
Setelah selesai berbicara ahirnya Bagas dan Diana keluar dari rumah sakit.Diruangan itu tinggal lah Tiara dan ibunya sebenarnya Dimas juga ingin mamanya dan Tiara segera pergi karna Dimas sangat banyak beban pikiran.
"Apa maksud ucapan Bagas tadi Dimas coba jelaskan kepada mama apa kamu masih mengharapkan Diana?" Dewi berbicara kepada anaknya dengan nada yang sangat tinggi,Dewi sangat takut kalau Dimas masih memiliki perasaan kepada Diana.
"Kalau iya kenapa emang ma Dimas memang masih sangat menginginkan Diana mama tau kan dari dulu Dimas sangat menginginkan Diana tapi mama memaksa Dimas menikahi Tiara yang sama sekali tidak Dimas sukai...!" Dimas meninggikan nada bicaranya kepada ibunya selama ini Dimas terlalu menuruti kata mamanya sehingga membuat nya seperti lelaki pengecut saja.
"Dasar pria bodoh percuma saja mama menyekolahkan mu sampai keluar negri tapi otak mu terlalu bodoh kamu jadi pria tidak punya pendirian kalau kamu emang sangat mencintai wanita itu dulu kenapa kamu harus terima pertunangan mu dengan Tiara."
"Aku benci kepada mu ma silahkan mama keluar dari ruangan ku sebelum aku benar-benar marah ma."
"Terus kalau kamu marah apa kamu pikir mama takut?" dengan santai mamanya masih bisa menjawab setiap omongan dari Dimas.
"Ma aku tidak ikhlas jika anakku nanti akan di besarkan pria lain ma aku sangat yakin kalau Diana tidak pernah melakukan hal bodoh dengan Bagas dan aku yakin anak itu seratus persen anakku sendiri."
"Hahaha... kamu emang sangat bodoh Dimas kamu selalu jatuh cinta kepada orang-orang miskin dulu anak babu kamu cintai sekarang juga babu kamu hamili otak mu dimana sih Dimas sekalipun itu darah daging mu aku tidak terima punya cucu dari seorang babu.Tiara juga bisa memberikan mu nanti anak yang penting kalian menikah." Dewi yang sudah sangat kesal kepada Dimas hannya bisa memaksa Dimas menikahi Tiara pilihan nya.
__ADS_1
Dan Tiara sangat puas mendengar setiap ucapan calon mertuanya.peluang untuk menikah dengan Dimas masih sangat banyak dan Tiara akan tetap bertahan walaupun Dimas masih tetap menolaknya.
"Pokoknya mama tidak mau tau kamu dan Tiara harus secepatnya menikah agar kamu juga bisa secepatnya punya anak dari tiara dan tidak ada alasan karna menginginkan anak"
"Aku belum ingin menikah ma kalau dengan Tiara tunggu aku siap baru aku menikahinya jangan memaksaku terus ma."Dimas menjawab ucapan ibunya dengan suara yang sangat pelan menandakan Dimas sudah menyerah berdebat terus dengan mamanya.Hal ini yang membuat Dewi tidak takut berdebat dengan Dimas karna pada ahirnya Dimas akan setuju dengan semua ucapannya.
Karna mamanya dan Tiara tidak mau keluar dari ruangannya ahirnya Dimas memilih keluar lebih dahulu dari pada harus mendengar setiap ucapan ibunya yang membuat dia seperti pria yang tidak punya harga diri.
"Kamu mau kemana Dimas mama belum selesai bicara?" Dimas tidak menghiraukan ucapan ibunya Dimas malah pergi meninggalkan mereka berdua dan ibunya sangat marah karna tidak di hargai oleh anaknya.
"Dasar anak kurang ajar tidak sopan main pergi aja ayo Tiara lebih baik kita ke mall aja ya mama sudah lama tidak berkunjung ke mall mama ingin melihat situasi disana."Dengan rasa bangga nya Tiara membawa calon mertuanya menuju mall yang diminta Dewi.
"Dasar lelaki bodoh harusnya aku bisa menjadi pria yang berani menanggung resiko tetapi karna kebodohan ku ahirnya wanita idaman ku malah ingin dinikahi pria lain."Dimas memukul-mukul kepalanya Tampa Dimas sadari ternyata air matanya menetes.Ingin rasanya Dimas berlari menemui Diana tapi Dimas sudah tidak berani karna Diana dilindungi pria di belakangnya.
Lalu Dimas mengambil telepon genggam nya dan membuka galeri nya dulu Dimas menyimpan beberapa Poto diana waktu di villa.Dimas hannya bisa memandangi wajah Diana Dimas masih berharap keajaiban masih berpihak kepadanya agar dia dan Diana bisa bersatu kembali.
__ADS_1
****
Mama.....!
Bagas memanggil ibunya dengan sangat kuat hingga ibunya kaget campur bahagia karna anak semata wayangnya datang menemuinya.
"Kemana aja kamu anak nakal kenapa baru hari ini kamu datang kerumah ini apa kamu sudah melupakan ayah dan ibu mu ini?
"Maafkan aku ma aku sangat sibuk!" dengan manja Bagas duduk di samping ibunya sambil bersandar dari dulu Bagas memang sangat dekat dengan ayah ibunya.
" Ehem...!kapan kamu membawa calon istri mu ke rumah ini" ayah nya bertanya kepada Bagas.
"Nanti pa tenang aja nanti Bagas membawa calon istri sekalian cucumu kerumah ini pa!"Bagas sebenarnya berniat menceritakan pelan-pelan tentang Diana kepada keluarganya tapi Bagas masih ada sedikit ragu Bagas takut kalau orang tuanya tidak menerima Diana yang sudah hamil.
Tidak mungkin bagi Bagas langsung membawa Diana sementara perut Diana sudah besar.
__ADS_1
Bagas menyusun rencana dan mulai menceritakan sedikit demi sedikit tentang diana agar ayah ibunya mau menerima keadaan Diana tetapi Bagas bingung dia harus memulai dari mana menceritakan nya kepada kedua orang tuanya.
👉bersambung👉