
Hari ini Bagas mengikuti rapat bulanan di kantornya.Bagas pergi ke ruang rapat, karna tidak ingin di ganggu siapa pun ahirnya Bagas meninggalkan hapenya.Dengan sangat serius Bagas mengikuti rapat sampai selesai beberapa bulan ini Bagas sangat pokus dalam menjalankan bisnisnya.Sejak Bagas mengenal Diana Bagas sangat banyak berubah dulu yang suka ke bar ,suka Gonta ganti wanita dan kerjanya hannya menghabiskan uang.Tetapi sekarang Bagas semakin dewasa dan banyak belajar dari Diana yang hidup dengan sederhana.
Bagas kembali ke ruangan nya setelah selesai rapat dia memeriksa teleponnya dan melihat Diana melakukan panggilan sebanyak tiga kali.Bagas sangat khawatir karna Diana tidak biasanya menghubungi dia apa lagi sampai berulang-ulang.
Dengan bergegas Diana langsung menghubungi nomor Diana tapi hapenya malah mati membuat Bagas semakin panik ahirnya dengan terburu-buru Bagas pergi menuju apertemenya yang di tempati oleh Diana.
Tampa basa basi Bagas langsung masuk ke apertemen dan mencari Diana.
"Diana....! kamu dimana..?" Bagas memanggil diana tetapi Diana tidak ada dan Bagas juga mencari Diana ke kamar tapi tetap kosong terakhir pergi ke kamar mandi dan ternyata Bagas mendengar suara air menandakan kalau Diana berada di kamar mandi.Ahirnya Bagas merasa tenang karna Bagas sudah yakin kalau Diana baik-baik saja.
"Mas kamu disini rupanya tumben langsung masuk mas biasanya pasti menunggu di luar?" ucap Diana saat dia sudah keluar dari kamar mandi.
"Aku hannya kaget melihat panggilan mu sampai tiga kali kenapa tadi kamu menghubungiku aku sampai sangat khwatir dengan mu maaf tadi saya lagi rapat tidak membawa hape."
"Maaf kan aku mas aku selalu menganggu mu tadi aku sangat ketakutan Dimas datang menemui ku di apertemen ini mas."
__ADS_1
"Apa...Dimas, kurang ajar berani-beraninya dia datang menemui mu kesini dia memang manusia tidak tau diri aku akan buat dia menyesal."lalu Dimas melihat tangan Diana yang memar akibat Dimas menariknya dengan sangat kasar Bagas tidak terima kalau Dimas memperlakukan Diana secara kurang ajar.
"Diana ayo kamu siap-siap kita temui Dimas aku tidak terima kamu diperlakukan seperti ini."
"Sudah lah mas aku lelah aku tidak mau pergi menemui dia lagi aku mau istrahat." Lalu Diana pergi masuk ke kamar meninggalkan Bagas di ruang tamu.
"Diana ayo lah aku akan menjaga mu aku hanya ingin memberikan pelajaran kepada Dimas aku tidak ingin dia sembarangan masuk ke apertemenku."Bagas menghampiri Diana yang ada di kamar. Bagas berdiri di depan pintu menunggu Diana keluar dari kamar.
Dengan sangat malas Diana keluar kamar dan melihat Bagas sudah berdiri di depan kamarnya.
"Aku hannya ingin dia tidak sembarangan menyentuh mu atau menemui mu cepat lah kamu ganti pakaian."
Dengan terpaksa ahirnya Diana mengganti pakaian dan merias sedikit wajahnya.lalu mereka langsung berangkat menuju rumah sakit.Disaat Diana sedang Menganti pakaian Bagas menghubungi Nathan Kaka dari Dimas menyuruh ibunya Dimas datang kerumah sakit.
Setelah Bagas sampai di rumah sakit Bagas pergi masuk ke dalam dan langsung menuju ruang direktur dan Bagas melihat Dimas ibunya serta tunangan nya Tiara.
__ADS_1
Dengan cepat Bagas langsung memukul wajah Dimas "bukh..."Dimas terlempar dari kursinya dan Dewi ibu Dimas langsung berteriak, "ada apa ini kok berani-beraninya kamu memukul anakku apa kamu ingin aku laporkan ke polisi."
"Tanya kepada anakmu sendiri percuma anakmu sekolah tinggi kalau etikanya sangat kurang "Bagas menatap Dimas dengan tatapan sinis Dimas hannya bisa diam dia sudah tau apa maksud dari perkataan Bagas.Dan Tiara juga tidak bicara dia tidak ingin Bagas mempermalukan dirinya makanya dia hannya memilih diam.
"Apa maksud dan tujuan mu datang ke rumah sakit ini apa kamu kesini hannya ingin membuat keributan."tanya Dewi kepada Bagas.
"Tujuan ku datang ke sini hannya mengatakan tolong ajari anak anda jadi manusia yang benar dan saya juga tekan kan kalau aku dan Diana akan segera menikah jadi saya mohon kepada anda tuan Dimas yang terhormat jangan pernah menganggu Diana lagi." Dimas hannya diam mendengar setiap ucapan dari Bagas.
"Dimas apa maksud dari ucapan Bagas apa kamu masih berharap kepada wanita ini apa kamu benar-benar ingin membuat mama mati."Dewi tidak berani berbicara kasar lagi kepada Diana karna Dewi tidak ingin membuat Bagas marah lagi.
Diana hannya diam memperhatikan mereka sejujurnya Diana sangat muak melihat keluarga dari Dimas.Diana tidak menyangka kalau laki-laki yang dulu sangat di puja nya hannya lelaki pengecut dan diana juga tidak pernah berpikir kalau dia kembali kepada Dimas.
Dari awal Bagas datang kerumah sakit itu Dimas tidak berani berbicara sedikit pun tapi Bagas hannya merasa sakit hati dan tidak terima kalau Bagas akan menikah dengan Diana.
👉bersambung👉
__ADS_1