
Hari ini adalah hari yang sangat bahagia buat Bagas, karna dia berhasil menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan luar,tidak tanggung-tanggung Bagas akan mendapat kan keuntungan yang berlipat,setelah selesai melakukan meeting dengan kliennya ahirnya Bagas pergi menemui Diana ke apertemenya.
"Diana,hari ini aku sangat bahagia karna aku berhasil menanda tangani kerja sama dengan perusahaan luar,"ucap Bagas saat dia telah berada di apertemen itu
"keren dong pak,udah bisa ya hari ini kami ditraktir,"ucap Erika yang kebetulan mendengar percakapan mereka.
"Itu tujuanku datang kesini,aku mau mengajak Diana membeli sesuatu untuknya,"ucap Bagas sambil melihat ke arah diana,
"aku bisa ikut nga pak?"tanya Erika penuh harap semenjak pekerjaannya di ganti menjadi penjaga bumil Erika tidak bebas keluar lagi dia selalu setia menjaga Diana,
"bisa ayo kalian siap-siap Diana, apa kamu mau ibuku ikut bersama kita,"tanya Bagas karna Bagas ingin menghormati keputusan Diana dia tidak ingin mengambil keputusan sepihak."
"Nga papa mas aku malah senang kalau Tante ikut bersama kita."jawab Diana dia tidak terlalu sungkan kepada keluarga Bagas,karna mereka menerima Diana apa adanya di keluarga mereka.lalu dengan sangat antusias Bagas langsung menghubungi ibunya dan menyuruh bertemu di mall ****setelah selesai bersiap-siap ahirnya mereka berangkat.
Sesampainya di mall Bagas menemui ibunya yang lagi duduk di sebuah butik langganan mereka,
"ma...sudah lama sampai,"tanya Bagas
"belum nak baru juga duduk disini ayah mu hari ini ada pertemuan,dia tidak bisa menemani mama,Diana apa kabar mu nak apa kamu sehat,dan siapa ini apa saudara mu,"ibunya bertanya kepada Diana.
"tidak Tante ini Erika sahabat Diana Uda bagaikan saudara Tante karna dia yang menemaniku disaat-saat terpuruk sekalipun,"ucap Diana dan Erika menyalami ibunya Bagas.
__ADS_1
"Ma,Bagas mengajak mama dan Diana karna Bagas ingin membelikan sesuatu untuk mama dan Diana,"ucap Bagas lalu mengajak mereka ke sebuah toko perhiasan yang sangat mewah.
"Nak,kamu mengajak mama dan Diana kesini,emang kamu mau beli apa buat mama?"tanya ibunya dan Diana hannya bisa diam melihat berbagai perhiasan yang sangat mewah.
"Terserah mama mau beli apa untuk mama, tapi untuk Diana aku mau membeli sesuatu yang spesial," lalu Bagas melihat-lihat cincin dan kalung saat dia melihat perhiasan satu set yang sangat sederhana tapi elegan dia langsung memilih itu.
"Mbak,tolong berikan aku cincin itu,"ucap Bagas dan pelayan toko itu memberikannya kepada Bagas lalu Bagas mengambil tangan Diana dan memakaikannya ke jari manis Diana.
"Diana,ini aku berikan kepada mu sebagai tanda pengikat cintaku kepadamu dan aku sangat menginginkan mu menjadi istriku,tetapi untuk saat ini aku belum bisa melamar mu semoga kamu sehat sampai baby ini lahir dan aku akan menghalalkan ku terima kasih sudah hadir di hidupku selama ini."ucap Bagas lalu memeluk Diana dengan sangat erat,Tampa terasa Diana meneteskan air mata bahagia.
"Kamu jangan menangis Diana,ini adalah lamaran kecilku kepada mu agar kamu yakin kalau aku benar-benar tulus kepada mu."ucap Bagas lalu melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Diana.
Tampa mereka sadari ternyata Dimas sudah melihat apa yang mereka lakukan dari tadi,Dimas yang melihat Diana diperlakukan istimewa oleh pria lain tidak bisa menahan air matanya dia menangis karna tidak bisa memberikan kebahagiaan kepada Diana tetapi Dimas bersyukur karna Diana jatuh ke tangan pria yang hebat juga.
"Sayang..ayo dong cincin yang mana yang pas untukku di pernikahan kita nanti,aku mau cincin yang paling mahal,pelayan berikan kepada kami cincin pernikahan yang paling mahal,"ucap Tiara membuat semua yang ditoko itu kebingungan terlebih-lebih ibunya Bagas yang belum kenal kepada mereka.Diana tidak peduli kehadiran mereka berdua ditoko itu.
"Ma..apa mama sudah dapat apa yang mau mama inginkan,"tanya Bagas dia tidak ingin berlama-lama di toko ini karna Bagas tidak ingin mulut Tiara mengeluarkan kata-kata yang merusak suasana.
"Nak,mama tidak ingin membeli sesuatu mama sudah banyak perhiasan tapi mama ingin menemani Diana membeli perlengkapan baby nya,bagaimana Diana apa kamu mau sekarang kita belanja semua perlengkapan baby mama paling senang dulu saat menjelang kelahiran Bagas semua mama beli bahkan yang tidak pun mama beli saking mama bahagianya menanti anak mama,"ucap ibunya Bagas
"Iya Tante aku ikut Tante aja."jawab Diana,lalu bagas membayar semua belanja mereka lalu pergi meninggalkan Dimas dan Tiara di toko itu.
__ADS_1
Setelah mereka pergi dari toko itu mereka masuk ke sebuah toko yang menjual berbagai perlengkapan baby mulai dari yang kecil sampai yang besar.
Dengan sangat antusias Diana memilih berbagai pakaian,kaos kaki,sepatu dan banyak lagi di pilih sendiri olehnya sementara Bagas pergi melihat box baby.Mereka sangat serius dalam memilih sampai mereka tidak memperhatikan kalau Dimas juga mengikuti mereka.
Tiba-tiba Dimas mendekati Bagas lalu menariknya keluar dari toko itu dan duduk di sebuah cafe yang kebetulan di samping toko pakaian bayi,
"apa kamu benar-benar akan menikahi diana? apa keluargamu menerima wanita yang sudah hamil?
Bagas tolong lepaskan Diana aku masih berharap suatu saat aku dan Diana bisa bersatu walau pun bukan hari ini,"ucap Dimas membuat Bagas geram dengan kata-kata Dimas.
"Kamu,terlalu brengsek Dimas bukan kah kamu akan menikah dengan Tiara kenapa kamu masih melarang diana bahagia dia juga berhak bahagia Dimas,"ucap Bagas dia ingin sekali menonjok wajah Dimas karna baru kali ini dia menemukan pria yang sangat brengsek.
"Aku masih mencintainya dan sangat menginginkannya aku hannya sementara menikahi Tiara setelah aku bercerai dengan Tiara aku ingin kembali kepada Diana."ucap Dimas membuat Bagas semakin marah.
"Pergi lah urus dulu keluarga mu itu, aku berikan kamu satu nasihat Dimas jadilah pria yang punya komitmen agar kamu bahagia jangan kamu hidup di bawah ketiak ibu mu kalau kamu tidak ingin hidup mu hancur,'' lalu Bagas pergi meninggalkan Dimas dia tidak ingin ibunya dan Diana curiga karna terlalu lama pergi meninggalkan mereka.
"Mas,dari mana tadi?"tanya Diana tiba-tiba saat dia sudah berada di toko itu,
"aku dari kamar mandi bagaimana apa masih banyak yang ingin dibeli?"
tanya Bagas dia tidak ingin Diana tau kalau dia sedang berbohong.
__ADS_1
👉bersambung👉