan masuk.


Lalu Tiara melihat ponselnya,ternyata ibunya mengirimi pesan kepada Tiara mengejek Tiara shoping.


"mama buat pening kepala aja dari mana uang ku mau belanja" batin Tiara,


"ma pokoknya mama harus menegur Dimas ya ma aku nga mau ma harus kerja aku nga biasa kerja ma,"ucap Tiara kepada mertuanya lalu dia permisi kepada mertuanya,


"ma...kenapa harus bertemu disini sih? papa mana?mama kesini sendiri ya?"tanya Tiara karna,


"iya,habisnya mama bosan dirumah gimana apa kamu sudah mendapat uang dari Dimas kita belanja yuk?"ucap ibunya membuat Tiara semakin kesal saja.


"uang apa sih ma! tidak mungkin aku buru-buru minta uang kepada Dimas bisa-bisa dia pikir aku hannya mengincar uangnya," ucap Tiara memberi alasan


"jadi gimana dong apa kamu punya uang? biar kita belanja!"tanya ibunya sementara Tiara hannya punya uang lima juta


"ma,aku tidak punya uang kita belanjanya lain kali aja ya ma! nanti kalau Dimas sudah memberikan aku uang aku akan mengajak mama belanja ya?ucap Tiara membuat ibunya merasa tidak puas,

__ADS_1


"gimana sih Tiara masak kamu nga bisa minta uang kepada suami mu, jangan-jangan Dimas kayak ayah kaya raya tapi pelit sama anak istri?"ucap ibunya bersungut-sungut,Diana yang melihat ibunya marah langsung bergegas mau pulang dia tidak mau ibunya semakin memperbesar masalah ini.


"ma aku pulang dulu ya nanti Dimas mencari ku dia tidak tau kalau aku pergi menemui mu bye.."ucap Tiara lalu menyalami ibunya dan langsung keluar dari restoran itu.


Di sepanjang perjalanan pulang Tiara mencari cara supaya Dimas mau memberikan uang dengan gampang kepadanya.


****


Tengah malam Diana terjaga dari tidurnya dia merasa ada yang aneh di dalam dirinya,tiba-tiba dia merasa perutnya sangat mules dan tiba-tiba dia merasakan kalau dia buang air kecil di celananya pada hal hari masih menunjukkan pukul tiga dini hari,lalu dia berjalan ke kamar mandi dan membuka pakaiannya dalamnya dan melihat basah semua.Diana masih sangat tidak pengalaman dia tidak tau kalau dia sudah pecah ketuban dan tiba-tiba perutnya sangat sakit dia berjalan ke arah Tempat tidur dan membangunkan Erika


"Erika,bangun.."ucap Diana memanggil Erika sambil menggoyang-goyang tubuh Erika lalu Erika terjaga dan melihat Diana sudah duduk di lantai sambil memegang perutnya air ketubannya semakin deras keluar,Erika bingung mau ngapain kesadarannya belum seratus persen pulih,


"Erika..tolong hubungi Bagas aku sudah tidak tahan bantu aku Erika.."ucap Diana sambil memegang perutnya keringatnya sudah keluar membasahi bajunya,lalu Erika mengambil ponsel Diana dan menghubungi Bagas.


Berhubung karna mungkin hari masih sangat pagi Bagas tidak menjawab ponselnya,berulang kali Erika mencoba menghubungi Bagas tetapi hasilnya tetap nihil,


Erika sangat bingung, dia sudah tidak tahan melihat Diana yang kesakitan lalu tiba-tiba Erika melihat ada nomor Dimas Tampa berpikir panjang, ahirnya Erika menghubungi nomor Dimas. Erika mengesampingkan keegoisan mereka dia lebih memikirkan keselamatan Diana.Dia tidak tau lagi harus minta tolong kepada siapa selain Dimas yang ada di ponsel Diana.


"Halo...Dimas tolong bantu aku,Diana mau melahirkan aku tidak tau harus minta tolong pada siapa lagi," ucap Erika Dimas yang sudah tidur pulas mendengar ucapan Erika langsung melompat dari tempat tidur,lalu mengambil kunci mobilnya dan langsung turun kebawa lalu mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi sampai Dimas tidak sadar kalau dia hannya memakai kaos yang sangat tipis dan,celana pendek.


👉bersambung👉

__ADS_1


__ADS_2