Wanita Miskin Yang Terbuang

Wanita Miskin Yang Terbuang
bab 37~ saling melengkapi ~


__ADS_3

Bagas sangat menghargai keputusan Diana.Tidak mungkin bagi Bagas untuk memaksa Diana untuk mau menerimanya saat ini apa lagi keadaan Diana yang masih trauma kepada Dimas.Yang bisa dilakukan oleh Bagas adalah bersabar dan membuktikan kalau Bagas benar-benar mencintai Diana.


Hari ini adalah jadwal Diana untuk mengikuti les kehamilan karna sudah dua kali Diana tidak mengikuti les kehamilan.


"Diana ayo kamu siap-siap aku antar kamu les kehamilan karna hari ini adalah jadwal mu sudah dua kali kamu melewati nya hari ini tidak ada alasan kamu harus mengikutinya.!"


"Mas aku malas mengikutinya lain kali aja ya...!"


"Tidak ada kata lain kali pokonya sekarang kamu harus ikut ke Jakarta dan kamu harus ikut les.!"


"Tapi jauh mas nanti aku pasti mual di jalan.."


"Ayolah Diana kumohon jangan memberikan alasan ini demi kebaikan mu dan bayi mu nanti aku ingin yang terbaik buat kamu dan calon bayinya nanti."


Walau pun Diana belum menerima cinta dari Bagas tetapi Bagas ingin memberikan yang terbaik bagi Diana.


"Diana bagiamana kalau kamu dan Erika Pindak ke apertemenku saja,aku punya apertemen yang kosong jadi kamu bisa tinggal disana bersama Erika nanti Erika saya masukkan kerja di perusahaan ku."


Diana memikirkan tawaran dari Bagas,


mungkin tawaran Bagas ada baiknya juga buat Erika setidaknya Erika memiliki pekerjaan baik selama ini hidup Erika sangat buruk karna Diana tapi kali Diana ingin Erika mendapat pekerjaan bagus dengan bantuan Bagas.


"Mas bagaimana kalau kita menunggu Erika saja karna tadi dia pergi sebentar,udah dua Minggu ini Erika bekerja sebagai asisten rumah tangga di gang sebelah..!"


"Aku akan menunggunya yang penting kamu mau Pindah ke Jakarta. Lagian disini juga kalian pasti tidak akan aman nanti juga tetangga mu pasti kepo dengan kehidupan kalian."

__ADS_1


Diana juga memikirkan nya. Diana sudah sangat lelah dengan semua masalahnya selama ini.Dari dia di permainkan Dimas,di permalukan Tiara dan di usir dari kontrakan. Diana ingin mencari ketenangan biar bagaimana pun tidak mungkin Dimas kembali kepadanya.


Diana ingin saat dia lahiran nanti semuanya baik-baik saja tidak ada orang yang menggangunya lagi.makanya diana setuju kalau dia tinggal di apertemen nya Bagas.


"Tapi mas kalau kami tinggal di apertemen mu tidak akan ada orang yang marah kan.?"


"Tidak, siapa yang marah ,disana sudah kota Diana hidup di apertemen itu tidak akan ada yang peduli apa pun yang kita lakukan..!"


Diana hannya diam dia sangat setuju kalau mereka tinggal di apertemen apa lagi Bagas menjanjikan pekerjaan kepada Erika Diana ingin Erika mendapat pekerjaan yang lebih layak.


"Tapi mas orang tua mu tidak marah kalau kamu mengijinkan kami tinggal disana apa lagi kami tidak membayar uang sewanya nanti..?"


"Tidak Diana itu milikku sendiri bukan milik orang tuaku,!"


Tidak berapa lama, Erika kembali dari tempat kerjanya.Erika kaget karna masih menemukan Bagas dikontrakkan tidak biasanya Bagas mau sampai berjam-jam bertamu di kontrakan mereka.


"Iya Erika mas Bagas nungguin kamu mas Bagas ingin kita tinggal di apertemenya yang masih kosong sekalian nanti juga kamu bisa kerja dikantor mas Bagas kamu mau nga kita pindah ke Jakarta lagi...?"


Erika sangat bahagia. Mendengar tawaran dari Bagas sejujurnya Erika sangat ingin tinggal di Jakarta tapi karna dia tidak ingin membiarkan Diana hidup sendiri makanya Erika mau pindah kemarin.Erika langsung memeluk Diana dia sangat terharu saat Diana juga memikirkan perasaanya.


"Aku sangat bahagia Diana kalau kamu ingin kita kembali ke Jakarta aku ingin kamu mendapat yang terbaik Diana..!"


"Terima kasih Erika karna kamu sudah menjadi pelindungku,Terima kasih juga karna kamu setia menemaniku dalam suka duka ku jadilah keluarga untukku selamanya."


Diana dan Erika saling mendukung satu sama lain Bagas sangat terharu melihat persahabatan mereka apa lagi Erika yang setia menemani Diana selama ini makanya Bagas menawarkan pekerjaan kepada Erika setidaknya Bagas masih bisa membantu Diana melalui Erika.

__ADS_1


Setelah mereka membereskan semua barang-barang nya ahirnya Bagas membawa mereka berdua ke Jakarta disupiri oleh asisten Bagas.Dengan sangat setia asistennya menunggu Bagas padahal tadi Bagas sudah menyuruhnya pulang duluan tetapi dia tidak mau pulang dia tetap sabar menunggu Bagas.


Ahirnya mereka sampai di apertemen Bagas.Diana sangat bahagia bisa tinggal di apertemen, setidaknya Diana tidak ada yang mengusik hidupnya dia bisa tenang sepanjang kehamilannya nanti walaupun dia tidak di dampingi laki-laki yang menghamilinya.


Setelah semuanya beres Bagas memesan makanan online lalu mereka makan dengan sangat lahap apa lagi Diana yang nafsu makannya naik dia sangat menikmati makanan itu semua membuat Bagas semakin bahagia.


Setelah selesai makan Bagas mengajak Diana mengikuti les kehamilan. Diana dengan tenang menuruti semua perintah Bagas mengikuti les kehamilan setelah selesai les kehamilan Diana diantar oleh Dimas ke salon untuk melakukan perawatan agar Diana bisa rileks dan nyaman. dengan sabar Bagas menunggu semua kegiatan dari Diana.


Beberapa orang memuji Bagas karna sabar menunggu Diana yang sedang melakukan perawatan.


"Mas benar-benar suami yang baik mau menemani istri yang lagi hamil melakukan perawatan coba deh suamiku seperti mas pasti aku sangat bahagia..!"


"Iya nih kapan ya suami kami seperti mas pengertian sama istri..!"


Bagas hanya melemparkan senyuman kepada kedua wanita yang menggoda nya bagi Bagas walau pun Diana belum menerima cintanya memberikan yang terbaik bagi Diana adalah tugasnya.


Setelah Diana selesai melakukan perawatan Diana keluar dari ruangan perawatannya. Bagas sangat kaget melihat Diana yang sangat cantik ternyata Diana memotong rambutnya membuat Diana menjadi wanita yang sangat cantik.Bagas tidak menyangka Diana bisa secantik itu.


"Diana..kamu benar-benar cantik." ucap Bagas membuat Diana jadi malu sebenarnya tujuan Diana memotong rambutnya agar semua kesialan di hidup Diana hilang Diana ingin memulai kehidupan baru.


Setelah selesai melakukan perawatan Bagas juga membawa Diana ke sebuah butik Diana tidak mau lagi ke mall karna Diana takut akan bertemu dengan keluarga dari Dimas.Tetapi kesialan datang lagi menghampiri Diana.Diana tidak ingin ke mall karna Diana ingin menghindari keluarga Dimas tetapi disaat Diana ke butik malah Diana bertemu dengan ibunya Dimas dan adiknya juga menantunya istri dari Nathan.


"Dosa apa yang ku lakukan di masa lalu hingga aku harus bertemu lagi dengan mereka ya.."?


Sebenarnya Diana sudah ingin lari supaya ibunya Dimas tidak melihatnya karna mereka masih lumayan jauh tetapi malah ibunya Dimas semakin mendekati Diana dan Bagas ternyata ibunya Dimas sudah melihatnya juga tetapi Diana tidak berani berlari karna takut ibunya Dimas bakal meneriakinya.

__ADS_1


👉bersambung👉


__ADS_2