Wanita Miskin Yang Terbuang

Wanita Miskin Yang Terbuang
bab 38 ~ Aku sudah melupakan mu ~


__ADS_3

Disaat Diana ingin pergi ibunya Dimas memanggilnya dengan terpaksa Diana harus berhenti karna Diana tidak mau ibunya Dimas malah semakin membuatnya malu.


"Apa kabar mu..? Apa sudah ada laki-laki yang mau menerima mu dan calon anak mu itu masak iya kamu harus melahirkan anak Tampa suami ?"


"Sudah lah ma nga baik kita menghina orang..!"


"Emang betul yang mama bilang Yanti dulu aja dia mau menjebak Dimas untung mama berusaha melarang hubungan mereka dan Dimas nurut sama mama, kalau nga mau di tarok dimana wajah mama punya mantu gembel..!"


"Sudah ngomong nya Tante soalnya Diana masih mau belanja urus aja keluarga anda bahkan saya merasa tidak kenal dengan anda..!" Ucap Diana penuh dengan emosi.


"Kalau bukan karna anda orang tua mungkin wajah anda sudah saya buat cacat...!"


"Dasar orang kampung nga tau etika untung anakku Dimas lebih memilih aku sebagai ibunya dari pada wanita kampungan seperti mu..!" Dengan sangat marah ibunya Dimas memaki Diana tetapi Diana sudah kebal dengan semua makian ibunya Dimas bagi Diana keluarga Dimas hannya masa lalu yang tidak perlu di ingat lagi.


"Ingat ya jika suatu saat anda melihatku dimana pun saya minta jangan pernah menegurku,karna kita bukan orang yang dekat hingga harus saling menegur.."? Diana sudah tidak menjaga etikanya kepada ibunya Dimas karna bagi Diana orang tuanya Dimas adalah orang tua yang tidak layak dihormati..!" Diana hannya berharap kelak ibunya Dimas menyesal dengan semua hinaan yang di lontarkan ibu Dewi mamanya Dimas kepada dirinya.

__ADS_1


Dengan sangat marah ibunya Dimas mendekati Diana lalu "plaaakk....Beraninya kamu berbicara sembarangan kepada ku..!" ibu Dewi langsung menampar Diana hingga Diana terdorong kebelakang untung Bagas dengan sangat cepat menangkap badannya Diana.


Bagas dengan sorot mata yang sangat tajam memandang ibu Dewi."Hati-hati jangan sembarangan bicara atau sembarangan main kasar kepada seorang wanita anda bisa di tangkap dengan tuduhan penganiayaan.."


Diana masih memegang wajahnya yang masih panas akibat tamparan ibu Dewi." Ayo mas lebih baik kita pergi dari pada harus mengurusi keluarga kaya ini aku sangat muak kepada mereka.."


Dengan menarik tangan Bagas ahirnya Diana harus meninggalkan keluarga kaya itu Diana sudah sangat marah kepada mereka tetapi Diana tidak ingin membalasnya lagi.


" Dasar wanita kampungan orang tua belum selesai bicara kalian langsung mau pulang."Bagas dan Diana tidak memperdulikan ucapan ibu dewi.mereka langsung pergi ketoko pakaian yang bermerek Diana langsung sibuk memilih berbagai baju untuknya sendiri.


Setelah selesai belanja pakaian yang layak dipakai wanita hamil ahirnyaa Diana mengajak Bagas pulang Diana merasa sangat lelah sepanjang hari ini."mas kita pulang yuk !"ucap Diana.


Karna Bagas memperhatikan Diana sudah mulai lelah ahirnya Bagas mengalah dan mereka pergi meninggalkan mall.


****

__ADS_1


Setelah beberapa hari mereka bertemu,ahirnya Bagas menemui Nathan. Abang dari Dimas Bagas menarik seluruh investasinya di perusaan Nathan membuat Nathan sangat kaget tidak mungkin Bagas menarik semua investasinya Tampa ada sebab akibat.


"Apa yang terjadi pak Bagas hingga bapak menarik semua investasi bapak di perusaan kami..?Ucap Nathan


"Silahkan tanya kepada ibu anda yang sombong itu..?"


Nathan kaget dengan semua ucapan Bagas "Apa maksud anda pak Bagas..?" ucap Nathan dengan antusias.


"Maksud saya silahkan tanya ibu anda kenapa saya bisa menarik semua investasi saya dari perusaan bapak..!" Dengan sangat marah Nathan menghubungi ibunya tetapi ibunya tidak mengangkat telepon nya." Sialan kemana ibu pergi ?"


" Baik lah pak hari ini saya akan pergi ke rumah ibu agar dia bisa menjelaskan semuanya aku tidak ingin gara-gara mereka masa depanku hancur...!"


Setelah selesai rapat darurat ahirnya Bagas dan Nathan bersalaman mereka tampak dewasa menyelesaikan semua permasalahan mereka.


👉bersambung👉

__ADS_1


__ADS_2