
Beberapa Minggu di rawat di rumah sakit milik anaknya Dewi sudah mulai sehat,walaupun dia belum lancar berbicara dan juga semua tubuhnya masih gemetaran setidaknya dia sudah mulai merasakan tubuhnya mulai sehat.
Sementara itu Diana yang sudah sembuh,membawa bayinya keluar dari ruangannya,dia bersama baby sister berjalan menuju taman pohon yang ada di rumah sakit itu.
Diana sangat menyukai taman itu karna udara disana sangat lah segar,apalagi taman itu ditumbuhi pepohonan yang sangat rindang.Diana mengendong baby-nya dia sangat bahagia ahirnya dia bisa kembali merawat baby paskah dia kemarin sedang demam Dimas melarang dia mendekati sang baby.
Diana meletakkan baby nya di stroller,sambil memainkan wajah baby nya yang sangat imut,
"cup....cup sayang anak mama,kamu harus sehat terus ya mama sayang banget sama kamu," ucap Diana sementara sang baby mengeluarkan lidahnya seakan-akan mengerti apa yang di ucapkan Diana.
__ADS_1
"Kenapa baby haus ya...cup.. .cup...mau minum cucu ya sayang," ucap Diana kembali kepada sang baby,
"ayu,kamu naik keatas dulu buatkan susu sama baby ya," ucap Diana,lalu sang baby sister langsung pergi meninggalkan Diana.
Entah karna mungkin kehausan tiba-tiba sang baby menangis oek.....oek...oek..mendengar sang baby menangis Diana langsung mengambil baby dari stroller dan langsung mengedongnya sambil mengayun-ayunkan baby-nya tapi sang baby tetap menagis histeris hingga Diana sangat ketakutan,Diana yang belum terbiasa belum memahami bagaiman mendiamkan baby hingga sang baby sister datang Diana langsung memberi baby-nya tapi tetap saja baby menagis.
Diana sangat ketakutan mendengar tangisan baby-nya dia yang belum paham cara mendiamkan baby malah ikut menagis,Diana panik sampai dia bingung harus melakukan apa kepada baby-nya beruntung Dimas yang kebetulan lewat dari taman itu melihat Diana dan baby-nya yang sedang menagis,lalu Dimas langsung berlari mendekati mereka,dan mengambil baby-nya dari tangan sang baby sister.
"Apa yang kalian lakukan disini?" tanya Dimas dia tidak menyalahkan Diana karna dia cukup mengerti Diana yang masih belum mengerti tentang bayi dan Dimas juga tidak berani marah kepada Diana karna Dimas takut Diana meninggalkannya.
__ADS_1
Diana tidak menjawab pertanyaan Dimas karna Diana tidak ingin Dimas masih berharap kepadanya, walaupun sebenarnya Diana sudah tidak ingin berhubungan dengan pria mana pun, untuk kembali kepada Dimas adalah sesuatu yang tidak mungkin bagi Diana.
Setelah dipikir-pikir,Diana tidak punya keinginan lagi untuk menikah kepada pria mana pun, termasuk Bagas.Diana takut suatu saat nanti jika dia menikah dengan Bagas,dan memiliki anak dari Diana,maka kasih sayang Bagas akan berkurang kepada anaknya yang dari dimas.
Tetapi Diana bingung dari mana dia akan mendapat uang untuk membayar semua apa yang sudah diberikan Bagas kepadanya.
"Diana...." Dimas menyentuh tangan Diana karna Dimas melihat Diana yang melamun,lalu Diana langsung menepis tangan Dimas lalu Diana berdiri dan segera ingin meninggalkan Dimas di taman itu,
"Diana,apa kamu masih ingin menikah dengan Bagas lihat baby dia hannya diam saat aku yang mendiamkannya jadi sekarang kamu harus memikirkan ulang keputusan mu itu jangan egois." ucap Dimas lalu dia meninggalkan Diana yang berdiri hendak pergi juga dari taman itu.
__ADS_1
👉bersambung👉